NovelToon NovelToon
LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Romansa / Obsesi
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: HaluBerkarya

Aira Putri Manggala tidak tahu arti kata menyerah. Sudah 99 kali ia menyatakan cinta, dan 99 kali pula Leonel menolaknya tanpa ragu.
Cowok paling cuek di sekolah itu seperti tembok es. Sulit didekati, mustahil ditaklukkan.
Tapi Aira bukan tipe gadis yang mundur hanya karena ditolak.
Bagi Aira, cinta bukan soal harga diri. Ini soal perjuangan.
Seluruh sekolah mengenal obsesinya. Sebagian menertawakan, sebagian menunggu keajaiban.
Yang tidak pernah mereka tahu…

AIRA-LEONEL DI SINI!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaluBerkarya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30.Mendadak Anggunly

Begitu Leonel melangkah masuk, suara heboh dari ruang tengah langsung menyambut mereka. Leonel mengucapkan salam, dan seketika semua perhatian teralihkan.

​"Mami! Kakak bawa istlli, Mami!" pekik Celia kegirangan. Gadis kecil itu melompat lalu berlari mendekat dan langsung memeluk kaki Aira, membuat Aira seketika mematung di tempatnya.

​Mami Aulia yang tadi sedang sibuk mengepang rambut Althea mendadak menoleh. "Leonel, sudah pulang? Eh, ada Aira," sapa Mami Aulia sembari berjalan mendekat dengan senyum lembut yang terbit di sudut bibirnya.

​Leonel dan Aira bergantian menyalimi punggung tangan wanita itu. Aira tersenyum canggung. Jujur, ini memang pertama kalinya ia bertamu secara resmi, namun bukan kali pertama ia melihat sosok Aulia. Sejak kecil, Aira sering sekali mengintil Oma Alisia pergi arisan dan di sanalah ia beberapa kali melihat Mami Aulia yang selalu tampak anggun.

​"Halo, Tante," sapa Aira dengan nada ragu.

​"Panggil Mami," bisik Leonel tepat di telinganya. Hal itu membuat Aira melirik tajam ke arah cowok itu sekilas sebelum kembali melempar senyum manis pada Aulia.

​"Oh, ini Kak Aira?" Suara itu datang dari Arel, adik Leonel yang sejak tadi duduk di depan televisi bermain gim. Ia kini berdiri untuk menyapa, disusul oleh Althea yang juga ikut mendekat.

​"Aira katanya mau coba masakan Mami," celetuk Leonel tiba-tiba.

​"Mana ada aku bilang begitu, sia— El!" Nyaris saja Aira mengatai cowok itu dengan sebutan andalannya. Namun, melihat wanita cantik dan anggun berdiri tepat di hadapannya, Aira terpaksa menelan kembali kata-kata pedas itu. Ujungnya, kalimat itu terdengar sangat amat lembut di telinga Leonel, membuat pria itu harus sekuat tenaga menahan tawa melihat penderitaan Aira.

Aira berkenalan dengan Arel dan Althea yang tampak jauh lebih mengenalnya dibandingkan ukuran orang yang baru pertama kali bertemu. Tatapan penuh arti dari adik-adik Leonel itu membuat Aira semakin salah tingkah.

​"Kebetulan Mami baru saja masak banyak. Kita makan bersama-sama ya, Sayang. Ayo!" Dengan antusias, Mami Aulia menarik tangan Aira dari sisi Leonel dan membimbingnya langsung menuju meja makan.

​"Oh iya, Kak Aya ada bawa pelmen tidak?" celetuk Celia yang masih setia mengekor di belakang mereka.

​Aira menunduk dan tersenyum manis. "Ada, kamu mau permen apa?" tanyanya sambil merogoh saku seragamnya. Namun, ia tidak menemukan apa pun di sana. Ia kemudian beralih merogoh saku roknya, tetapi hasilnya tetap nihil. Hal itu seketika membuat Aira merasa malu sendiri.

