NovelToon NovelToon
Matahari Sang Iblis

Matahari Sang Iblis

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Crazy Rich/Konglomerat / Fantasi / Tamat
Popularitas:105.4k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

Terlahir kembali sebagai Lyra Clarissa Wijaya, cucu tunggal dari keluarga terkaya di dunia, Lyra tidak tumbuh sebagai gadis manja yang lemah. Di balik kecantikannya yang tenang dan elegan, tersimpan jiwa seorang putri bangsawan Vampir dan kekuatan insting Alpha Serigala yang ia bawa dari kehidupan sebelumnya.

Xavier adalah pria paling berbahaya yang ditakuti dunia. Dia dingin, kejam, dan dikenal tidak punya perasaan, tiba-tiba hidupnya yang gelap mendadak jungkir balik. Pria yang tak pernah tunduk pada siapa pun ini, justru rela menyerahkan segalanya untuk gadis kecil nya.

"Mintalah nyawaku, Lyra. Mintalah seluruh dunia ku, asal jangan pernah palingkan matamu dariku, karena tanpamu, duniaku kembali menjadi gelap," bisik Xavier, berlutut di hadapan gadis itu tanpa memedulikan tatapan ngeri para bodyguard nya.

Lyra hanya tersenyum tipis, sebuah senyuman misterius yang membawa sisa-sisa keagungan masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IKATAN MASA LALU

Cih!

Xavier melepaskan tangan Clarissa dengan kasar, seolah wanita itu adalah sampah yang menempel di tangannya, dia mengambil sapu tangan dari saku jasnya, lalu mengusap telapak tangannya sendiri dengan ekspresi jijik.

"Simon," panggil Xavier datar.

Simon yang berdiri di kegelapan sudut ruangan langsung maju.

"Iya, Tuan?" jawab Simon, cepat.

"Bawa dia keluar! Dan mulai detik ini, batalkan semua pertemuan dengan ayahnya! Jika dia berani muncul lagi di depan mata ku, kau tahu apa yang harus dilakukan," perintah Xavier tanpa emosi.

"Baik, Tuan!" jawab Simon segera memberi isyarat pada anak buahnya untuk menyeret Marissa yang terus menangis memohon ampun.

"XAVIER TIDAK JANGAN LAKUKAN ITU!"

"AKU JANJI TIDAK AKAN MENGANGGU MU LAGI!"

"LEPASKAN! XAVIER AKU MINTA MAAF!"

Simon terus menyeret Marissa keluar, tanpa menghiraukan teriakan wanita itu.

Sementara Xavier kembali bersandar, pria itu mengepalkan tangannya kuat, dan menghela napas nya kasar.

Pikirannya kembali ke Lyra, gadis yang sudah lama dia tunggu.

Lyra adalah Permata! Lyra adalah jiwa suci! Dan Lyra adalah separuh jiwanya yang hilang.

"Dunia ini terlalu kotor untukmu, permataku," gumam Xavier pelan.

"Tapi dalam tiga hari, aku akan membawamu ke tempat di mana tidak ada satu pun sampah yang bisa menyentuhmu," gumam Xavier lagi.

Xavier berdiri, melempar sapu tangan yang dia gunakan tadi ke atas meja, lalu melangkah keluar dari klub di ikuti puluhan bodyguard di belakang nya.

Sementara itu, Lyra baru saja terlelap dalam tidurnya.

Dalam kegelapan itu, Lyra melihat memori yang bukan miliknya, atau mungkin, memori yang selama ini terkunci rapat di sel terkecil jiwanya.

"Ini dimana?" tanya Lyra, melihat ke sekelilingnya.

Lyra berada sebuah kastil tua yang dikelilingi hutan pinus yang membeku oleh salju abadi.

Di sana, dia mencium aroma darah yang manis sekaligus bau tanah yang kuat, perpaduan antara kemegahan kaum vampir dan kekuatan liar bangsa serigala.

Deg

Jantung Lyra tiba-tiba berdegup kencang, saat melihat pemandangan di depannya.

Dia melihat sosok pria gagah dengan mata emas yang hangat namun penuh duka, dan seorang wanita cantik dengan kulit seputih susu yang memancarkan aura cahaya.

Mereka berdua sedang menangis, mendekap sesosok bayi mungil di pelakunya.

