NovelToon NovelToon
Tabib Kecil Kesayangan Raja Pengasingan

Tabib Kecil Kesayangan Raja Pengasingan

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Reinkarnasi / Dokter Genius / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:412.8k
Nilai: 5
Nama Author: `AzizahNur`

Di dunia modern, Chen Lian Hua adalah seorang medikus lapangan militer yang terkenal cepat, tegas, dan jarang sekali gagal menyelamatkan nyawa. Saat menjalankan misi kemanusiaan di daerah konflik bersenjata, ia terjebak di tengah baku tembak ketika berusaha menyelamatkan anak-anak dari reruntuhan. Meski tertembak dan kehilangan banyak darah, dia tetap melindungi pasiennya sampai detik terakhir. Saat nyawanya meredup, ia hanya berharap satu hal

"Seandainya aku punya waktu lebih banyak… aku akan menyelamatkan lebih banyak orang."

Ketika membuka mata, ia sudah berada di tubuh seorang putri bangsawan di kekaisaran kuno, seorang perempuan yang baru saja menjadi pusat skandal besar. Tunangannya berselingkuh dengan tunangan orang lain, dan demi menjaga kehormatan keluarga bangsawan serta meredam gosip yang memalukan kekaisaran, ia dipaksa menikah dengan Raja yang diasingkan, putra kaisar yang selama ini dipandang rendah oleh keluarganya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon `AzizahNur`, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 30 : Kau benar-benar tidak tahu diri

Malam itu, Lian Hua dipanggil oleh Lei Feng. Katanya, Wei Ming menolak semua makanan yang disajikan. Setiap hidangan yang dibawa pelayan hanya berakhir diusir keluar tanpa satu pun disentuh.

Ketika Lian Hua tiba di aula, ia mendapati suasana yang cukup kacau. Suara keras Wei Ming bergema, memerintahkan pelayan untuk menyingkirkan nampan penuh makanan. “Buang itu! Aku tidak suka!” teriaknya sambil memukul meja di samping ranjang.

Pelayan hanya bisa menunduk, bingung harus berbuat apa. Xueli yang sejak tadi berada di sisi tempat tidur menatap lelah, lalu berkata dengan nada sabar, “Kau sudah meminta begitu banyak jenis makanan malam ini, tapi tidak ada satu pun yang kau sentuh.”

Wei Ming hanya semakin keras kepala. “Aku bilang ganti! Bawa yang lain!”

Langkah tenang terdengar ketika Lian Hua masuk. Rui An yang melihatnya segera berlari kecil, menempel di sisinya. Kepala serigala itu menyentuh kakinya, mengikuti langkahnya seolah seekor penjaga setia.

Pemandangan itu membuat Wei Ming terdiam sejenak. Sorot matanya tajam, lalu bibirnya menyungging senyum sinis. “Ilmu hitam apa yang kau gunakan sampai Rui An tidak mencabikmu? Bukankah seharusnya dia menggigitmu habis-habisan?”

Nada suaranya menusuk, penuh ketidaksukaan. Lian Hua hanya menarik napas pelan sebelum menjawab dengan tenang. “Kalau begitu… apakah Yang Mulia benar-benar berharap Rui An akan menggigitku?”

Wei Ming menatapnya tajam lalu mendengus kasar. “Mungkin aku berharap lebih dari sekadar gigitan.”

Lian Hua tidak menanggapi lebih jauh. Pandangannya beralih pada Xueli. “Aku dengar dari Lei Feng, kau melaporkan bahwa beliau menolak makan setelah meminta begitu banyak hidangan?”

Xueli hanya mengangguk. Ia menoleh ke meja besar di sisi aula, penuh dengan hidangan hangat yang masih mengepulkan uap. “Semuanya baru saja matang. Tapi tak ada satu pun yang beliau sentuh.”

Lian Hua mendekat. Aroma masakan memenuhi udara, begitu harum dan menggugah selera. Ia menoleh pada Wei Ming. “Kenapa kau tidak ingin menyentuhnya?”

Wei Ming menghela napas kasar, wajahnya berkerut. “Tidak enak. Aku tidak mau.”