​"Ah, tasku ketinggalan," gumamnya pelan. Ia baru teringat bahwa ia datang tadi tanpa membawa apa-apa karena tas sekolahnya masih tertinggal di dalam mobil yang dibawa oleh teman-temannya.

​Leonel yang memperhatikan dari belakang terkekeh rendah. Ia melangkah maju mengikuti mereka, lalu merogoh sakunya sendiri untuk memberikan sebutir permen kepada Celia.

​"Tidak baik memalak tamu, Cel!" ujar Leonel pada adik kecilnya itu sembari melirik Aira dengan tatapan menggoda.

.

.

.

Meja makan panjang itu terasa sangat ramai. Aira duduk manis di sebelah Mami Aulia. Di sekelilingnya ada Althea, Arel, dan Celia, sementara Leonel duduk di posisi paling ujung. Pria itu mendengus kasar. Niatnya membawa Aira ke sini agar bisa menghabiskan waktu lebih dekat ternyata salah besar.

​Mendadak Aira seolah dikuasai oleh mereka semua. Hal itu terasa sama saja baginya. Setelah tadi ia bersusah payah mencari cara untuk memisahkan gadis itu dari teman-temannya, sekarang situasinya malah makin menjadi-jadi. Makanan yang ia kunyah pun mendadak terasa hambar. Leonel merasa seperti orang asing di rumahnya sendiri karena perhatian semua orang tertuju pada Aira.

​Anehnya, Aira terlihat sangat berbeda. Ia mendadak menjadi sosok yang sangat anggun di depan keluarganya. Caranya memasukkan makanan ke mulut, caranya duduk, hingga caranya memegang sendok terlihat sangat tertata. Sungguh bukan Aira yang selalu blak-blakan dan cuek jika sedang bersamanya di kantin sekolah.

​Sial, batin Leonel merutuk. Melihat Aira yang sedang berpura-pura santun seperti itu ternyata jauh lebih lucu dan menggemaskan di matanya.

​"Oh iya, Sayang. Leonel di sekolah bagaimana?" tanya Mami Aulia sembari melirik putranya dengan penuh rasa ingin tahu.

​Aira pun ikut-ikutan menoleh ke arah Leonel. Spontan, pria itu merapikan posisi duduknya. Ditatap oleh dua wanita cantik sekaligus seperti itu rupanya sanggup membuat Leonel sedikit salah tingkah, meskipun ia berusaha menjaga ekspresi wajahnya agar tetap sedatar mungkin.

​"Jangan tanya begitu, Mi. Dilihat dari ekspresinya saja sudah bisa ditebak Abang di sekolah bagaimana. Pasti sangat datar dan cuek," celetuk Arel yang menjawab. Padahal, wajahnya masih fokus menatap piring makannya sendiri.

​"Aku hanya penasaran. Kak Aira di sekolah pasti banyak sekali cowok yang mengejar, ya? Secara, Kakak cantik banget begini. Aku kalau sudah dewasa nanti boleh ya, Kak, ikut mengejar?" ujar Arel sambil mengedipkan sebelah matanya ke arah Aira.

​Plak!

​Satu tabokan gemas dari Mami Aulia langsung mendarat di lengan Arel. Sementara itu, Leonel yang sedari tadi menahan jengkel karena merasa terabaikan mendadak menyahut pendek.

​"Bagus!" ujar Leonel tanpa sadar.

"Jawab dulu, Ra. Aku di sekolah bagaimana?" tanya Leonel yang sejak tadi masih setia menunggu jawaban Aira yang tidak kunjung terdengar. Ia seolah ingin mendapatkan validasi di depan maminya.

​"Dih, ingin sekali dijawab. Oh iya, Kak, aku dengar kemarin-kemarin ada yang merasa kepanasan karena di sekolah itu ada murid baru yang sangat tampan. Hal itu membuat seseorang galau sepanjang sore sampai malam di dalam kamarnya," tanya Arel lagi dengan nada mengejek yang sangat kental.

​Mendengar itu, pertahanan anggun Aira sedikit goyah karena rasa penasaran yang mendadak memuncak. "Oh, iya? Kok kamu tahu kalau ada murid baru?" jawab Aira dengan nada yang sangat antusias.

