NovelToon NovelToon
Sistem Analisis Nilai : Bangkitnya Sang Penguasa Bisnis

Sistem Analisis Nilai : Bangkitnya Sang Penguasa Bisnis

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:87.1k
Nilai: 5
Nama Author: R.A Wibowo

part 2 dari novel "Diremehkan Karena Miskin Ternyata aku punya sistem analisis nilai"

Bagi Pembaca baru jangan khawatir tetap masih bisa dibaca karena ada pengenalan konflik dan karakter, jadi gass aja baca.

***

Setelah mendapatkan kemampuan sistem, kehidupan Rahmat Pratama berubah drastis. Dia yang awalnya dihina, miskin, dan terlilit hutang, kini telah berdiri di puncak .

Namun, kejayaan itu hanyalah awal dari badai yang sesungguhnya.

Saat Rahmat merasa telah menguasai segalanya, sebuah serangan siber mematikan dari organisasi misterius bernama Black Spider nyaris menghapus seluruh asetnya.

Sertifikat Galeria yang ia bangun dengan darah dan keringat hampir saja berpindah tangan dalam hitungan detik.
Black spider kembali menyerang, bukan dengan fisik melainkan dengan serangan dari dalam.

Rahmat juga menyadari satu kenyataan pahit: Sistem Analisis Nilai miliknya bukan

sekadar keberuntungan jatuh dari langit. Ada sejarah gelap dan penagihan dari sang pencipta

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R.A Wibowo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29—Analisis Tajam sang sultan dan kebenaran

MR Black adalah nama pemimpin dari organisasi Black spider--- organisasi yang belakangan ini mengusik hidup Rahmat, serta terhubung dengan maraknya kasus penculikan yang naik drastis. Rahmat pertama kali mengetahui tentang sosok itu adalah saat dia mengalahkan Reno--seseorang yang mendapatkan perintah langsung dari sosok Mr black untuk menangkap temannya Kanaya arcelia, beruntung Rahmat mengetahui rencana itu dan bergerak sebelum reno berhasil melakukan acara. Dia mengalahkan Reno lalu membawa dia ke penjara.

Namun sosok reno murid kelas 12 yang terkenal bringas, sombong, dan berkuasa itu mendadak melakukan bunuh diri di penjara, spekulasi paling jelas adalah seseorang menghajutnya, dan itu jelas dari Mr black. Siapa sangka musuh dari selimut bayangan sejak awal ada di pihak temannya sendiri (sedikit rekap s1 buat yang belum baca s1 atau barangkali lupa)

Suasana di gudang tua yang pengap itu mendadak membeku. Udara yang tadinya panas karena terik siang, seketika terasa sedingin es. Alfian, yang baru saja hendak menyalakan sebatang rokok, mematung dengan korek api yang masih menyala di depan wajahnya.

Pria gendut yang terikat di kursi itu mendadak berhenti meronta. Matanya yang ketakutan beralih menatap Rahmat, lalu ke arah Alfian dengan bingung.

Dia datang kesini karena perintah seseorang, dia cuma disuruh datang dan mengupload sebuah foto di depan konser tapi kenapa malah berakhir demikian?

"R-Rahmat...?" Alfian terkekeh canggung, suaranya sedikit bergetar. "Candaan lo nggak lucu, Mat. Pistol itu... mainan, kan? Dan siapa Mr. Black? Nama keren baru gue atau gimana?"

Rahmat tidak menurunkan senjatanya. Wajahnya yang biasanya terlihat santai sebagai sultan yang dermawan, kini menunjukkan ekspresi yang benar-benar asing—datar, tajam, dan penuh otoritas yang mematikan.

"Cukup sandiwaranya, Al," suara Rahmat rendah, namun bergema di dinding gudang. "Pria gendut ini memang penguntit amatir, tapi dia bukan ancaman sebenarnya. Dia cuma umpan yang lo pasang supaya lo bisa terlihat sebagai pahlawan di depan gue, Alya, dan Kanaya."