Alis Lian Hua berkerut. Tanpa berkata-kata, ia mengambil sebuah piring, lalu menyendok sedikit lauk dari hidangan yang masih panas. Ia membawa piring itu ke sisi ranjang, kemudian mencicipinya sendiri di depan mata Wei Ming.

Rasa lembut makanan itu memenuhi lidahnya. Gurih dan harum, jauh lebih lezat dari perkiraannya. Ia menatap Wei Ming dengan sorot mata tak percaya. “Makanan ini enak. Di mana letak tidak enaknya?”

Wei Ming berpaling, mendengus dengan wajah merengut, seperti seorang anak kecil yang sedang merajuk.

Lian Hua menghela napas panjang. Tanpa berkata lagi, ia duduk di kursi kosong di samping ranjang, lalu dengan tenang menyuap makanan itu ke mulutnya sendiri.

“Kalau kau tidak ingin makan…” ujarnya sambil menikmati suapan berikutnya, “…biar aku saja yang menghabiskannya.”

Wei Ming mengerutkan keningnya saat melihat Lian Hua yang malah memakan makanan itu. Bahkan pelayan dan pengawal istana yang berada di sana sampai terkejut melihatnya.

Wei Ming menatap Lian Hua dengan kesal, nada suaranya menajam ketika bertanya, “Apa yang kau lakukan? Kenapa malah kau memakannya?”

Lian Hua mengangkat alisnya ringan, seolah tak peduli dengan tatapan semua orang. Dengan santai ia menjawab, “Tadi kau bilang makanan ini tidak enak dan ingin membuangnya, bukan? Sayang sekali jika harus dibuang. Jadi… biar aku saja yang memakannya.”

Wei Ming menggeram, suaranya sarat dengan amarah yang tertahan. Tatapannya menusuk tajam ke arah Lian Hua. “Kau benar-benar gadis yang tidak tahu diri.”

1
Amey Sumaidah
sangat seru aku suka😍😍
evelyn fred
ceritanya sangat bagus
Khoerun Nisa
ah Lin Hua kmu hnya bisa ngmng doang nyatanya kau lemah tidk punya kekuatan apapun
Khoerun Nisa
aneh sejauh ini linhua tidk memperlihatkan kekuatan bela dirinya knp jdi lemah bgtu mmbacanya jdi kesel hnya bisa bicara
Khoerun Nisa
GK sesuai di chapcher pertama tor kenyataan nya lemah pantesan mati dihianati baru lawan satu aja udh sekarat anehkn
Khoerun Nisa
ku pikir Lin Hua akn jago karna dia seorng dri militer
Khoerun Nisa
untung yg brhianat juga ikut mati biasanya kn di novel lain bgtu STLH mmbunuh peran utama lalu bangun di tubuh yg Laen musuhnya ttp hidup di dunia nya
Suzanne Shine Cha
hemmm knpa smuanya lemahhh🙄🙄🙄
Suzanne Shine Cha
ntah lah baca seru ya seruu alurnya lambatt selambat keong MC lemah betulllllll 🤔🤔🤬🤬🙄🙄🙈🙈🥱🥱😵‍💫😵‍💫😵‍💫
Sisilia Hernianti
masah berhubungan d bwah pohon..kaya pelacur saja
Sisilia Hernianti
tandu it pake angkat berapa orang atau semcam roda
Sisilia Hernianti
bingung ceritax
yetiku86
Hai kak Azizah salam kenal 🤗
perdana neh aku baca karyamu. sepertinya sangat menarik. 😊
yetiku86
maturnuwun Thor 🙏🙏🙏 karya yg begitu apik 🤩🤩🤩
semoga tambah sukses dan sehat selalu🤲
yetiku86
kereeeen 👍👍👍👍😍😍😍
yetiku86
sesama monster jangan saling bertengkar dong 😅
yetiku86
EH....??? dah ada bocil aja neh 😍
yetiku86
wow... luar biasa 😯
yetiku86
apa????? 😱
Ana Kurniawan
aq masih mencerna, pelayan tapi bisa menghukum permaisurinya. bahkan di siksa...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!