NovelToon NovelToon
PESONA BRONDONG UGAL-UGALAN

PESONA BRONDONG UGAL-UGALAN

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Senja_Puan

"Mantan kabur, adiknya malah melamar? Dunia ini sudah gila!"
Bagi Cantik (26 tahun), hidupnya berakhir tragis saat rencana pernikahannya hancur karena Satria, sang calon suami, ketahuan selingkuh tepat sebulan sebelum hari H. Di tengah rasa sakit hati dan niatnya untuk menutup diri dari laki-laki, sebuah kekacauan muncul di depan pagarnya.
Bukan Satria yang datang meminta maaf, melainkan Juna (18 tahun), adik kandung Satria yang baru saja pamer foto ijazah SMA. Tidak tanggung-tanggung, bocah ugal-ugalan itu datang membawa rombongan motor sport, spanduk lamaran, hingga surat izin menikah dari ibunya sendiri!
Bagi Cantik, Juna hanyalah "bocil" bau matahari yang tidak tahu diri. Namun bagi Juna, Cantik adalah bidadari yang sudah ia incar sejak ia masih memakai seragam putih-abu.
"Lu itu berlian, Kak! Nggak pantes nangisin kerikil kayak Bang Satria. Daripada jadi mantan kakak, mending jadi istri adek. Gaskeun?!"
Sanggupkah Cantik mempertahankan tembok gengsinya mengahadapi pesona Juna?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja_Puan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31. Kurir Cinta

Malam ini adalah malam kedelapan Cantik dikurung di dalam istana yang kini terasa seperti sel isolasi. Ayahnya benar-benar menutup akses dunia luar. Tidak ada ponsel, tidak ada internet, bahkan televisi di kamarnya pun dicabut kabelnya. Cantik hanya bisa duduk di balkon kamarnya, menatap ke arah gerbang rumah yang dijaga oleh dua petugas keamanan baru pilihan ayahnya yang bertubuh seperti kulkas dua pintu.

Di tengah kesunyian malam yang mencekam, tiba-tiba terdengar suara yang sangat familiar. Suara knalpot motor sport yang memekakkan telinga.

VROOOM! VROOOM!

Cantik tersentak. Ia berdiri dan berlari ke tepi balkon. Dari kejauhan, ia melihat tiga motor sport sedang melakukan atraksi wheelie dan burnout tepat di depan gerbang rumahnya. Asap putih mengepul memenuhi udara, menghalangi pandangan para satpam yang mulai panik dan keluar dari pos mereka sambil berteriak-teriak.

"Woi! Bocil-bocil! Bubar nggak lu!" teriak salah satu satpam kulkas dua pintu itu sambil berlari mengejar motor-motor yang sengaja memutar-mutar di sana.

Di tengah kekacauan asap dan suara bising itu, Cantik melihat sebuah benda kecil meluncur terbang ke arah balkonnya. Bukan batu, melainkan sebuah bola kasti yang dibungkus lakban merah. Bola itu mendarat tepat di dekat kaki Cantik.

Cantik dengan cepat mengambil bola itu dan masuk ke dalam kamar, mengunci pintu balkon rapat-rapat. Jantungnya berdegup kencang. Ia merobek lakban itu dengan tangan gemetar. Di dalamnya, terselip selembar kertas yang robekannya tidak rapi—sepertinya disobek paksa dari buku nota bengkel—penuh dengan noda oli hitam di pinggirannya.

Begitu membaca baris pertama, air mata Cantik yang tadinya mau jatuh malah tertahan karena ia mendadak ingin menjitak penulisnya.

UNTUK: Bidadari Oliku yang Sedang Dipingit (Versi Orisinal, Belum Disentuh Bang Sat)

Halo, Kak Cantik kesayangan Juna Raksa.

Gimana kabar lu di sana? Masih dapet jatah makan enak kan? Jangan sampai kurus ya, nanti pas kita ketemu lagi, pipi lu nggak enak dicubit. Gue tahu lu lagi dikurung, tapi anggep aja lu lagi simulasi jadi Nyonya Besar di rumah masa depan kita. Cuma bedanya, nanti kalau di rumah kita, lu nggak dikurung di kamar, tapi dikurung di hati gue (eaaaa, geli nggak? Gue nulis ini sambil merinding sendiri, sumpah).

Kak, sori ya kalau malem ini gue berisik. Itu temen-temen gue lagi gue kasih jatah martabak buat jadi figuran 'pengalih perhatian'. Lu jangan khawatir soal bokap lu yang narik restu. Bokap lu kan emang pinter, dia cuma lagi ngetes seberapa kuat knalpot gue buat nembus tembok rumah lu.

