NovelToon NovelToon
Twin'S R Bar Bar

Twin'S R Bar Bar

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Idola sekolah / Romansa Fantasi
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Queenvyy27

Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rania Ketakutan

Broommmm

Brooom

Motor Rani tepat berada di hadapan miko dan Risa.

" Miko lo nyetir yaaa buru!. " titah Rani menuruni motor hasil balapan nya itu.

Miko pun melirik ke arah Kenzo yang tengah melangkah bersama anak Black wolf.

" Ayok Miko buruan elah lama lo !. " rengek Rania.

" Lo sama gue aja, miko biar yang bawa motor. " ucap Kenzo tiba tiba.

" Ya udah, tapiii gue mau nitip motor ini dulu yaaa kan gak mungkin gue bawa balik tuh motor. "

" Lah, kan ini motor lo." ucap Lino.

" Udah pokok nya gue titip tuh motor dulu sama lo semua! Kalau udah waktu nya gue ambil."

" Lo bawa ke basecamp aja ko.." titah kenzo miko pun mengangguk.

" Yok zo berangkat Ngantuk gue"

" Pin pin buruan. " teriak Risa ketika Calvin tengah mengobrol agak jauh dari mereka namun masih bisa terpantau.

Calvin pun melangkah menuju motor nya guna untuk mengantarkan gadis itu pulang.

Broooommmm

Semua motor satu persatu telah meninggalkan arena balap Begitu pun dengan Kenzo dan Calvin melajukan motor nya dengan pelan Karena gadis kembar itu tengah memeluk pengemudi nya dengan mata terpejam.

Brooooom

Brooommm

Kini mereka telah sampai di kediaman si kembar.

" Sha... Sampai sha.." ucap Calvin sambil menepuk lengan Rania namun tak ada pergerakan sama sekali.

" Ra... Udah sampai. " berbeda dengan Raisa yang susah untuk di bangunkan, justru Rania sangat mudah di bangunkan.

" Eughh udah sampe yah?. " tanya nya dengan suara serak, dan segera menuruni motor.

" Hati hati. " ucap Kenzo melihat Rania berjalan dengan sedikit oleng.

" Bentar gue cek gerbang dulu. " tanpa aba aba Rania langsung memanjat dinding tembok yang tinggi, membuat kenzo dan Calvin yang melihat nya melongo takjub.

" Gue pikir tuh cewek ngecek gerbang kunci, Bisa bisa nya tuh cewek ngecek tapi manjat." ucap Calvin tak habis pikir.

" Ngapain di cek kalo dia aja bisa masuk ke dalem. " Kenzo pun ikut menimpali.

Bukk

Hap

Rani mendarat sempurna.

" Anterin kita ke hotel aja, tangga nya udah di masukin sama tukang kebun gue Lagian gue gak sanggup gendong si Riri buat manjat gerbang Oke lah, tapi gue gak bisa manjat balkon sambil gendong Riri. " ujar Rani.

" Bangunin aja adek lo. "

" Tuh anak kalo udah tidur bakal susah di bangunin, Dah lah yok cari hotel apa penginapan aja buat gue sama tuh bocah tidur Besok gue bolos santuy aja. "ucap Rani sambil menaiki motor Kenzo

Lagi lagi dua cowok itu menghela nafas berat dengan kelakuan rania.

Tin

Tinnn

Calvin mengklakson motor nya agar Kenzo yang berada di depan nya itu berhenti Dan yah kini kenzo pun menepikan motor nya dan menunggu Calvin menghampiri nya.

" Ke apartemen gue aja! Takut jatuh nih cewek! Dari tadi hotel penuh, jadi yang pasti aja di apartemen gue. " ucap Calvin.

" Okay ." ucap Rani Dan kini mereka melanjutkan perjalanan ke apartemen milik Calvin.

5 menit perjalanan kini mereka telah sampai di apartemen milik Calvin Dengan Calvin yang menggendong tubuh Risa berjalan lebih dulu dan di ikuti Kenzo Rani di belakang nya.

" Hufffttt ini apart lo vin?. "yang di jawab anggukan.