Alfian perlahan menurunkan tangannya. Api di koreknya padam. Ia melepas kacamata tebalnya, mengusap lensanya dengan ujung seragam yang berantakan, lalu memakainya kembali. Namun, kali ini, sorot mata di balik lensa itu bukan lagi sorot mata sahabat yang konyol.

“Luar biasa,” ucap Alfian. “Jadi sultan kita ini bukan hanya dermawan dan tajir, tapi juga cerdas … sejak kapan?”

 Suaranya berubah total—berat, dingin, dan berwibawa. Tidak ada lagi logat selengean yang biasa ia pakai.

“Semua bermula sejak dirimu bisa merespon tendangan bolaku.”

“Menarik coba jelaskan secara detail, apa kaitannya pertandingan bola dengan ini semua.”

Rahmat menghela napas. Pistol masih mengarah tajam, siap menembak kapanpun last bos ini buat macam-macam.

“Semua simpel, tendangan bola waktu itu jelas bukan hal yang bisa direspon oleh orang normal, bukan bermaksud sombong, namun bahkan mata manusia tidak bisa melihat. Itu setara dengan secepat 80 km/jam. Dan kamu bisa merespon dengan nyaris. Sebuah pergerakan yang tidak mungkin murid normal respon.”

“Terus? Itu doang?”

“Kedua. Kamu menerima lemparan botol minuman yang kuberikan padamu, saat itu aku mengurangi sedikit kekuatanku dan kamu bisa menerima dengan sempurna.”

“Jadi intinya kamu mulai mencurigaiku karena kemampuan fisik di atas rata-rata … sungguh pikiran yang simpel.”

“Bukan hanya itu saja … pelaku penguntit ini beda!”

“Berbeda maksudnya?” Kali ini alfian tertarik dan tersenyum.

“Ini adalah kesalahan fatal dan paling bodoh … kemarin malam memang kenyataan bahwa aku diikuti oleh seseorang, namun bukan dari pria gendut seperti ini! Postur tubuhnya lebih muda, dan tidak begini!”

“OW!” Alfian terkejut. “Jadi kamu menyadari dalam waktu singkat.”

Rahmat tidak menjawab dengan jelas. Saat malam itu dia sempat melirik sekilas, dengan kemampuan manusia biasa tentu dia tidak bisa membedakan, namun dengan kemampuan sistem analisis nilai.

Dia melihat data-data dari penguntit tersebut. Dan begitu terkejutnya dia melihat nama Alfian di data penguntitnya. Ia kira hanya semacam kesamaan nama saja, namun dia salah.

“Masih ada lanjutan, malam itu kita keluar bersama. Kamu sudah ada di tempat parkir dengan wajah santaimu, kamu membuat seolah-olah kita baru berpapasan.”

Alfian terdiam, senyum tipis yang meremehkan perlahan memudar dari bibirnya. Ia melipat tangannya di dada, berdiri tegak dengan aura yang sangat berbeda—tenang, namun sangat berbahaya.

​"Lalu, gong utamanya," lanjut Rahmat, suaranya tetap stabil tanpa sedikitpun keraguan. "Aku sengaja meminta bantuanmu untuk mengawasi area teknisi dan menangkap si penguntit semalam. Aku awalnya masih percaya padamu, siapa yang akan kamu tangkap sosok pemuda normal atau sosok yang sesuai dekripsiku. Namun hasil yang datang membuktikan bahwa kecurigaanku benar.”

​Rahmat melirik pria gendut yang gemetar di kursi. "Dan ternyata, orang yang kamu tangkap adalah pria ini. Orang yang sama sekali berbeda dengan sosok yang mengikutiku di mall. Kamu menangkap 'orang lain' untuk dikorbankan, hanya agar aku berhenti mencurigaimu dan menganggap masalah selesai."

​Rahmat melangkah maju satu langkah, memperpendek jarak.

