NovelToon NovelToon
Istri Kedua Bukan Pelakor

Istri Kedua Bukan Pelakor

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rani

Bukan maunya menikah dan menjadi istri kedua, kalau bukan permintaan dari istri pertama yang memaksanya untuk menikah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*31

"Aku mau keluar sebentar bik. Cari angin."

"Saya temani ya Nya."

"Gak usah bik. Saya berangkat sendiri aja."

"Nanti kalo Tuan Arya nanyain nyonya gimana? Atau ... jika nyonya besar datang, terus nyari nyonya gimana Nya?"

"Bilang aja aku jalan-jalan sebentar bik. Mereka gak akan marah kok."

"Tapi Nya .... "

"Udah, bibi tenang aja. Bibi gak akan kena marah sama mas Arya kok. Aku akan baik-baik saja. Ini juga demi kebahagiaan keluarga kita kok bik."

"Maksud Nyonya?"

"Tidak ada. Saya pamit dulu ya, titip rumah."

"Hati-hati Nya," kata bibi dengan berat hati.

"Iya."

Nana pun masuk kedalam mobil yang sudah ada di halaman rumah mereka. Tanpa pikir panjang dan rasa curiga, ia meminta sopir mobil itu menjalankan mobilnya segera. Sopir itupun melaksanakan apa yang Nana katakan.

Tidak ada obrolan sepatah katapun yang terdengar antara Nana dan sopir itu. Sang sopir hanya fokus pada jalan yang ia lalui saja. Awalnya, Nana tidak merasa ada yang aneh. Tapi, ketika jalan yang mereka lewati bukanlah jalan menuju rumah Yulia, Nana mulai merasakan sesuatu yang aneh.

"Pak, ini kayaknya bukan jalan menuju rumah mbak Yulia deh. Bapak salah jalan nih kayaknya," kata Nana mencoba mengingatkan.

"Memang kita tidak akan pergi ke rumah bos Yulia."

"Apa--apa maksud bapak? Bukankah mbak Yulia minta bapak buat jemput saya untuk dibawa ke rumahnya?"

"Siapa bilang?"

"Berhenti! Aku bilang berhenti atau aku akan loncat sekarang juga," kata Nana mulai panik.

"Coba saja kalau bisa," kata sopir itu sambil tersenyum sangat menakutkan bagi Nana yang sedang dalam keadaan panik.

Nana mencoba membuka pintu mobil. Tapi pintu mobil itu terkunci rapat. Tidak bisa ia buka, meskipun ia mengerahkan seluruh tenaga yang ia punya.

Nana terus berusaha agar ia bisa keluar. Tapi apa yang bisa ia lakukan. Ia tidak punya peluang untuk keluar dari dalam mobil itu, hingga mobil berhenti di salah satu gedung tua yang kelihatannya hampir roboh.

Dari kejauhan Nana melihat Yulia bersama dua orang laki-laki yang berbadan tegap. Nana tidak tahu apa yang sedang Yulia rencanakan sekarang. Tapi, hatinya masih berharap kalau Yulia akan berbuat baik padanya. Tidak akan mencelakai dirinya dan juga anak yang Nana kandung.

"Bagaimana?" tanya Yulia ketika sopir itu keluar.

"Siap dilaksakan bos. Apa yang bos inginkan sudah terselesaikan dengan baik," kata sopir itu dengan bangga.

"Bagus. Ini bagian kamu," kata Yulia sambil menyerahkan amplop coklat pada sopir itu.

Sopir itu mengambil amplopnya, lalu membuka. Senyum manis tergambar jelas saat sopir itu melihat kedalam amplop coklat tersebut.

"Terima kasih banyak bos."

"Hem."

"Keluarkan wanita itu, lalu bawa kedalam gudang," kata Yulia pada kedua laki-laki yang sedari tadi terdiam di sampingnya.

"Baik bos."

Dengan langkah tegap, kedua anak buah itu langsung menghampiri mobil yang di dalamnya ada Nana. Nana semakin merasa takut ketika dua laki-laki itu membuka pintu mobil.

"Mau apa kalian?" tanya Nana dengan nada takut.

Kedua laki-laki itu tidak menjawab. Salah satu dari mereka memegang tangan Nana untuk membawa Nana keluar dari dalam mobil.

"Tidak! Lepaskan aku! Aku gak mau keluar!" teriak Nana sambil bertahan di dalam.

"Jangan banyak tingkah. Sebelum kami mengeluarkan kekasaran padamu, sebaiknya kamu ikut saja apa yang kami mau."