Gue lagi kerja gila-gilaan di bengkel. Satu minggu ini gue udah berhasil bikin rekor baru: Mandi cuma dua kali, tapi dapet kontrak tambahan dari Jepang buat ngerakit sepuluh motor custom. Jadi, tabungan gue udah cukup buat beli martabak sampe lu kenyang tujuh turunan. Bilang sama bokap lu, brondong ugal-ugalan ini nggak bakal nyerah cuma gara-gara satu atau sepuluh pukulan.

Satu lagi, Kak. Gue udah denger kabar kalau Bang Sat resmi pake baju oranye. Cocok sih sama warna kulitnya yang emang pucat kayak mayat. Semoga di sana dia ketemu temen baru yang hobinya nilep juga.

Jangan nangis mulu. Nanti mata lu bengkak, dikira abis disengat tawon sama temen kantor lu. Gue tetep di sini, di bengkel yang baunya oli ini, nungguin lu keluar. Gue janji, pas lu keluar nanti, motor gue udah wangi melati biar lu nggak mabuk knalpot lagi.

P.S: Sori suratnya bau bensin sama ada noda olinya. Tadi tangan gue lagi megang mesin, eh ada ide romantis lewat. Oh iya, di dalem bola kasti ini ada permen karet kesukaan lu. Makan ya, biar mulut lu nggak kaku gara-gara kelamaan diem.

Tertanda,

Brondong Kesayanganmu yang Paling Ugal-ugalan tapi Setia,

Juna Raksa.

Cantik memeluk surat itu di dadanya. Tawa kecil akhirnya lepas dari bibirnya di tengah isak tangis yang mulai mereda. Tulisan tangan Juna yang berantakan dan bahasa "savage"-nya benar-benar obat paling ampuh untuk traumanya.

"Dasar bocah gila... masih aja bisa ngomongin martabak pas lagi dikejar polisi," gumam Cantik sambil membuka bungkus permen karet yang ada di dalam bola kasti tersebut.

Di luar, suara knalpot itu perlahan menjauh, berganti dengan suara teriakan satpam yang masih kesal karena bau asap. Tapi bagi Cantik, suara berisik itu adalah lagu pengantar tidur yang paling indah. Ia tahu, selama Juna Raksa masih ugal-ugalan mengejarnya, ia tidak akan pernah benar-benar sendirian di balik tembok besar ayahnya.

Cantik mengunyah permen karetnya sambil menatap langit malam dari balik jendela. Tekadnya kini bulat. Kalau Juna berjuang di luar, maka ia juga harus kuat di dalam. Ia tidak akan membiarkan restu ayahnya gugur begitu saja.

1
D_wiwied
yaah jangan ditamatin dulu dong plissss
Senja_Puan: Maafkan kakak kuuuu, untuk novel ini niatnya bikin novel pendek dan sat set😄
total 1 replies
D_wiwied
jangan end dulu ya thor, MP nya belum digelar lho 🤭😆
D_wiwied
bukan salah Juna kali pak, jangan terlalu menuruti emosi sesaat.. jangan menyama ratakan perbuatan satria dg juna dong, bijaklah sbg orang tua, hrs bs berfikir scr rasional dan memakai hati nurani.. cari solusi bukan hanya menyalahkan saja bisanya
D_wiwied
speechless 😥
Yasa
Ceritanya kocagggg, konfliknya pas, ga bertele-tele, sat set kaya Juna. wkwk
D_wiwied
langsung serangan balik ya Jun, gaskeun Jun tunjukkan ke mereka mumpung ada penonton gratis di depan mata, sirik2 dah mereka biar sekalian kejang2 🤭😆🤣🤣
D_wiwied
ga ada kapok2 nya ya mereka ini, udah dipermalukan koq ya ttp ga sadar
D_wiwied
kan emang bang Sat kakakmu satu itu Jun 🤭🤣🤣
Dian Fitriana
update
Ganis
idih najong. PD banget sampean
Senja_Puan: Juna dong🤣
total 1 replies
Ganis
Kalah itu sama seblak juga
Ganis
Juna bener-bener bikin senyum-senyum 😄
Senja_Puan: iya kan kak🤭
total 1 replies
Ganis
Good Thor, ngakak🤣
Anisa675
Ya tuhan, masih mikirin rendang🤣 Bangke banget
Senja_Puan: Alasan Juna itu kak🤭
total 1 replies
Anisa675
bengek Juna🤣
Anisa675
anjay lngsung live stream🤣
Senja_Puan: Mantap ga tuh😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!