NovelToon NovelToon
Pilihan Terakhir

Pilihan Terakhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: empat semanggi

Alya, wanita cantik yang sudah lelah dengan kisah kehidupannya, mencoba untuk membuka hatinya kembali untuk seorang pria yang dijodohkan oleh bos di kantornya. Ia berharap itu yang menjadi cinta terakhirnya. Namun, siapa sangka ternyata pria itu menyimpan sebuah masa lalu yang membuat Alya, kembali berpikir apakah ia harus hidup tanpa cinta untuk selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon empat semanggi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencoba Percaya

Alya pulang ke rumah dengan perasaan tak menentu. Tak ada satu pesannya yang dibalas Raka. jangankan membalas, untuk melihat pesannya saja tidak.

pikiran Alya hanya tertuju pada satu nama yaitu Rossa. Jika sampai karena Rossa, Raka berani membohonginya, maka tak akan ada kata maaf untuk pria itu.

Alya bingung harus menanyakan pada siapa, apa yang sebenernya Raka lakukan dibelakangnya, ingin ia tanyakan pada kakek Aaron, namun ia belum siap dengan kebenaran yang akan ia terima nanti.

setiap ucapan yang sempat diucapkan oleh nenek Carrol untuk mengancam dirinya seolah-olah menari di pikiran Alya. Alya benci dengan dirinya yang seperti ini. Ia benci dengan pikirannya, ia benci karena mulai curiga pada suaminya.

"Tuhan,,ku mohon hilangkan rasa curiga ini pada suamiku" gumam Alya pasrah.

Alya masih terdiam menatap layar ponselnya, untuk saat ini ia bingung harus melakukan apa agar pikiran-pikiran negatif yang selalu muncul di otaknya menghilang.

Karena terlalu banyak berpikir, akhirnya Alya tertidur. Dengan satu harapan, saat ia bangun nanti ia telah melupakan semuanya itu.

^^^^

Di sisi lain.

Raka baru saja mengantarkan Arka ke sekolahnya. Karena ibunya masih dirumah sakit, akhirnya Raka'lah yang mengantar pria kecil itu kembali sekolah.

Arka mulai bergantung pada Raka. Ia bahkan tak mau makan jika tak ada Raka.

Ada perasaan bersalah dalam diri Raka, namun pria itu mencoba untuk mengabaikannya.

Setelah mengantar Arka ke sekolah, Raka tak langsung ke perusahaan pria itu malah pergi kerumah sakit.

"haii Pak Raka,,," suara berat seorang pria membuat Raka menoleh.

"ohh haii,," balas Raka bingung. karena memang, ia tak mengenal pria berkacamata yang telah menegurnya.

"ohh yaaaa,, perkenalkan saya dokter Darren, saya tetangga bapak. Rumah kita berhadapan" ucap Darren ramah.

Raka menganggukan kepalanya mengerti. Ia cukup sibuk, hingga tak mengenal siapa tetangga mereka.

"apa ada kerabat bapak yang sakit?" tanya Darren lagi. Raka terlihat salah tingkah, saat mendengar pertanyaan Darren.

"hmm, yaaa kenalan ku" jawab Raka asal.

"kalau gitu, saya permisi dokter Darren" pamit Raka dan dengan buru-buru meninggalkan Darren.

Ceklek,,,,

Raka membuka pintu ruangan Rossa. Sebelumnya Raka selalu mengetuk pintu saat memasuki ruang rawat wanita itu. Namun, kali ini sudah tak lagi.

"haaaiii Ar, ku pikir kau langsung ke perusahaan setelah mengantar Arka,," ucap Rossa, yang tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat melihat kedatangan Raka.

"hmm,,aku ke sini untuk memberikan ini" ucap Raka, sambil menyodorkan sekotak kue untuk Rossa.

"kau bilang sangat menginginkannya sejak kemarin, jadi saat kembali ku putuskan untuk membelinya" ucap Raka.

"makasih Ar,,ku pikir kau sudah lupa dengan kue kesukaan ku" ucap Rossa bahagia. Raka hanya menganggukan kepalanya mendengar ucapan Rossa.

"kamu mau?" tawar Rossa, namun dengan cepat ditolak Raka.

"nggak, kamu aja yang makan. Aku harus kembali ke perusahaan" ucap Raka.

"loh,,katanya masih lama" ucap Rossa sambil memasang wajah sedihnya.

"yaa tapi aku harus kembali,," ucap Raka lagi.

