Dara Kaylie Virginia, gadis muda, Cantik Dan berprestasi dibidang akademik berusia 18 tahun, mahasiswi arsitektur semester awal yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi bergengsi di Jakarta. Ia merupakan anak tunggal dari keluarga Adiguna Wiratama seorang pengusaha, senator dan politisi ternama. Sejak umur 5 tahun ia ditinggal meninggal oleh ibunya karena menderita sakit kanker.
Keenan Aldrich William, 25 tahun, seorang CEO muda, tampan , lelaki blasteran Indo- Inggris-Turkey Dan ambisius terkenal bertangan dingin dalam dunia Bisnis. Ia merupakan pewaris Dari keluarga konglomerat terkaya di Asia William Abraham.
Awal pertemuannya dengan Dara tanpa disengaja karena ia telah menyelamatkan nyawa gadis muda korban kecelakaan maut . Sejak kejadian malam itu entah mengapa ia merasakan ada yang aneh pada dirinya. Ia selalu teringat pada wajah gadis cantik itu dan perasaan ingin selalu melindunginya.
Kisah cinta yang romantis antara Dara Keenan ditengah konspirasi dan balas dendam
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tracy Marie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23
Adiguna berdiri dari tempat duduknya dan agak menjauh dari Keenan. Ia keluar dari ruang tunggu operasi dan memilih duduk di luar tetapi dari kaca dalam Keenan masih bisa melihat Adiguna yang sedang berbicara di telponnya.
\=\=\=\=\=\=
Flashback...
Saat dalam perjalanan menuju rumah sakit, Keenan menelpon Direktur Rich Hospital.
Keenan : " Halo Dr.Edward..."
Dr. Edward : " Halo tuan Keenan ada yang bisa dibantu?"
Keenan: " Saya sedang dalam perjalanan ke rumah sakit, membawa gadis muda korban kecelakaan mobil , kondisinya sudah kritis
Dr. Edward : "Baik tuan Keenan akan saya sampaikan dengan Dokter kepala agar bersiap di ruang Unit gawat darurat"
Keenan : "Turunkan semua tim dokter terbaik dari rumah sakit kita, saya ingin gadis ini selamat...
Dr. Edward : "Baik tuan Keenan, saya akan berusaha selamatkan gadis itu.
Keenan menutup telponnya, ia sangat bingung dengan dirinya, mengapa ia sangat ingin menyelamatkan gadis ini. Padahal ia bisa saja lepas tangan dan masa bodoh dengan nyawa gadis yang tidak dikenalnya ini. Tetapi ada sesuatu dalam otaknya yang memerintahkan dia untuk menelpon direktur rumah sakit agar menyelamatkan nyawa gadis kritis yang berada di pangkuannya.
Kemudian ia memandangi lagi wajah pucat Dara....ia menggelengkan kepalanya..entah apa yang ada dalam otaknya saat ini.
" Oohh SHITTT......!!!! Ia mengumpat sendiri.
Saat ia menatap ke mata gadis itu tanpa disadari gadis itu perlahan membuka matanya melihat kearah Keenan. Wajah tampan bak dewa yunani dengan mata coklat yang tajam balas menatapnya. " Apakah aku sudah meninggal? apakah lelaki ini seorang malaikat? tanya Dara dalam hati.
"Mama...papa...sakit" ujar suara lirih gadis itu.
Keenan sangat kaget melihat gadis itu sudah sadar. Melihat gadis itu kesakitan, dengan spontan ia mengelus kepala gadis itu dan memeluknya dengan sedikit mencondongkan wajahnya ketelinga Dara.
" Syukurlah kamu sudah sadar" , Bertahanlah sebentar lagi kita sampai ke rumah sakit" ujar Keenan menenangkan Dara.
Mendengar suara berat dan serak lelaki itu terdengar sexy di telinga Dara, ia masih sempat mencium wangi parfum maskulin dari tubuh lelaki yang dianggapnya seorang malaikat karena ia masih dibawah alam sadar.
Serius aku sudah meninggal dunia??? Apa aku mau dibawa malaikat tampan ini ke surga???pikir Dara dalam hati. Karena otaknya terlalu berpikir keras akhirnya ia pingsan kembali hingga sampai kerumah sakit tidak sadarkan diri.
\=\=\=\=\=\=
Pukul 01.00 wib di Rich International Hospital
Adiguna menelpon inspektur polisi yang sedang menangani penyelidikan kasus kecelakaan Dara.
Polisi : " Selamat pagi Bapak Adiguna"
Adiguna: " Selamat pagi"
Polisi : "Begini pak Adiguna kami ingin menyampaikan berita yang sangat penting mengenai hasil penyelidikan kami di lokasi kecelakan"
Adiguna : " Baik bukti apa yang kalian dapat?"
Polisi : Yang pertama..." Mobil yang ditumpangi anak bapak sepertinya telah disabotase, kami menurunkan tim ahli investigasi dilokasi dan mereka sangat yakin bahwa kabel rem dimobil itu sengaja di potong, terlihat dari bekas potongan yang sangat rapi"
"Yang kedua kami melihat di badan mobil ada bekas hantaman yang disengaja dari sisi kanan sepertinya dari mobil truk atau mobil yang lebih besar dari mobil yang kendarai anak bapak. Jadi ini bukan kecelakaan tunggal, ada mobil lain yang terlibat mencelakai mobil anak bapak. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut lagi"
"Yang ketiga tim kami di lokasi kejadian dekat mobil anak bapak telah ditemukan bekas puntung rokok dan pemantik api dari besi yang ada inisial huruf D...Maaf kalo boleh tau apakan anak bapak perokok?"
Adiguna: Tidak...anak saya bukan perokok dan ia tidak pernah merokok!
Bersambung....
coba mampir di cerita aku ya kak.
aku ga butuh like cuma butuh saran🙏🙏🙏🙏🙏