NovelToon NovelToon
Dokter Cantik Milik Gus Al

Dokter Cantik Milik Gus Al

Status: tamat
Genre:CEO / Dokter Genius / Romansa / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Ayra Khansa Adiba Dokter muda yang menjadi korban ke egoisan ke dua orang tuanya, ia hidup sendiri di ibu kota.
ia tak tau kemana ibunya pergi, sedangkan ayahnya sudah hidup bahagia dengan keluarga barunya.
Ayahnya memang bertanggung jawab atas pendidikan dan kehidupan Ayra, namun itu semua tidak di sukai oleh Ibu sambung dan saudara tirinya.
Yang membuat Ayra geram dan jengkel, dan Ayra bertekad untuk mengembalikan, semua uang ayahnya yang di keluarkan untuk membiayai kuliahnya.
Namun satu hal terjadi karena ulah kakak tirinya,yang membuat hidup Ayra berubah,apakah hidup Ayra berubah lebih apa atau malah memburuk?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DCMGA 4

" Ayraaaaaa" teriak Zahira.

Alfarezeel yang berada di dekat sang adik segera membungkam mulut adiknya dengan tangannya.

" berisik dek, ada tamu juga" bisik Alfarezeel.

Zahira menepis tangan kakaknya kemudian mendekat ke arah Ayra, ia meletakkan nampan di atas meja kemudian menarik Ayra kemudian memeluknya Kegirangan.

Ayra tampak canggung, karena di dekatnya ada Bu Nyai Siti, namun Zahira tak melepas pelukannya.

Zahira melepaskan pelukannya pada Ayra, kemudian mengamati wajah Zahira yang menahan malu, "Ra loe gak inget sama gue?" pertanyaan yang muncul dari mulut Zahira.

" ehmm inget kok Ra" jawab Ayra sambil menundukan kepalanya.

" terus kok loe kayak gak seneng gitu ketemu gue?" tanya Zahira kembali.

" sejujurnya gue seneng Ra, tapi malu di lihat bu nyai Siti di belakang kita, gue kan masih punya malu Ra"Jawab Ayra yang membuat Alfarezeel tertawa.

" memang kamu di kenal gak punya malu yaa" ejek Alfarezeel.

" kakak diem dech" sahut Zahira.

Bu nyai Siti serasa mendapatkan hiburan dari mereka, ia senang jika cucu- cucunya akur, ia tak mempersalahkan sifat bar- bar sang cucu, asal tidak melenceng dari agama.

" Sudah duduk Zahira, kamu lagian gak kenal tempat juga" tengah Bu Nyai Siti.

" Silahkan duduk lagi Nak Ayra"Bu Nyai Siti mempersilahkan Ayra untuk duduk kembali.

" Iya Bu Nyai sebelumnya terima kasih, sudah pesen lagi di toko kami, saya senang jika anda repeat order di Aka Bakery" ujar Ayra menyampaikan rasa terima kasihnya.

Bu Nyai Siti ingin membalas ucapan Ayra namun, suara Zahira kembali menggema " ohh my god, ternyata Aka bakery itu punya loe Ra, tuh kan apa gue bilang, kalo loe buka toko roti pasti bakal laris" cerocos Zahira.

Zahira kemudian berbalik memghadap ke bu nyai Siti " Jiddah inget gak? temen Hira yang pintar buat kue, yang Hira sering cerita, ini orangnya Jiddah" imbuh Zahira sambil merangkul Ayra yang duduk di sampingnya.

" wahh benarkah? memang lidah jiddah gak bisa di tipu, jiddah kayak familliar sama rasa di toko kue kamu, walau ada perbedaan sedikit, memang dunia sempit yaa gak nyangka ternyata kamu juga teman cucu jiddah, yang sering di ceritakan dulu" Jawab Nyai Siti.

" Terima kasih bu Nyai jika anda senang dengan kue- kue di toko saya." Balas Ayra.

