NovelToon NovelToon
Hantu Kebun Jagung

Hantu Kebun Jagung

Status: tamat
Genre:Iblis / Horor / Hantu / Tamat
Popularitas:364.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kebun jagung milik Bu Sarah selalu berbuah lebat setiap saat, dengan luas yang begitu luar biasa sehingga bila tidak tau jalan maka akan tersesat di dalam sana.

Namun kabar yang beredar mengatakan bahwa kebun jagung itu memang meminta tumbal nyawa manusia, kebun milik janda cantik itu memang sudah di jauhi oleh para warga karena Mereka sangat takut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Darah naga

"Ma, Clara sudah tidak sanggup menahan rasa sakit pada bagian perut." Bintari datang tergesa-gesa sambil membawa Clara.

"Duduk dulu, apa rasa sakit yang kau alami semakin parah sekarang?" Purnama segera menyambut tamu dia kali ini.

"Clara terus saja merasakan pendarahan dan dia tidak bisa menghalau rasa sakit yang datang." ujar Bintari.

Wajah Clara saat ini memang begitu pucat dan seolah kehabisan darah segar, ini bila tidak segera di hentikan maka bisa saja nyawa Clara melayang. untung Clara masih kepikiran untuk mendatangi Bintari, dan dari sana maka Bintari segera membawa ke rumah Purnama agar bantuan datang kepada Clara saat ini.

Sebab Bintari juga tidak tahu harus menolong dengan cara apa, sehingga dia memilih untuk membawa ke rumah Purnama secepat mungkin. sebab pikiran Bintari tentu saja akan langsung mengarah kepada wanita itu, saya juga mengerti bagaimana tabiat sang mertua sehingga pilihan terbaik adalah membawa ke rumah Purnama agar segera mendapat obat di sana.

Melihat wajah Clara yang pucat seperti itu maka siapa saja pasti akan ketakutan dan merasa merinding, ini bila tidak segera diobati maka Clara memang bisa meninggal dunia. padahal kemarin Kiara juga sudah sempat menemui Clara untuk memberikan sedikit pagar, namun ternyata efek dari perbuatan iblis itu sudah merasuk di dalam tubuh gadis ini.

Kiara sudah menegaskan bahwa tidak ada kehamilan di dalam diri Clara, sebab bila dia sampai mengandung maka Clara jelas tidak akan mengalami pendarahan seperti saat ini. tapi karena dia mengalami pendarahan maka resiko lain harus dia tanggung juga sekarang, tak segera di hentikan maka nyawa yang akan melayang.

Ini memang tidak ada bayi di dalam rahim dia namun Clara juga harus merasakan resiko yang lain, Gun adalah harapan satu-satunya untuk mengobati Clara agar dia jangan sampai meninggal dunia, sebab Purnama saja sudah bisa tahu bahwa nyawa Clara tidak akan panjang bila dia terus mengalami pendarahan seperti ini.

"Makan ini, sekali telan saja." Gun memberikan buah merah sebesar jempol tangan.

"Cepat makan, kau harus bisa menelan nya ya." Bintari memegangi tangan Clara.

"Iya." Clara mengangguk pelan karena saat ini dia seperti kehilangan tenaga.

"Astaga, dia sudah sampai separah ini." Gun juga terlihat panik melihat Clara.

Clara yang mengambil benda merah dari tangan Gun segera menelan barang tersebut, namun ternyata itu terasa begitu amis sehingga Clara akan muntah ketika barang tersebut sampai di tenggorokan. Gun dapat menangkap mulut gadis ini agar dia jangan memuntahkan barang tersebut, sebab tidak mudah juga untuk mendapatkan barang itu sebagai obat yang manjur.

"Kau jangan membuang cuma-cuma barang yang telah aku dapatkan!" Gun berkata dengan serius.

"Pakai air putih lah, Gun." Purnama memberikan segelas air kepada Clara.

"Tidak, jangan campur dengan apa saja karena ini harus murni dari darah naga itu sendiri." tolak Gun.

"Apa?!" Clara tentu saja semakin kaget setelah mengetahui bahwa itu darah dari hewan.

"Kau tidak usah banyak protes karena itu hanya obat yang mempan, dari pada kau mati maka lebih baik telan saja darah naga itu." tegas Gun.

"Ih pantas saja dia bilang terasa sangat amis ya." Bintari saja merasa mual membayangkan darah tersebut.

"Amis sekali, ah ini bergejolak dalam perut." Clara kebingungan sendiri merasakan sesuatu yang mendesak di dalam sana.

"Kau harus menemukan pendonor darah yang tepat, hanya darah naga itu yang bisa memberikan seluruh darah yang telah hilang." jelas Gun serius sekali.

"Tapi apa memang tidak masalah kalau menelan darah hewan?" Kiara juga tampak bimbang.

Bintari yang mendengar pertanyaan Kiara tentu saja menjadi tambah tidak karuan, Kiara yang biasanya terlihat cuek saja terlihat juga begitu jijik. jadi jelas ini keputusan yang agak kontroversial telah di ambil oleh tabib mereka, negara yang melihat ekspresi mereka semua menjadi bingung harus bersikap bagaimana sekarang karena dia yang telah menelan darah bulat itu.

"Kenapa kalian saja terlihat begitu bingung dengan keputusan yang sudah dia ambil?" Clara bertanya serius kepada Bintari dan juga Kiara.