"baiklah, tapi kau yang akan menjemput Arka' kan?" tanya Rossa.

"yaa, aku yang akan menjemputnya" ucap Raka. Pria tampan itu kemudian pamit pada Rossa dan meninggalkan ruangan rawat wanita itu.

Raka berjanji pada dirinya sendiri, akan berhenti menemui Rossa setelah wanita itu keluar dari rumah sakit.

...

Raka memasuki ruang kerjanya, namun aroma dalam ruang kerjanya terasa berbeda. yaa,, ia bisa merasakan aroma tubuh Alya dalam ruang kerjanya.

Tanpa banyak berpikir Raka langsung menghubungi sang sekertaris.

"Chris,,apa ada yang datang ke ruangan ku tadi?" tanya Raka saat terdengar suara Christian di ujung sana.

"ohh,,baiklah" ucap Raka dan memutuskan sambungan sepihak.

"nggak mungkin Alya datang ke perusahaan" batin Raka. Pria itu kemudian memeriksa ponselnya dan ternyata ada beberapa pesan dari Alya, namun sudah dihapus oleh wanita cantik itu.

karena terlalu sibuk bersama Arka tadi, ia bahkan tak memeriksa ponselnya. Raka sedikit menyesali perbuatannya itu.

Rossa memintanya datang cukup pagi, karena Arka tak mau makan jika bukan Raka yang menyuapinya. Alhasil, Raka harus kembali membohongi Alya untuk membujuk pria kecil itu makan.

Raka hanya tak mau Arka sakit, karena itu akan merepotkan Rossa, begitu juga dengan neneknya. yaaa,, karena jika bukan Raka yang membantu Rossa, maka sudah pasti neneknya lah yang akan membantu wanita itu. Karena Rossa hanya mengenal nenek Carrol dan kakek Aaron di kota Seba ini.

Raka mencoba untuk menghubungi kembali sang isteri, namun setelah mencoba beberapa kali tak ada respon dari Alya.

"apa ia sedang mandi?" gumam Raka sambil melihat jam digital pada ponselnya.

"yaa sepertinya ia sedang mandi" ucap Raka pada diri sendiri, saat melihat waktu menunjukan pukul sepuluh lewat.

Yaa,,,setelah menata taman bunganya biasanya Alya akan berendam, dan itu akan membutuhkan waktu yang cukup lama.

..

Raka tak pulang terlambat hari ini, ia pulang lebih awal dari kemarin.

"haaiii sayangku,,," ucap Raka, dan kemudian memeluk Alya dari belakang yang sedang sibuk didapur.

"haii,,kau pulang lebih awal hari ini" gumam Alya, dan terus mengerjakan pekerjaannya.

"iyaa,,nggak banyak yang harus aku kerjakan hari ini" ucap Raka lagi.

"bagaimana dengan metingnya hari ini,? apa semua berjalan lancar?" tanya Alya lagi.

tak ada jawaban dari Raka, pria itu hanya mempererat pelukannya pada Alya. Alya bisa merasakan tarikan nafas berat dari Raka.

Wanita cantik itu bisa mengetahui Raka sedang menyembunyikan sesuatu darinya hanya dari helaan nafas pria itu.

"are you ok, Ka?" tanya Alya khawatir.

"hmm,,aku hanya sedikit kelelahan" ucap Raka.

"kalau gitu, cepatlah mandi aku akan membuatkan sup untuk mu" ucap Alya, lalu membalikan tubuhnya untuk melihat Raka.

Alya mengusap kepala Raka lembut, wanita cantik itu berusaha untuk percaya pada suaminya.

"tetaplah semangat, aku akan selalu ada untuk mu" ucap Alya lembut.

Tanpa diduga Alya, Raka langsung mencium bibirnya lembut. Ciuman yang awalnya lembut, berubah menjadi ciuman panas, Raka seolah meminta lebih pada Alya.

Alya ingin menolak, namun disisi lain ia juga merindukan sentuhan suaminya. Setelah memastikan api kompor mati, Raka kemudian membawa Alya ke kamar. Aktivitas keduanya berakhir di kamar mandi.

"sudah ku bilang, ini yang akan terjadi jika kita mandi bersama" ucap Alya cemberut.

pada akhirnya Raka dan Alya harus memesan makan, karena jika menunggu masakan Alya maka keduanya akan makan di tengah malam.

Raka hanya terkekeh mendengar ucapan Alya. "aku sangat merindukanmu"

"merindukanku? bukannya kita selalu bertemu?" tanya Alya bingung.