" panggil jiddah saja nak, seperti Zahira" balas Nyai Siti.

" i- iyya ji- jidaah" ucap Ayra gugup.

" Wahh gue seneng banget bisa ketemu sama loe lagi Ra, masih awet juga loe sama Kak Lucas" ujar Zahira .

" Iyaa Ra, sudah lama kita gak ketemu" sahut Ayra.

Sedangkan Lucas ikut dengan Alfarezeel duduk di depan teras dari pada ia bosen, menunggu 2 sahabat yang sedang temu kangen.

Dulu Ayra dan Zahira di julukan Dou Ra saat di kampus, dua sohib yang kemana- mana selalu berdua dan tak terpisahkan.

" Anda juga teman adik saya?" tanya Alfarezeel pada Lucas.

" bukan gus saya kakak tingkat mereka" jawab Lucas.

 " ohh ... perkenalkan nama saya Alfarezeel, biasa di panggil Al" Alfarezeel kemudian memperkenalkan diri.

" saya Lucas, salam kenal Gus Al" Lucas menjabat tangan Alfarezeel.

" panggil Al saja, itu usah ada embel- embel Gus" ujar Alfarezeel berhenti di depan bangku yang berada di pinggir lapangan asrama putra.

" Silahkan duduk lucas" Alfarezeel mempersilhkan Lucas duduk.

" terima kasih, wahh pondok yaa besar juga yaaa"

" Alhamdulilah, oh yaa kamu kesibukannya ngapain?" tanya Alfarezeel basa basi.

" Saya Dokter di rumah sakit As Syifa" jawab Lucas.

" Wahh dunia sempit yaa, itu rumah sakit kakek saya, pemilik pesantren ini juga" jawab Alfarezeel.

" wah suatu ke hormati saya bisa bertemu dengan pak idris, karena tidak semua dokter bisa bertemu dengan beliau, walau saya belom pernah bertemu dengan beliau, setidaknya saya pernah ke rumahnya, bukan begitu Al" jawab Lucas.

Alfarezeel dan Lucas kemudian membahas tentang rumah sakit dan hal lainnya.

Sedang Ayra dan juga Zahira sedang membahas hal- hal yang mereka lewati selama ini.

" wahhh ternyata loe kerja di tempat abah juga yaa Ra, tau gitu gue juga masuk ke sana kemarin" Zahira berdecak kesal.

" lah emang kamu sekarang dimana?" tanya Ayra.

" di Good living Hospital"jawab Zahira .

Ayra menepuk lengan sang sahabat cukup keras "heh loe bersyukur, susah tau masuk sana, ini loe malah ngeluh" omel Ayra.

" emang loe mau masuk ke GL ?" tanya Zahira kesempatannya .

" mau sih ,tapi susah masuknya dari pada gue berharap, gue juga lagi ngambil Obstetri atau Ginekologi dan itu di tanggung semua sama Pak idris" jawab Ayra.

" wahh cocok masuk aja ke GL, gue bantu dech, wow jangan- jangan loe yang di maksud abah, dokter berprestasi itu, terus di beri hadiah abah buat ngambil spesialis"

" gue bangga sama loe, Ra, gue yakin kakak tiri plus emak tiri loe iri liat loe" imbuh Zahira yang mengetahui kisah hidup Ayra.

" hahahah masih ingat aja loe sama mereka" Ayra terkekeh.

" Assalamualaikum " Salam seseorang berjubah putih dan mengenakan sorban.

" Waalaikumsalam abah" .

" Dokter Ayra, kok bisa disini?" tanya Kiyai Idris yang telah mengenali Ayra.

" Iya pak, saya mengantar pesanan kue Bu Nyai Siti" jawab Ayra sambil menundukan kepalanya.

" Abah tau gak? Toko kue langganan jiddah itu Ayra yang punya, dan teman Hira yang selama ini Hira ceritakan juga ini, jangan- jangan Dokter yang abah maksud juga Ayra" Zahira terlalu bersemangat untuk mengenalkan sahabatnya pada keluarganya.

