sequel: terpaksa menikah adik tiri × bayi rahasia idola kampus
Axelle Aididev Atharic adalah definisi masalah berjalan di SMA Galaksi. Nakal, keras kepala, dan anti diatur. Hidupnya yang bebas mendadak jungkir balik saat sebuah kecelakaan konyol memaksanya terjebak dalam nikah kilat dengan Rea Zelene Xavandra, cewek paling ambisius dan kaku di sekolah.
Dua kutub utara dan selatan harus tinggal di bawah satu atap yang sama. Bagi Axelle Aididev Atharic, ini adalah penjara. Tapi bagi sang istri, Rea Zelene Xavandra, Axelle adalah rahasia terbesar yang harus ia sembunyikan rapat-rapat demi reputasinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee Jee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26
..
..
Suara pintu jati besar kediaman utama elgard Atharic terbuka, disusul langkah sepatu pantofel yang tegas namun santai. Kenzo melangkah masuk dengan kemeja putih yang lengannya sudah digulung rapi, menenteng jas mahalnya di pundak. Matanya yang tajam menyapu seisi ruangan yang sunyi.
" he Boy! Ke mana abang kamu?" seru Kenzo saat melihat Arsen yang sedang asyik tengkurap di sofa ruang tengah. "Kok rumah sepi banget begini, udah kayak kuburan. Mana sambutan buat Om kalian yang paling ganteng ini?"
Arsen tersentak, hampir saja menjatuhkan stik PS-nya. "Om Kenzo?! Buset, kapan mendarat dari Hong Kong, Om?" Arsen langsung bangkit dan menyalami Om-nya dengan hormat tapi akrab.
Kenzo terkekeh, mengacak rambut Arsen kasar. "Barusan. Om bosan lihat gedung tinggi di sana, mending lihat wajah-wajah kusam kalian di sini. Mana Abang kamu, Axelle? Sembunyi di mana dia?"
"Bang Axel sepertinya sedang nongkrong sama anak-anak motornya, Om. Katanya ada urusan persiapan acara sekolah," jawab Arsen nyengir.
Kenzo menyandarkan punggungnya di sofa, menyilangkan kaki nya menatap lurus kedepan "Masih hobi cari masalah di jalanan, ya? Darah Daddy-nya emang nggak bisa bohong. Bilang sama abang kamu om nyariin" pandangan nya beralih ke arsen yang mengangguk
...----------------...
Axelle melangkah masuk ke ruang keluarga dengan langkah yang sedikit ragu. Dia melihat Kenzo sedang duduk santai sambil menyesap kopi, sementara Valerie—si Girl kesayangan mereka—sedang manja di sampingnya.
"Nah, ini dia aktor utamanya datang," celetuk Kenzo saat melihat Axelle. "Sini, Boy. Duduk dekat Om."
Axelle mendekat dan menyalami Kenzo dengan gaya laki-laki yang khas. "Gimana Hong Kong, Om? Masih lancar bisnis di sana?"
"Lancar, Boy. Tapi Om lebih tertarik dengar laporan balapan kamu di Lembang kemarin.? dulu Om sama Daddy kamu itu penguasa aspal, masa kamu keciduk polisi? Memalukan reputasi Om aja," ledek Kenzo sambil menyeringai tengil, tapi di balik matanya tersirat rasa penuh kasih sayang.
Axelle mendengus pelan, tapi senyum tipis terukir di wajahnya. "Hanya kurang beruntung aja, Om. Polisinya lagi rajin."
"Halah, alasan! Kamu kurang pintar baca strategi jalanan," Kenzo merangkul bahu Axelle dengan tangan kekarnya. "Inget, Boy. Sebagai laki-laki Atharic, kamu harus tahu kapan waktunya bermain dan kapan waktunya menjaga kehormatan keluarga. Om tidak melarang kamu bandel, tapi pastikan kamu tetap jadi yang terbaik di bidangmu, mengerti?"