Tes

Tanpa sadar air mata Lyra ikut menetes, melihat pemandangan menyakitkan itu.

"Ada apa dengan ku, kenapa hati ku rasanya sakit sekali," bisik Lyra, menyentuh dadanya.

"Siapa mereka? Dan dimana aku ini sekarang?" lanjut Lyra.

Dalam kehampaan itu, sebuah bayangan perak muncul, sosok pria muda yang matanya memancarkan keabadian.

"Aku akan mencari nya."

"Meski jiwanya harus melintasi waktu dan terlahir kembali dalam raga manusia yang rapuh, aku akan menemukannya. Dia adalah permataku, takdirku yang belum usai."

Suara itu bergema di antara kepingan salju yang jatuh.

Lyra tersentak bangun, napasnya tersengal-sengal, dan peluh dingin membanjiri keningnya, dia segera menyentuh dadanya yang terasa nyeri, bahkan bekas air mata di pipi nya masih ada.

"Apa itu tadi?" bisik Lyra, suaranya bergetar, hal yang sangat langka bagi seorang Lyra yang selalu tenang dan bisa mengontrol emosi nya.

Ingatan tentang bayi yang meninggal, tentang sosok pria dan wanita, serta janji pria bermata perak itu terasa begitu nyata.

"Xavier..." gumam Lyra.

"Kanapa ada Xavier di sana? Ada apa ini sebenarnya?" batin Lyra, dengan jantung yang masih berdegup kencang.

Lyra bangkit dari ranjang nya, berjalan ke arah jendela kamar nya, menatap langit malam.

Bayang-bayang yang dia lihat dalam mimpi nya tadi begitu nyata, bahkan rasa sakit nya saat melihat sepasang suami istri yang sedang menangisi bayi di pelukan mereka, masih terekam jelas.

Hawa dingin malam itu tidak mampu mendinginkan gejolak aneh yang merayap di dadanya.

Pikirannya kacau, memutar ulang adegan kastil salju itu seperti kaset rusak.

"Kenapa wajah pria bermata perak itu sangat mirip dengan Xavier?" gumam Lyra pelan, jemarinya menyentuh kaca jendela yang berembun.

Baru saja dia ingin menenangkan diri, pintu kamarnya diketuk pelan.

Tok

Tok

Tok

"Permisi Non, bibi izin masuk ya," ucap suara dari balik pintu kamar Lyra.

Ceklekk

Sosok Bibi Ha, pengasuh Lyra dari kecil muncul dengan raut wajah khawatir sambil membawa segelas coklat hangat.

"Non Lyra? Belum tidur? Bibi dengar suara Non tadi seperti sedang mengigau," tanya Bibi Han lembut, meletakkan gelas itu di atas nakas.

Lyra menoleh, mencoba memaksakan senyum tipis agar wanita tua itu tidak cemas.

"Hanya mimpi buruk sedikit, Bi. Bukan masalah besar," jawab Lyra, tenang.

"Mimpi buruk tapi sampai keringat dingin begini?" tanya Bibi Han mendekat, mengusap bahu Lyra.

"Wajah Non pucat sekali. Apa mau Bibi temani sampai tidur lagi?" tanya Bibi Han, khwatir.

Lyra menggeleng pelan, lalu berjalan ke kembali tempat tidur nya nya, dan duduk di tepi ranjang.

"Tidak perlu, Bi," jawab Lyra, pelan.

"Hanya saja... Bi, boleh aku tanya sesuatu?" tanya Lyra, ragu.

"Tanya apa, Non? Kalau Bibi tahu, pasti Bibi jawab," jawab Bibi Han tulus.

"Apa Bibi percaya kalau manusia itu punya masa lalu? Maksudku kehidupan sebelum kita lahir?" tanya Lyra, matanya menatap kosong ke arah lantai.

Bibi Han terdiam sejenak, tampak berpikir, wanita tua itu takut salah bicara.

"Wah, itu pertanyaan berat ya, tapi kata orang tua zaman dulu, jiwa itu abadi. Raga bisa berganti, tapi ikatan batin biasanya tetap tertinggal," ucap Bibi Han, lembut.

"Memangnya kenapa, Non? Apa ini ada hubungannya dengan mimpi tadi?" tanya Bibi Han, menatap Lyra.

"Aku melihat kastil, salju, dan kematian..." bisik Lyra, suaranya nyaris hilang.