" Adek lo gue tidur kan di Kamar gue ya. " ucap Calvin sambil berlalu ke kamar nya untuk menidurkan Risa.

Kini di ruang tamu hanya ada Kenzo dan rani.

" Nih minum. " ucap Kenzo

" Lah kapan lo ambil nih minuman?. " kenzo pun langsung menunjukkan letak kulkas yang berada di samping televisi.

" Lah pantesan.. Thanks.." Rania pun menenggak nya.

" Kalo lo ngantuk masuk gih ke kamar Calvin tidur sama Risa. " titah Kenzo ketika melihat mata Rani memerah.

" Tar lah, oh iya lo pulang nya gimana? Di luar hujan deras."

" Neduh di sini dulu. " Rani pun mengangguk dan mengeluarkan ponsel nya.

" Mabar kuyy. "kenzo pun mengangguk dan mengeluarkan ponsel dari dalam saku jaketnya Beberapa menit kemudian..

Kini kedua nya telah selesai dengan ponsel nya, namun hingga detik ini belum ada tanda tanda Calvin menghampiri nya.

" Calvin mana sih, ngantuk gue! "

" Gue cek dulu ke kamar dia. " ucap Kenzo.

Ceklekk

Pintu kamar Calvin terbuka, memperlihatkan kedua insan berbeda gender itu tengah terlelap dalam satu ranjang.

" Anjirrrr pantesan kagak nongol tuh bocah!. " Kenzo pun menutup pintu kamar Calvin perlahan dan segera menuju ruang tamu dimana Shakira berada, Namun tiba tiba lampu padam.

Hiks

Hiks

" Mom... Rara takut.." isak Rara dengan menyembunyikan wajah nya di kedua lutut nya.

" Ra, Lo kenapa. " tanya kenzo ketika mendengar suara isakan Rania, kenzo pun mendekat ke arah Rania dengan bantuan penerangan dari ponsel nya.

" Gue takut, Lo kenapa ninggalin gue sih! Gue takut gelap. " lirih raisa, Gue dah disini lo gak usah cengeng, mati lampu doang bentar lagi juga nyala. "

" Aaaaarrrrggghhhh mommy!!!!!! Help me please mom!!!!. " pekik Rani ketika mendengar suara geludug menggelegar.

" Ussst ada gue di sini. " Kenzo pun memeluk Rara.

" Gue takut zo, Gue takut pliss jangan tinggalin gue plis gue takut banget! Mommy tolong rara mom.. Rara takut mom mereka jahat mom mom rara takut. " racau Rara dengan tubuh gemetar hebat dan seketika dia memejamkan mata nya tak sadarkan diri.

" Hey ra!! Ra!!! Bangun ra!!! !. " cemas Kenzo yang terus menepuk pelan pipi Rara.

" Anj*r gue harus gimana??. " tanpa berpikir panjang Kenzo menggendong Rara menuju ke kamar sebelah Calvin, di mana hanya ada spring bad di lantai tanpa menggunakan ranjang yang memang biasa di sediakan untuk teman teman nya menginap dan tidur di kamar tersebut.

Perlahan Kenzo membaringkan tubuh Rara, dan bergegas keluar kamar guna mencari minyak angin.

Setelah mendapatkan apa yang ia cari, kenzo pun bergegas menuju dapur membuatkan teh manis panas, lalu ia pun kembali ke kamar dimana Rara tengah terbaring tak sadarkan diri.

" Pliss bangun." gumam Kenzo sambil terus mengolesi minyak angin ke hidung leher, telapak kaki.

" Argh. " Rara pun tersadar namun ia kembali berteriak, Kenzo pun segera memeluk tubuh Rara.

" Ssst tenang, gue ada di sini, Uss it's ok semua nya baik baik aja, Ada gue di sini.."_ucap Kenzo mempererat pelukan nya. Perlahan nafas Raisa mulai teratur.

" Udah tenang? It' s oke ada gue di sini... Sekarang lo minum teh dulu biar baikan. " Rara pun menerima teh itu dan meminum nya.

" Udah tenang?. " Rara pun mengangguk.