"Tidak!" bantah Nana dengan suara yang keras.

"Kenapa kalian lama sekali sih? Mau ngeluarin wanita lemah kayak dia aja susah banget," kata Yulia yang melihat dari kejauhan dengan rasa tidak sabar lagi.

"Mbak Yuli. Mbak tidak bisa melakukan ini padaku mbak," kata Nana berkata dengan nada keras agar Yulia mendengar apa yang ia katakan.

Yulia yang ingin masuk kedalam gedung tua itupun membatalkan niatnya. Ia membalikkan badannya, lalu berjalan menghampiri Nana yang masih saja berada di dalam mobil.

"Apa kamu bilang? Aku tidak bisa melakukan ini padamu hah? Aku bisa melakukan apapun yang aku mau, bukan hanya padamu, tapi pada semua orang yang telah membuat aku sakit hati."

"Kenapa mbak? Aku datang bukan karena aku yang datang sendiri. Tapi aku datang karena mbak Yulia yang membawa aku masuk kedalam keluarga mbak. Kenapa mbak Yulia berubah seperti ini."

"Itu karena kamu tidak tahu diri," kata Yulia sambil memegang dagu Nana dengan keras.

"Kenapa mbak menyalahkan aku? Aku tidak pernah ingin merebut mas Arya dari tangan mbak. Semuanya terjadi karena mbak sendiri yang mau," kata Nana mulai merasa kesal karena ia terus disalahkan.

Plak ...

Sebuah tamparan mendarat di pipi putih milik Nana. Yulia dengan kesal menampar pipi Nana, sehingga meninggalkan noda merah di pipi putih yang mulus itu.

1
Uneh Wee
nah kmu y
tau ibu tiri ga sebaik ibu kbdung.
Uneh Wee
bisa yah tuh mulut meong.....emng c yuli ga punya malu ..dulu kn nana udah nolak kmu yg mksa dasar mndul
Uneh Wee
yah jngan salah kan nana donk stalah kan c lisa yg. jadi kompor nya
Yenni Angraeni
Luar biasa
Yenni Angraeni
Yunus Yuan
Alhamdulilah selamat.makanya yulia.kmu jgn egois. dlm.islam dikatakan carilh wanita yg subur. kan yulia tau dia tdk subur.,...bukan egois tpi ini knyataan. jika tak sanggup maka lepaskanlah bebn hari esok.masi.panjang tpi.sayang yulia yg lemah akan pngetahuan agama mudah skali di bodohi oleh nafsu amarah dn gmpng terpengaruh lisa.
Yunus Yuan
makanya.yulia jhn terhasut omongan.lisa....kamu.aja yg tsk.pumya.pndirian coba.kamu sabar..jika.kau.tdk tahan cukup kau cerai baik baik. ini.malah jadi.wanita iblis
Yunus Yuan
Yulia2 lama2 kamu yg di tinggal arya. wanit.mcam.apa.kamu.....mkanya jgn.main api.klw takut trbakar.
Ana As
bagus
NaNaaa
sikap Arya sedikit keterlaluan juga sih ya, terlalu menunjukan perhatian n cintanya ke nana..ya wajar sih secara kan nana cinta masa kecil Arya..tapi nyesek juga d posisi Yulia yg merasa tersingkirkan, yaaa walaupun itu hasil dari pilihannya yulia sendiri..n gegara dia gak bisa ngasih keturunan buat Arya, d tambah sikap mertua yg ketus..
NaNaaa
iya aku juga sangat sadar akan kecantikan wajah sedari aku kecil hingga dewasa kini😌
sombongngg🤣🤣🤣
NaNaaa
aku mas, itu foto masa kecil nana.
😂😂😂
NaNaaa
aku mas, itu foto masa kecil nana.
😂😂
NaNaaa
iya mas?.
Hasrie Bakrie
Mampir ya
Suryani
sukaaaaaaa
Rani: makasih🥰
total 1 replies
Betti Betti
braoa ronde y ud bawa kehotel klu gak garap sampai puas mana bisa rnana lakukan kewajiban mu beri kepuasan pada suami mu biar dia betah aj buka paha setiap saat buat suami mu
Betti Betti
blm buka paha aj arya ud sangat cinta pada nana apalagi klu uda buka paha pastii lebih sayang lg
Socha Kirana
ada orang ke 4 makin kacau rumah tangga deh..😩
Socha Kirana
kalau saja mama mertua bisa menerima kekurangan menantu nya..tak akan rela meminta suami berpoligami..huhu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!