"Rasanya sangat nyata, Bi, seolah-olah aku benar-benar ada di sana dan merasakan kehilangan yang luar biasa," lanjut Lyra, mengingat mimpi nya tadi.

Hah....

Bibi Han menghela napas panjang, dia menggenggam tangan Lyra yang terasa dingin.

"Mungkin itu cuma bunga tidur karena Non sedang kelelahan. Minum dulu coklat panas nya, biar hatinya tenang," ucap Bibi Han, lembut.

Lyra menyesap coklat panas itu, namun rasa hangatnya tidak sampai ke hatinya yang masih terasa nyeri.

"Bi, kalau ada seseorang yang sangat terobsesi pada kita, padahal kita baru mengenalnya... apa mungkin itu karena janji di masa lalu?" tanya Lyra, pelan.

"Dunia ini penuh misteri, Non. Ada orang yang bertemu sekali tapi rasanya seperti sudah kenal ribuan tahun. Itu yang namanya jodoh, atau mungkin hutang rasa yang belum lunas," jawab Bibi Han tersenyum penuh arti.

"Hutang rasa ya?" batin Lyra, mengulang perkataan Bibi Han.

"Tidak perlu terlalu di pikirkan Non, apa perlu Saya bangunkan Nyonya dan Tuan?" tawar Bibi Han, khawatir melihat kegelisahan Nona Muda nya.

1
Milah Milah
Sosok pria gagah dan perempuan berkulit putih yg memeluk bayinya pasti Leo dan Jasmin, ortu Lyra
Milah Milah: eeeh salah bukan Leo dan Jasmin, tp Leo dan Aurora
total 1 replies
Milah Milah
Mungkinkah Xavier itu Maxime ya Thor?
Ayu Oktaviani
pokok nya bagus² semua karya mu thor ,semangat trus ya
IG : hofi03_skrniii: terimakasih kak, jangan lupa mampir di karya terbaru author yaaa 🤍
total 1 replies
zylla
gercep sekali 🤣🤣🤣
zylla
mata perak itu vampir atau serigala nih? 🤔
kaylla salsabella
otw thor😍😍😍
IG : hofi03_skrniii: gasssss💃🏻
total 1 replies
kaylla salsabella
terimakasih untuk karya mu thor😍😍😍
IG : hofi03_skrniii: kembali kasih sayanggg🤍
total 1 replies
kaylla salsabella
wah.... kok udah tamat...
IG : hofi03_skrniii: yu main ke karya terbaru author beb, Belenggu Kasih Kaisar Tirani"
total 1 replies
kaylla salsabella
selamat ya Xavier dan Lyra😍😍😍😍
kaylla salsabella
semangat Lyra
Muft Smoker
kak koq gx nunggu serigala kecil ny muncul dlu siih ,,
apa muncul di cerita yg lain kak ,,
dtggu yx kak😁😁😁😁
IG : hofi03_skrniii: terimakasih kakak cantik, yu main ke karya terbaru author " Belenggu Kasih Kaisar Tirani"
total 1 replies
Muft Smoker
serigala kecil mau debut ,, hati2 Xavier ,, saingan muu udh hadiiir ,, 🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Muft Smoker
waah Xavier kecil mau debut niih😁😁
Anandita Syifa Malika
semua karya kakak ini sangat bagus dengan penulisan yang rapi dan alur yang menarik
IG : hofi03_skrniii: terimakasih sayangggg 🤍
yu intip karya terbaru author "Belenggu Kasih Kaisar Tirani"
total 1 replies
Eka Putri Handayani
kak kapan dibuat cerita tentang olivier kak?
Eka Putri Handayani: mksh kak, iya sih xavier itu olivier tp penasaran aja hidup dia dlu kya apa gtu
total 2 replies
Yunita Widiastuti
thor anake lanang po wedok po trepel ...
IG : hofi03_skrniii: request cewek or cowok?
total 1 replies
💞DARRA💞💖
udah otw td pagi😍
IG : hofi03_skrniii: terimakasih sayangggg 🤍
total 1 replies
Tiara Bella
Gassssss .....😍
IG : hofi03_skrniii: goooo🕊️🤍
total 1 replies
💞DARRA💞💖
bonchap kak❤️
Tiara Bella
ehhh udh tamat aja....gpp dah drpd panjang².....
IG : hofi03_skrniii: ganti suasana baru kak😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!