"Ya karena kami juga tidak tahu bahwa dia memiliki darah naga dan menyuruh kau menelan itu." jujur Kiara.

"Hei ayo lah, aku tidak melakukan kejahatan di sini." Gun agak kesal dengan respon mereka semua.

"Sudah, tidak perlu debat tentang hal itu karena Gun dengan baik hati memberikan obat untuk Clara." Purnama menghentikan perdebatan mereka.

"Astaga, ini kenapa sangat sulit sekali dan kenapa aku harus memakan darah hewan." keluh Clara pelan karena takut menyinggung banyak pihak.

"Sudah lah, itu juga sudah kau telan sehingga sekarang pendarahan yang kau alami akan segera berhenti." bujuk Bintari.

"Ya rasa amis yang aku rasakan juga sudah tidak ada lagi." Clara mengangguk setuju karena dia perlu berterima kasih kepada tabib milik Purnama ini.

"Tinggal terima saja begitu masih saja banyak protes." Gun menggerutu.

Bintari memberi kode kepada Clara agar dia mengangguk saja dan mendengarkan apa yang tabib ini katakan, jadi tadi memang mereka terkesan tidak tahu terima kasih walau telah di tolong oleh Gun, Kiara menahan tawa ketika melihat wajah Gun yang berubah terlihat sangat kesal karena Clara dan yang lain tidak terima.

"Apa iblis yang pernah kau temui itu datang kembali?" Purnama langsung bertanya kepada Clara terlebih dahulu.

"Tidak, aku tidak melihat secara langsung tapi aku bisa merasakan kehadiran dia." jawab Clara.

"Dia tidak akan pernah melepaskan dirimu karena kau dianggap sebagai istri." jelas Purnama.

"Apa!" Clara kaget sekali mendengar hal itu.

Benar apa yang di katakan oleh Purnama bahwa iblis yang ada di dalam rumah Bu Sarah telah menganggap Clara sebagai istri, karena mereka telah melewati malam bersama dan saat ini clar harus menderita karena tubuh manusia tidak akan pernah bisa menerima benda asing lain yang tidak pernah mereka rasakan sebelum ini.

"Usahakan nanti malam ketika kau akan tidur maka berwudhu terlebih dahulu." Purnama memberi pesan kepada Clara.

"Aku ingin minta tolong agar Mbak Purnama mengungkap semua masalah yang ada di rumah Ibu." pinta Clara serius.

"Kami sedang berusaha untuk mengupayakan itu semua, jadi untuk sementara ini kau tolong bersabar dan jangan menunjukkan gelagat aneh di hadapan Bu Sarah." pesan Purnama.

Clara mengangguk paham apa yang telah di katakan oleh Purnama ini, nanti bila dia bersikap seolah ingin membangkang maka yang ada Bu Sarah akan curiga, lalu Purnama gagal mengetahui apa yang telah terjadi di kebun jagung milik wanita itu.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komentar nya ya.

1
Raden
bener2 lemes tuh mulut si iblis, make ngatain mba pur bodoh
Raden
ketau an deh si iblis jagung, calon di buli neeh nanti sama ratu maharani🤭
MamAnda
awal cerita langsung korban tumbal 2
Adek kakak ular pun kena kibul Bu Sarah, makin ke sini musuhnya makin munafik 😁
Elsa Devika
seperti biasa LUARBINASA eeeh LUARBIASA ✌🏻
Dewi
Makasih buat kryamu thor sllu trbaik
Dewi
Alhamdulillah akhirnya slesai dgn gun brhsil dpt telur yasmin bisa kalahin iblis tanah wlau hrus trluka
Dewi
Untg skli yasmin dtang klo gk alah jalak kmu bisa musnah
Dewi
mantapp yasmin bekukan tngan stu nya jg biar patah sklian
Dewi
Alah mlah da kaka ny pula iblis tanah
Dewi
Jalak knpa gk kau pgengan sm pohon yg jaga ayam hitam kn tuh pohon kuat hehe
Dewi
Eh pnsran jg deh nnti di buat crta ny dong thor kisah ccu kakek brjgut putih itu hehe
Dewi
Smga bpk tua nya baik ya gk srkah wlau gun tabib stdkny sling bntu lbh baik
Dewi
Nah kan 🤣🤣🤣jalak stres psti ini
Dewi
Alah" malah gun lgsg di telan sm tuh pohon 😅😅gimna nih tpi kyk ny nnti gun ttep slma gk mgkn gun masnah krn gun hnya satu2 nya tabib mb pur
Dewi
smoga aja nnti jalak bisa lindungi gun dan dia gk emosi🤣🤣 gk kbyang klo jalak nnti mrah" sm gun 😅
Dewi
Alah" arini knpa gk mnjlskan saja sm jalak dlu stdkny jalak biar ngjak yg lain jg jdi gk cumn sm gun
Dewi
Untg ya kitab di temukan maharani dan yasmin emng bhya bgt klo smpe ktemu org lain
Dewi
Sabar ya clara kdg hidup memng di luar kendali kita krn memng tkdir hnya Allah yg tau
Dewi
Alah" si asep bucin sm bu sarah 🤦‍♀️nsibmu to sep" smpe knytaan dpn mata pun gk percaya
Dewi
Klo yg pd usil bner ancam aja gantian gun gk di obtin mreka biar pd kpok 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!