NovelToon NovelToon
Gadis SMA Milik Sang Duda

Gadis SMA Milik Sang Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Romansa Fantasi / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Vava olive

Seorang gadis sma yang berpura-pura sudah kuliah dan mengajar les kini terjebak dalam sebuah hubungan yang membuat hidupnya berubah menjadi nyonya besar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vava olive, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Nadia dan saga kini duduk bersama di sofa panjang sambil menonton film.

Meskipun hari mulai siang baik nadia dan saga masih betah berlama-lama di depan televisi.

"yakin disana ada cctv.." ucap nadia yang bangkit dari duduknya dan berdiri tepat di depan televisi.

"Kamu mau lihat?"

"Pliss..jangan kirim-kirimin aku foto kita yang sedang seperti itu..aku takut sekali.."

"Ga ada yang harus di takutkan!"

"Dimana ponselmu tadi.."

"Aku ingin memasang aplikasi untuk melacak lokasi.."

"Aku selalu frustasi setiap kali kamu tidak bisa di hubungi.."

Nadia dengan buru-buru mencari ponselnya lalu membuka ponselnya dengan cepat.

"Berikan padaku!"

"Tunggu sebentar.." nadia kemudian membuka pesan dan panggilan dari vino dan buru-buru menghapusnya.

"Berikan padaku atau aku akan marah padamu nadia!"

"Sebentar.."

"NADIA!" Suara saga terdengar menakutkan.

Nadia pun menyerahkan ponselnya setelah ia menghapus pesan dan panggilan bersama vino.

"Apa yang kamu hapus!"

"Engga ada"

"Apa nadia!"

"Engga ada..."

Pranggg...

Ponsel nadia dibanting oleh saga hingga terbelah menjadi dua.

Amarahnya memuncak melihat tingkah nadia seperti sedang ada yang di sembunyikan.

Sementara nadia langsung menatap tajam kearah ponselnya.

Matanya pun memerah karna tak kuasa menahan tangis.

Ia berlari masuk kedalam kamar dan mengemasi pakaiannya.

"Ga seharusnya kamu banting ponselku!"

Ucap nadia sembari berjalan kearah pintu untuk keluar apartemen.

"Berhenti atau aku akan melakukan hal yang lebih bodoh lagi!"

Langkah nadia terhenti.

"Aku tidak suka dengan penghianatan!"

Saga kembali mengucapkan kata-kata itu lagi.

"sejak kapan! Nad!"

"Ataukah dia lebih dulu dari aku!" Ucap saga yang kini menghampiri nadia.

"Apa maksud kamu!"

"Seseorang yang kamu tutupi!"

"Siapa dia?"

"Kenapa?"

"Kamu mau menghampirinya?"

"Kamu mau menghajarnya?"

"Atau kamu akan memakaiku lagi.."

Bug...

Tangan saga mengepal menonjok tembok tepat di belakang nadia.

"Aaawww.." teriak nadia yang sontak melihat kearah belakangnya.

Ia dapat melihat setetes darah segar mengalir di antara kepalan tangan saga.

"Jangan pernah berkata aku memakaimu seolah kita sedang saling bertransaksi!" Ucap saga meninggalkan nadia.

Nadia pun keluar apartemen,namun tidak langsung pergi.

Ia berhenti tepat di depan pintu.

Cukup lama nadia berdiam diri didepan pingu hingga beberapa orang yang lewat melihatnya sekilas.

Nadia meraih lempengan kecil berwarna silver yang menyatu dengan gantungan tasnya.

Itu adalah kartu akses untuk masuk kedalam apartemen.

Nadia melihat kesana kemari dan sudah tidak melihat saga.

Ia pun menuju kamar,tapi ketika ia memegang handle pintu saga sengaja menguncinya dari dalam.

Dok dok dok..

Tangan nadia memukul-mukul pintu agar saga membukanya.

"Buka pintunya atau kamu tidak akan pernah bisa menemuiku lagi!" Ancam nadia dengan suara kerasnya.

Klek klek..

Terdengar suara kunci berputar.

Saga keluar dengan pakaian yang sudah rapi,

Ia mengenakan celana jiens dengan kaos polos hitak yang ditutup dengan jaket.

Nadia melotot melihat persiapan saga dan matanya mengarah ke jari tangan yang digunakan untuk menonjol tembok.

"Lihat tanganmu!"

Saga tidak menghiraukan ucapan nadia,

Ia menuntun tangan nadia dan berjalan keluar.

Didalam mobil pun seperti itu,saga hanya berdiam diri.

nadia yang ingin memutar musik pun dimatikan oleh saga.

Mereka kini berada di dalam restoran keluarga setelah keluar dari sebuah store penjual ponsel dan saga memilihkan sebuah ponsel berwarna putih.

Saga pun memasangkan kembali kartu nomor milik nadia.

Ia juga tetap mengunduh aplikasi pelacak lokasi.

Meskipun pesan masuk dan panggilan mulai datang tanpa nama,saga tak memperdulikan itu,

Ia menyerahkan ponsel itu kepada nadia.

Nadia menatap jari-jari saga yang memerah dan terlihat ada luka.

Namun setiap kali ia bertanya saga hanya diam.

Bahkan setelah memesan makanan pun mereka saling diam.

"Saga!" Untuk pertama kalinya nadia memanggil nama saga tanpa ada embel-embel pak di depannya.

"Hmm.." saga hanya menjawab dengan mulut sambil mengunyah.

"Ayolah kenapa sekarang menjadi aku yang salah?"

"Kamu yang sudah membanting ponselku!"

"Jangan hanya diam!"

"Itu tidak akan menyelesaikan masalah!"

"Setelah makan aku akan mengantarmu pulang!"

"Aku ada pekerjaan di kantor!"

"Ini hari minggu kenapa tidak besok saja!" Saga tak menjawab meskipun nadia sudah memberikan protesnya.

Tepat di depan rumah dengan pagar yang menjulang tinggi,akhirnya saga mengetahui rumah nadia.

"Selesaikan saja dulu masalahmu!"

"Aku tidak akan mengganggu!" Ucap saga ketika nadia hendak keluar membuka pintu.

"Ayolah jangan seperti,aku tidak mempunyai masalah apapun sayang!"

"Aku sedang buru-buru.."

Nadia pun keluar mobil dengan sedikit membanting pintu mobil.

Tanpa menghiraukan nadia,saga pun juga segera memutar mobilnya dan meninggalkan nadia yang masih berdiri di depan pagar.

Drrrddtt ddrrddttt..

"Hallo.."

"Nad..kamu dua hari ga bisa dihubungi kemana saja!"

Terdengar suara vino dari ponsel baru nadia yang dibelikan oleh saga.

Rasa bersalah pun mulai datang dalam diri nadia kepada saga dan juga vino.

Bisa saja saat itu saga masih melihatnya dari kaca spion ketika dirinya mengangkat telfon dari vino.

"Aku pulang!" Teriak nadia ketika sudah berada di dalam rumah.

"Pulang sama siapa?"

"Naik ojek tadi pah!"

"Ga diantar mikayla?"

"Engga pah..aku naik dulu..capek"

Nadia pun meninggalkan sang ayah yang kini duduk bersantai di depan rumah bersama anjing kesayangan kakanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!