"enggak, maksud ku aku terlalu sibuk hingga merindukan hal-hal seperti ini. Ohh yaaaa,, aku akan mengambil cuti, kita harus berbulan madu sesuai dengan janjiku" ucap Raka membuat Alya melompat bahagia.

"sudah cukup lama aku ingin menagih padamu, tapi karena kau sangat sibuk, jadi aku nggak mengatakannya" ucap Alya.

"maafkan aku, aku benar-benar minta maaf. Harusnya aku nggak lupa dengan moment penting itu" ucap Raka menyesal.

Alya tersenyum mendengar ucapan Raka. "nggak papa, aku juga nggak terlalu berharap untuk berbulan madu. Asalkan kau selalu ada untukku, dan nggak mengecewakanku, bagiku itu sudah lebih dari cukup dari bulan madu" ucap Alya.

Raka terdiam mendengar ucapan Alya. Ada perasaan bersalah dalam diri pria itu saat mendengar ucapan Alya.

"maafkan aku,," gumam Raka lagi. Dan kembali memeluk Alya dan mencium kening wanita itu lembut.

"ku harap, sifatmu selalu seperti ini dan nggak akan berubah. Aku juga berharap, aku adalah pilihan terakhir mu." ucap Alya.

"yaaa,,aku pastikan itu. Kau adalah pilihan terakhir ku" gumam Raka, dan mempererat pelukannya pada Alya.

Raka tahu, apa yang ia lakukan dibelakang Alya sangat salah. Namun, ia murni melakukan hal itu karena rasa kasihan, bukan karena ia masih memiliki perasaan pada Rossa.

pria itu juga semakin mengasihani Arka karena tak merasakan peran ayah sewaktu kecil, karena menurut cerita Rossa ayah dari Arka meninggalkan mereka saat anak itu lahir.

Raka hanya tak tahu jika Rossa memang sengaja melakukan hal itu, untuk membuat ia jatuh ke pelukan wanita itu.

1
Uthie
Semoga segera dikaruniakan anak yg di harap kan yaa 👍👍👍
Indah Lestari
kurang komunikasi...dr awal Raka g jujur n g ks kabar kn bqin nethink
Uthie
kita lihat aja nanti Al 👍😏

apakah si Raka bisa tegas bersikap 👍👍🤨
Uthie
Sukkkkaaa BANGETTT 🤩🤩🤩🤩

Good Job Alya 👍👍👍😂😂😂
Uthie
Walau up satu-satu setiap hari, namun saya selalu menunggu cerita ini 👍👍😘😘🤗
Uthie
Wahhh.... si Raka sudah mulai ambil pilihan nya ternyata 😡😡😡
Uthie
Cerita seperti ini yg selalu bikin menarik menyimak nya 👍😁😁

terus penasaran bagaimana kelanjutan hubungan yg berawal dr kebodohan si laki atas nama masa lalu nya .. dan sejauh mana batas kesabaran seorang istri terhadap kondisi rumah tangga yg demikian 👍😏😏
Uthie
Lagiiiii 🤩🤩🤩
Uthie
Hmm.... Raka kalau masih dalam kebodohan nya, maka bersiap saja lahhh kaauuu yaaa 😡😡
Uthie
Lanjuuttttt... penasaran dengan kisah Raka dan Alya kelanjutannya bagaimana 👍👍👍🤗
Uthie
Nexxxttt 👍🤗
Uthie
Semoga tetap demikian seterusnya sikap kamu yaaa Raka 👍👍👍👍
Uthie
Penasaran bagaimana kelanjutan dr hubungan rumah tangga Raka dan Alya 👍👍😁
Uthie
mulai seruuu niii ceritanya 👍👍😁
Uthie
Wadduuhhhh.... awal kebohongan dari sebuah kehancuran yaa 😢
Uthie
Hmmmm... jangan sampai Raka melakukan perbuatan bodoh nya yg menyebabkan Alya salah sangka dan pergi jauh darinya 😌
Uthie
Masih penasaran sebenarnya, Judul Pilihan Terakhir ini ujungnya akan bagaimana yaa?!? 😁
apakah Raka akan mengecewakan Alya.. or.. Alya yg akan selalu jadi pilihan terakhir Raka....?!?
Uthie
Semoga Raka bisa menghalau godaan si Rossa dan rencana licik Neneknya 👍👍
Uthie
Lagiiiiii👍👍👍👍👍
Uthie
enaknya si nenek lampir itu di apain yaaa😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!