​"Tahu dong, Kak. Aku orangnya sangat update kalau soal informasi seperti itu," ujar Arel sambil sedikit menyombongkan diri dan melirik kakaknya yang wajahnya mulai berubah semakin keruh.

​"Tapi pertanyaan Mami belum kamu jawab," ketus Leonel akhirnya, berusaha mengembalikan wibawanya yang mulai terkikis.

​"Ah, iya," jawab Aira dengan senyum kikuk. Hal itu membuat Leonel kembali memasang wajah serius sembari menatap dalam ke arah gadis itu, menanti jawaban yang memuaskan.

​"Leonel di sekolah itu seperti tembok, Mi. Tidak banyak bicara dan sangat datar. Tapi Aira tidak tahu kalau di dalam kelasnya bagaimana, karena kami tidak sekelas," jawab Aira jujur. Jawaban itu sangat tidak sesuai dengan harapan Leonel, hingga membuat ekspresi cowok itu mendadak berubah masam.

​"Tuh, kan! Sudah benar aku yang jawab tadi," sahut Arel penuh kemenangan karena dugaannya selaras dengan jawaban Aira.

​"Tapi di rumah, suaminya Kak Aya nakal, loh! Suka belantakin lambut Celia," lapor Celia tiba-tiba, makin menambah daftar panjang aib Leonel di depan Aira.

​"Iya, Kak. Tapi Kakak harus tahu, di kamar Kak Leonel itu foto Kak Aira terpaj—"

​"Thea! Sudah, jangan banyak diajak bicara. Ayo balik ke ruang tengah!" potong Leonel cepat.

​Ia tidak membiarkan adiknya menyelesaikan kalimat keramat itu. Leonel segera bergegas bangkit dari meja makan dengan wajah yang sudah memerah menahan malu. "Aku naik ke atas dulu mau ganti baju, setelah itu aku antar Aira pulang!"

​Tanpa menunggu balasan dari siapa pun, Leonel langsung melangkah seribu meninggalkan meja makan, meninggalkan Aira yang terpaku dengan jantung yang mulai berdegup tidak karuan mendengar soal foto tadi

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
astaga posesipnyaaaaa😑
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cih dadynya egois😑
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Betul kak🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wlekkeke ayok mulai rajin up lagi 🫣 pesan dari outhor yg lbh lama gk up🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 🤣🤣Emang kepala akhir2 ini agak2, mana mau baca sebelah belum up lagi😭
total 1 replies
syiidaa
pliss lanjutt thorr🙏
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wah kiw kiw malu mlau🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieee ketemu camer kiw kiw/Slight//Slight/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
healah gadis ajaib😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieeee gunung es meleleh😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kebalek ege😭
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 🤣🤣🤣Takutnya nanti Leonel hamil benaran
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
bagus kemasan air minum mmg harusnya di buang menyebalkan/Left Bah!/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
aaaaa aku maluuuu🫣🫣🫣🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
dih gengsi🤣🤣🤣🤣 noh marai cleo dih kesel dasar merk air minum😑
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Kalau kata Anya: Malu Aqua😭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
jiakkkkk jmkangen sma pembuat onar🤧🤧🤧🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kamu terlalu lama leonel harusnya kl. km mmg suka sama aira jangan belagak gk suka😑 skrg aira ada yg ngejar kmnya cembukur😑
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ah lambat🤣
total 6 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieee kalah cepat cieee🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya aku bingung kaynaya berangkat dluan thu leonel kok tiba tiba aldaren yg sampe dluan🙄🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wahhh??😱😱😱 bapak negra leonel malu???? 🫣🫣🫣🫣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya sih😭😭😭😭😑
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kannnn😭😭😭😭😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
plis gk sanggup baca lanjutannya tkt bgt aku yg baca aku juga yg malu😭😭😭😭🤧
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 😭😭Apalagi aku, malu banget kak🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
gpp thor tpi hari ini tipel ya🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih othor gk asik😑🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
eh visi misi mengejar leonel? 😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: shok aku
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!