"Hanya orang dengan otoritas besar yang bisa memerintah orang luar untuk masuk ke lingkungan sekolah, melakukan kejahatan, memasang umpan, dan menangkapnya sendiri untuk terlihat seperti pahlawan. Jika kamu punya kekuasaan sekuat itu di balik seragam ... maka kamu bukan murid biasa. Kamu adalah orang yang memegang kendali di sini."

​Alfian melepaskan tawa rendah. Tawa yang kering dan hampa. "Analisis yang tajam, Rahmat. Benar-benar tajam. Kamu memanfaatkan permintaanku sebagai jebakan untuk mengonfirmasi teorimu sendiri. Licik... aku suka."

“Kamu bisa sepintar itu apa karena kemampuan terkutukmu itu?”

1
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
mantap akhirnya Arini Kusuma sudah masuk jadi team Rahmat di Galeria
Manusia Biasa: nanti nambah lagi itu tim
total 1 replies
3RSEL
kala aset bela🫣
Manusia Biasa: masih belum legal dibilang masih 16 tahun 😂😭
total 3 replies
Manusia Biasa
satu bab dulu ya bos hari ini, nanti tambah kalau bisa. admin sedang unjian masuk PTN bantuan doakan sobat sekalian 😄🙏
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wkwkwk Bella mode merajuk 🤔🤣🤣🤣
Manusia Biasa: lucunya anak author ini😍
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Professor Stain terlalu percaya diri justru kau itu sedang dikerjai bukan Rahmat namanya kalo tak memberi kejutan di setiap tindakannya 🤭
Manusia Biasa: wkwwk masih banyak kejutan nanti

🤭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
kena mental beneran nih Deni Mulyono salah sendiri mau main kotor sadar cepat Den luu bukan kelasnya Rahmat lagi jauhhh
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
good job suka banget dengan cara Rahmat 🤭😍gw suka gaya loooo Mat👏🏻👏🏻👍🏻
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ: mantaplah 🤭☺️
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Bella terasa memabukkan bagi Rahmat eaaaa🤭😛🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
Manusia Biasa: dari semua orang juga cuma bella doang yang lihat sisi rapuh mamat sih😭🙏
total 2 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
pembukaan yang berubah jadi lelang lukisan dengan sukses sold out oleh kurator langit Arsenio👏🏻👏🏻👏🏻
Manusia Biasa: niat cuma grand opening malah tonjo🤣
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
gak bisa bayangin itu 💸💸💸 10M kek bijimana😛🤣🤣🤣
Manusia Biasa: sebenarnya 10m di genre urvan sistem mah cepe😄🤭
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
makin kesini makin kocak aja baca komen juga lucu 😛🤣🤣🤣🤣
Manusia Biasa: wkwkw🤣
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
asemmmm ada ada aja namanya Aura Senggol bacok 😭🤣🤣🤣🤣baca sambil senyum sendiri 👍🏻
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ: gpp kak Thor jadinya kan lucu reader juga senang ketawa sendiri 👍🏻😍
total 2 replies
the misterius author 🐐
beh 10 m berapa banyak thor 🤣
the misterius author 🐐: bagus thor
total 2 replies
3RSEL
ok👍
3RSEL
ayo kita pulang ke ketiak papa anak manja😁😁😁
Manusia Biasa: wkwk anak manja
total 1 replies
3RSEL
ter.....ter.....termul.......😁
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Galeri Rahmat kek tempat hareem kalo sudah kumpul semua itu ciwi ciwi🤭🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wuihhhh gift dari sistem gak kaleng kaleng 😭🤣🤣🤣🥳🥳
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
mampusss luuu Siska ternyata luu yang main ninu ninu sama pria paruh baya di hotel ck ck ck 😏
Manusia Biasa: wkwkw gak tahu malu emang🤣
total 1 replies
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
Siska kau nanti jangan menangis saat perbuatan kotormu terkuak memanipulasi foto Maya dan Rahmat sedemikian rupa siap siap kena pasal luuuu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!