CERITA PENUH PENGORBANAN,KEBERANIAN DAN CINTA
NO PLAGIAT,BIARPUN CERITA RECEH GUE GAK RELA DIPLAGIAT
YANG PLAGIAT,MATANYA BISULAN
Nagara,bocah jalanan yang diangkat anak oleh Ilham dan Reina saat dia berusia 9 tahun,kini tumbuh menjadi pria yang mandiri,kuat dan juga sangat menyayangi keluarga angkatnya.Terutama pada putri keluarga Samudera yang merupakan adik angkat sekaligus tuan putri kesayangannya.Bahkan Nagara rela melakukan apa pun untuk gadis itu.
Hingga sikap protektif serta posessife Nagara perlahan lahan membuat sang gadis salah paham dengan semua perlakuannya.
Akankah ikatan persaudaraan mereka tetap terikat kuat,Apa yang akan terjadi saat salah satu dari mereka mengungkapkan perasaannya yang selama ini dipendam.
'Mencintai namun tidak dapat memiliki' akankah kalimat itu akan menjadi kenyataan dalam hidup mereka atau malah sebaliknya.Siapa jati diri Nagara sebenarnya?mampukah dia mengungkap semuanya?
Yuk dibaca aja
SEQUEL dari cerita GEGANA SANG PENJINAK HATI
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bahagiamu Bahagiaku
Setelah lepas dari Bara dan mendapatkan apa yang dia inginkan,kini Lovy kembali menempel pada Nagara.Gadis itu terlihat santai dan nyaman bersandar ditubuh bagian depan pria itu.Sedangkan Nagara,pria dewasa itu terlihat tidak terganggu dengan sikap manja gadis yang tengah memainkan jari jari besarnya.
"Abang gak kebengkel lagi?"
Nagara menundukan kepalanya untuk melihat jelas wajah gadis yang tengah bersandar nyaman didadanya itu.Kedua netra mereka bertemu,netra abu abu milik Nagara mampu mengunci netra coklat pekat milik Lovyna selama beberapa detik.
Dug..Dug..Dug...
Detak jantung gadis itu tidak bisa dia kendalikan lagi,entah kenapa kala kedua netra abu abu milik sang Kakak menatap intens padanya,ada perasaan lain yang hadir menyeruak didalam hatinya.Rasanya Lovy ingin terus menerus ditatap oleh manik mata eksotis itu.
Namun dengan cepat gadis itu mengalihkan pandangannya agar tatapan keduanya terputus.Bahkan setelah tatapan mereka terputus pun jantungnya masih tidak aman sekali.
'Apa iya aku sakit jantung?'
Lovyna memejamkan kedua matanya sejenak untuk menetralkan rasa yang mulai menyeruak didalam dadanya.Untungnya saat ini mereka tengah berada dirumah,Ilham dan Reina menyuruh anak anaknya untuk pulang.Sepasang suami istri itu tidak mengizinkan anak anak mereka menginap di rumah sakit dengan alasan tidak mau membuat mereka ikut sakit karena tidur dengan tidak nyaman disana.
Padahal sebenarnya keduanya hanya ingin berduaan tanpa ingin ada pengganggu diantara mereka berdua.Sungguh ini patut dicontoh ya.
"Tidak,Zaky yang menghandlenya.Abang akan menemani kamu disini,Raga juga sedang pergi bukan."
Lovyna menganggukan kepalanya,bahkan gadis yang tengah memakai baju santai berlengan serta bercelana panjang itu semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh Gara.
Entah kenapa dekapan pria yang tengah membalas dekapannya itu terasa begitu berbeda dengan dekapan orang orang yang biasa Lovy tempeli.
"Abang gak ngapel?"
Nagara yang terlihat memejamkan kedua netranya dengan tenang langsung membuka kedua matanya lebar lebar saat mendengar ucapan Lovy.
Bahkan pria itu hampir saja tersedak air ludahnya sendiri mendengar ucapan gadis yang terlihat menampilkan wajah tidak berdosa itu.
"Abang tidak punya pacar Cinta,mau ngapel kesiapa?"
Lovy menegakan tubuhnya sedikit agar dia bisa melihat wajah pria yang juga tengah menatapnya santai dan lagi lagi tanpa ekspresi.Padahal tadi dari sudut matanya,Lovy dapat melihat wajah terkejut pria itu.
"Abang cari pacar dong,kasihan si Mami udah pingin punya cucu.Masa ganteng ganteng jomblo."
Nagara mengulas senyum tipisnya mendengar ucapan gadis yang terlihat kembali merebahkan tubuhnya didalam dekapannya.Sementara Lovy,entah kenapa dia merasakan perasaan tidak rela saat mengucapkan kata yang menyuruh Nagara untuk segera mencari pacar.
'Aku kenapa sih?aneh banget nih hati.'
Lovy bahkan menepuk nepuk dadanya pelan untuk mengenyahkan rasa sesak yang kembali menyeruak didalam hatinya.
"Kamu kenapa Cinta?"
Lovy segera mengakhiri pukulan kecil didadanya,gadis itu malah menampilkan senyum konyolnya pada Nagara yang terlihat menuntut jawaban darinya.Sembari mencari posisi nyaman,Lovy memberanikan diri untuk menatap wajah pria yang menjadi Kakaknya itu.
"Gak apa apa,tadi Lovy kayaknya mau cegukan jadi Vy tepuk tepuk biar cegukannya gak jadi heehee."
Alasan Lovyna ternyata berhasil membuat Gara percaya,gadis itu menghembuskan nafasnya lega saat melihat pria itu mengalihkan pandangannya kearah lain masih sama dengan wajah tanpa ekspresinya.
"Ab...,"
"Abang tidak akan menikah sebelum melihat kamu menikah dan bahagia bersama pasangan pilihan kamu nanti Cinta."
Tubuh Lovyna mematung mendengar ucapan Nagara,tidak akan menikah sebelum melihat dia menikah dan bahagia bersama pilihannya.Bagaimana kalau Lovy juga saat ini sedang berfikiran sama seperti Nagara.
Lovyna tidak akan pernah bahagia sebelum melihat Nagara bahagia.
BARU 4BAB YA SATU BABNYA LAGI AKU UP AGAK SIANGAN SOALNYA KEMAREN SIBUK CUMA BISA NULIS 4 BAB
MON MAAP YA,TUNGGU AJA NOTIFIKASINYA NANTI OKE
SEE YOU DI SATU BAB NANTI
MUUAAAACCHHH
Kayaknya sesuai kebiasaan panggilan authornya, maaf ya thor kalau komenku mengganggu.🙏🤭