Valerie menyahut manja, "Om, Kak Axelle galak banget! Kemarin aku diusir di sekolah.. masa kak axelle di suruh bersihin wc sama kak ketos terus aku belain, eh kak axelle malah marahin aku" adu valerie
Kenzo tertawa lepas, menjewer telinga Valerie pelan. "itu tandanya kakak kamu bertanggungjawab, Girl. Kamu jangan terlalu sering jadi 'alarm' berjalan di sana. Biarkan saja, kalau bandel gak boleh kabur dari hukuman girl"
Kenzo menatap Axelle lekat-lekat, kenzo tau keponakannya itu sedang menanggung beban berat di balik wajah datarnya. dia tau betul itu cuma bentuk pemberontakan nya saja. biarkan saja dia seperti itu karena kenzo tau tak ada obat yang benar benar obat menyembuhkan nya.
"Om akan menginap di sini beberapa hari. Kalau ada apa-apa, bicara sama Om. Jangan dipendam sendiri, nanti kamu karatan kayak mesin motor tua." sindir kenzo, tapi di balik ucapan nya tersimpan arti lain'karena om disini buat dengerin keluhan kamu dan ingin jadi pelukan yang hangat untuk kamu pulang'
"Emang axel motor,. pake acara karatan segala" dengus axelle duduk di samping om nya itu
Kenzo menyesap kopinya dalam diam, matanya yang tajam tidak lepas dari sosok Axelle yang sedang mengutak-atik pemantik api di depannya. Di mata Kenzo, Axelle bukan sekadar keponakan. Axelle adalah bayangan hidup dari Elgard Atharic dua puluh tahun yang lalu—sebelum dunia menghancurkan senyum tengil pria itu.
sesekali kenzo menghembuskan nafas lelah, kenzo ingin sekali jadi benteng buat axelle, kenzo juga pengen selalu ada untuk axelle,. tapi dia sadar, dia dan elgard sama. sibuknya, bedanya elgard kehilangan senyumnya, kehilangan dunia nya, kehilangan kebebasannya. sedangkan kenzo? dia tak sendiri masih ada yang lain membantu nya, rasanya kenzo ingin jadi orang kepercayaan elgard di kantor biar laki laki itu bisa menghirup nafas bebas untuk sehari saja. sayang nya di antara mereka semua orang yang sibuk dan sama robotnya yang jadi perbudak pekerjaan.
Arnold, Gio, bara, Vano dan key juga sibuk dengan perusahaan warisan orang tua,. sebenarnya anak anak mereka sama, korban yang kurang waktu kayak axelle hanya saja, axelle terbiasa dengan keramaian, axelle terbiasa dengan daddy nya yang hangat dan jadi teman semenjak lahir. hanya saja kejadian malam itu....
merenggut semuanya dari axelle, dia terlalu kaget menerima kenyataan. dia tak langsung kesepian seperti anak anak mereka yang lain, dan kenzo tau axelle rindu senyum daddy nya yang dulu dan pelukan hangat mommy nya. sayang nya perhatian mereka tersedot sama yang namanya berkas dan adek kesayangan kita semua ELs.
"om.. axel keluar dulu" tiba tiba suara axelle memecah keheningan
"mau kemana boy? " tanya kenzo mengangkat sebelah alisnya
axelle menggaruk tengkuk nya yang tak gatal, gak mungkin bilang mau pulang, kan ini rumah nya. udahlah paling bener bohong aja.
"mau... ada janji sama teman om" ucap nya kemudian
"hati hati di jalan.. ingat boy.. kalau capek istirahat jangan paksakan badan, dunia buat enjoy ya.. jangan terlalu fokus pada hal yang gak penting" nasehat kenzo berbungkus senyum tengil kayak biasa.
axelle mengangguk "ok.. om, axelle pergi dulu" lalu benar benar menghilang di balik pintu
...----------------...
valery di lawan singa betina nya xander lo 🤣🤣🤣🤣
gemes jadi nya🤣🤣🤣🤣
rea keceplosan 🤣🤣🤣
semngat thor
tapi aku suka terimakasih kk author 😘😘
ceritanya hampir mirim kyk kisah hidup ku , axelle adalah aku si manusia kesepian yang terabaykan😭😭😭😭
jd curhat kan aku , btw makasih kk author 😘😘😘
kasian bgt my bad boy
cepet sadar ready
cepet bucin
cepet ada junior kalian
wkwkwkwkww
biar author pusing🥳🥳
tapi percaya sih , semua di bawah kendali kk author, ya ikuti alur nya aja , walau baca nya sambil nangis😭😭
rea pinter ngeles nye yeee🤣🤣
kak up 2 dong kepo sama yg ini😁😁😁