"Zo lo jangan pulang dulu ya.. Gue takut, ini gelap di tambah suara geludug dari tadi kenceng banget.. Gue takuttt. " lirih nya dengan mata berkaca kaca.

" Gue disini. " ucap Kenzo sambil menggenggam tangan Rara yang berkeringat.

" Argh zo zo." teriak Rara dan langsung melompat ke pangkuan Kenzo dan memeluk nya erat.

" Gue takuttt. " kini Rara pun mulai terisak, kenzo pun dengan sabar mengelus nya dan membalas pelukan Rara.

" Stt tenang... Ada gue!." ucap Kenzo, Rania pun mengangguk.

" Lo tidur aja biar lo gak terlalu takut denger suara geludug. "

" Tapi lo janji ya jangn tinggalin gue"

" Iya, sekarang lo tidur buka jaket lo biar lo nyaman tidur nya. " Rania pun langsung membuka jaket nya, dan kini ia hanya menggunakan crop top dan celana jeans.

" Zo beneran yaaa jangan tinggalin gue? Gue takut Zo. " lirih Rara dengan tangan menggenggam tangan Kenzo.

" Udah mending lo rebahan terus tidur." titah Kenzo, Rara pun menurut, namun ia tiduran dengan kepala nya ia letakkan di paha kenzo dan menyembunyikan wajah nya di perut kenzo.

" Zo jangan tinggalin gue yaaa gue takut. " ucap Rania dengan tangan yang masih bertaut tanpa ingin melepaskan nya, Perlahan Rania pun tertidur.

" Hooaaamm ngantuk gue." Kenzo pun langsung memposisikan letak tidur Rara di atas bantal dan Kenzo pun beranjak melangkah menuju sofa dan merebahkan badan nya ke sofa.

Baru saja ia memasuki ke dunia mimpinya kini Rania kembali meracau.

" Mommy rara takut merek jahat mom.. Mommy tolong rara bawa rara pergi mom tolong. "

" Sssttt ada gue di sini. " ucap kenzo sambil merebahkan diri nya dan memeluk Rania dengan erat.

Rania pun mulai tenang dan kini kenzo pun ikut terlelap.

" Eughh pin pin??. " kaget Risa ketika mendapati Calvin berada di samping nya.

" Astaga pin pin !!!! Kakak gue !! Dimana kaka gue pin??? Pasti dia sekarang lagi ketakutan pin. " heboh Risa, dan sontak saja membuat Calvin ikut bangun.

Kini Cavin dan Risa tengah mencari keberadaan kenzo dan Risa, karena di ruang tamu hanya ada jaket kenzo saja yang tergeletak.

" Coba kita ke kamar yang di sebelah kamar gue. " titah Calvin, Risa pun segera bergegas menuju ke kamar itu.

Ceklekk

" Omo! So sweet banget gila.. Ya udah yuk kita balik ke Kamer aja lanjut tidur. " ketika Raisa melihat Rania tengah tidur berpelukan dengan kenzo.

"Hmmm"

Kini Calvin dan Raisa kembali ke kamar.

" Eh lo mau ngapain pin pin? ketika melihat Calvin merebahkan diri nya di sofa.

" Tidur. Ngantuk banget gue sha."

" Ihh gue gak bisa tidur sendirian di kasur pin pin.. Temenin kek. " Calvin yang memang sudah ngantuk berat pun menurut dan segera merebahkan dirinya di samping Risa.

" Tidur ! Sorry gue udah ngantuk banget jadi gak bisa temenin lo melek. " dan tak lama Calvin pun mendengkur halus dengan napas yang teratur.

" Ihh pin pin, Tapi gue belum bisa merem lagi ini. " Calvin pun langsung memeluk Raisa.

" Tidur, gue peluk biar lo bisa tidur. " dan tak lama Raisa pun tertidur Perlahan Calvin membuka mata nya dan tersenyum.

Cup!

Calvin mendaratkan ciuman di kening Raisa.

1
putri
lanjut Thor 💪
putri
suka lanjut terus ya Thor sampai tamat♥️♥️♥️🤗
Shella SR
♥️♥️♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!