" wahh dunia sangat sempit ya... dia juga Dokter yang abah maksud Dokter Ayra Khansa Adiba, dokter muda yang berprestasi, berkompeten makanya Abah kasih dia hadia beasiswa " Jawab Kiyai Idris yang juga bangga terhadap prestasi Ayra.

" kalau begitu kalian lanjut ngoborolnya di ruang keluarga saja yaa... abah ada tamu tuh" lanjut kiyai Idris.

" saya pamit saja pak, masih ada yang saya urus, Ra gue pamit yaa" pamit Ayra.

"loh kok pamit, bukannya kalian sudah lama terpisah?" tanya kiyai idris.

" bah sih ngusir kita" gerutu Zahira.

" ehh bukan gara- gara itu kok Ra, aku masih harus nganter pesanan lain, takut telat" jawab Ayra cepat.

" ouwhhh begitu kalau begitu okay, tapi lain kali kita harus main yaa" sahut Zahira.

" iyaa Ra, kalau begitu saya pamit dulu pak idris, terima kasih atas segala kebaikan bapak dan keluarga bapak ke saya, saya tidak akan melupakan semua itu" ucapan Ayra setiap bertemu dengan Kiyia Idris.

" Panggil abah saja, kamu sudah saya anggap seperti cucu saya sendiri, kamu memang pantas mendapatkan itu semua nakk, jangan selalu ber kecil hati" Balas Kiyai Idris.

" Iya pa- ehh Abah, kalau begitu saya permisi dulu Assalamualaikum " pamit Ayra kemudian di antar keluar oleh Zahira.

Saat di luar Ayra melihat sang kekasih sedang berjalan ke arahnya bersama dengan lelaki yang ia tau adalah kakak Zahira,.dan bersama dua perempuan.

Yang salah satunya ia sangat mengenalinnya.

" Kak Naura"

1
Yasinta Niken
terimakasih 🙏🙏🙏
Yasinta Niken
wkwkwk wkwk
Hera sasuwe
👍
Yasinta Niken
siapa lagi ini 🤣🤣🤣
Leni Novita
batal lah kalo wudhu,
Yasinta Niken
semoga cepat tertangkap pelakunya
Yasinta Niken
siapa gerangan yang membuat onar Naura apa Maura ya 🤭🤭🤭
Dian
sukaa
Yuliawati Sajo
apa ayra Hamidun
This Is Me
Astaga...jauh banget lah typo nyaa
This Is Me
Mencoba mencari arti kata di tenang itu apa
This Is Me
Ya ampun...jauh ya semua ke suami. Btw, kalau novel ada typo apa gak bisa diperbaiki?
This Is Me
Kapan dapat kopi dari Naura ya? Apa ada yang terlewat aq bacanya?
Yasinta Niken
hai Maura jangan jadi pelakor kamu tak cemplungkan comberan lho
Nur Milah
udah sejauh ini baca,tidak ada perubahan dalam penulisan,typo terus,jd kalo baca harus mikir dulu🤭 padahal ceritanya bagus ini
Sindy Sintia
Thor jg terlalu kejam , mmng ujian buat org yg kuat, tapi kasian org di uji.. jgn menang Mulu itu 2 nenek sihir, udah buron aja si shema masih aja gak brubah, dan hafa kenapa sih? sekali di kasih kesempatan karena gak terlibat malah mau buat ulah lagi
Yasinta Niken
klu Maura sok2an dan jadi pelakor cemplungkan ke comberan 🤣🤣🤣
Yasinta Niken
Bucin ya Gus Al 😄😄😄
Yasinta Niken
begitulah org yg suka berbohong dan menghina org lain siap2 masuk hotel istimewa ya Naura dan Yasmin 🤭
Yasinta Niken
nah lo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!