NovelToon NovelToon
Dikhianati Suami Dicintai Pangeran Dubai

Dikhianati Suami Dicintai Pangeran Dubai

Status: tamat
Genre:Janda / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Crazy Rich/Konglomerat / Miliarder Timur Tengah / CEO / Tamat
Popularitas:986.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Rere ernie

Alena Prameswari percaya bahwa cinta bisa mengubah segalanya.

Tapi setelah tiga tahun menikah dengan Arga Mahendra, ia sadar bahwa kesetiaan tak akan berarti bila hanya satu pihak yang berjuang.

Saat pengkhianatan terbongkar, Alena memilih pergi. Ia menerima proyek desain di Dubai... tempat baru, awal baru.

Tanpa disangka pertemuan profesional dengan seorang pangeran muda, Fadil Al-Rashid, membuka lembaran hidup yang tak pernah ia bayangkan.

Fadil bukan hanya pria miliarder yang memujanya dengan segala kemewahan,
tetapi juga sosok yang menghargai luka-luka kecil yang dulu diabaikan.

Namun cinta baru tak selalu mudah.
Ada jarak budaya, gengsi, dan masa lalu yang belum benar-benar selesai. Tapi kali ini, Alena tak lari. Ia berdiri untuk dirinya sendiri... dan untuk cinta yang lebih sehat.

Akankah akhirnya Alena bisa bahagia?

Kisah ini adalah journey untuk wanita yang tersakiti...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 21.

Senja merayap perlahan di atas cakrawala gurun. Langit berwarna keemasan, memantul di hamparan pasir yang berkilau seperti serpihan kaca. Udara hangat, tapi tidak menyengat. Hanya angin lembut yang membawa aroma khas tanah dan bunga kering yang tumbuh jarang-jarang di sela bebatuan.

Alena berdiri di dekat tenda putih yang sederhana namun indah. Gaun panjang berwarna gading membalut tubuhnya, berbaur sempurna dengan warna gurun. Di depan tenda lentera-lentera kecil menyala, menebar cahaya temaram keemasan di sekeliling mereka.

“Indah, ya?” bisik Alena.

Suara lembutnya seolah tenggelam dalam gemuruh halus angin malam.

Fadil berdiri tak jauh di belakangnya, tangannya bersedekap di depan dada. “Indah... tapi bukan karena langitnya. Karena seseorang berdiri di bawahnya.”

Alena menoleh, matanya menatap lembut ke arah pria itu.

Fadil tersenyum, melangkah mendekat. “Begini rasanya, ketika seseorang membuatmu merasa hidup kembali.”

Fadil menunduk sedikit, mengambil sesuatu dari dalam sakunya. Sebuah kotak kecil dari kayu tua, dipoles halus dengan ukiran Arab di sisi-sisinya.

“Ini… bukan malam yang mewah,” ujarnya pelan. “Tidak ada pesta, tidak ada musik. Tapi mungkin… di sinilah tempat yang paling jujur untukku mengucapkan sesuatu.”

Alena menatap kotak itu, lalu menatap Fadil.

“Fadil…” suaranya gemetar bukan karena takut, tapi karena detak jantungnya yang tiba-tiba terasa keras sekali.

Pria itu menatap Alena dalam-dalam. “Aku pernah hidup dalam istana megah, tapi aku tak pernah merasakan rumah. Aku pernah dikelilingi ribuan orang, tapi selalu merasa sepi.”

Ia menarik napas perlahan, lalu melanjutkan dengan suara serak.

“Lalu aku bertemu kamu... di ruang proyek yang berantakan, di bawah lampu-lampu kerja yang temaram. Kamu hanya bekerja, dan hidup dengan cara sederhana… tapi entah kenapa, semua itu membuatku ingin menjadi manusia yang lebih baik.”

mata Alena sudah memanas. “Tapi aku bukan wanita sempurna, Fadil.”

“Aku pun bukan pria yang sempurna.” Fadil tersenyum kecil, lalu berlutut perlahan di atas pasir.

“Sempurna itu bukan milik manusia. Tapi… aku tahu satu hal, aku ingin menua bersamamu. Aku ingin membangun rumah yang bukan dari marmer dan emas, tapi dari doa dan kejujuran.”

Kotak kayu itu terbuka. Di dalamnya, bukan cincin berlian, melainkan sebatang perak sederhana berbentuk bulan sabit. Buatan tangan pengrajin tua dari desa tempat proyek mereka berada.

“Ini bukan simbol kekayaan, tapi pengingat. Bahwa dari setiap kegelapan malam, selalu ada cahaya kecil yang menuntun kita pulang.”

Alena menutup mulutnya dengan tangan, air matanya menitik tanpa bisa dicegah.

“Fadil…” suaranya bergetar, tapi penuh keyakinan. “Aku takut... kalau semuanya terlalu indah untuk jadi nyata.”

“Alena... Uhibbuki fie kulli lahdzotin tamuuru fie hayati. Hal tatazawajani?"

Fadil mengatakan mencintai Alena dan meminta wanita itu menikah. Itu sebuah... lamaran.

Fadil menatap Alena lembut, ia tidak memaksa dan hanya menunggu.

Alena menatap tangan itu lama, jemarinya gemetar saat menerima. Dan pada saat itu, semua rasa takutnya pelan-pelan larut dalam keheningan gurun.

“Bismillah, Ana aqbalu khitbatak.“

Langit berubah menjadi violet tua. Bintang-bintang mulai muncul satu per satu, seperti saksi diam yang memberkati pertemuan dua jiwa yang telah melewati badai.

Fadil berdiri perlahan, lalu menggenggam tangan Alena. Ia menatap wajah wanita itu yang basah oleh air mata, namun tersenyum lembut. Ia menarik Alena pelan ke dalam pelukan. Tidak erat, hanya cukup untuk membuat dunia terasa berhenti sesaat.

Alena menutup mata, membiarkan kepalanya bersandar di dada Fadil.

Di luar tenda, pasir berkilau karena sinar bulan. Mereka duduk berdampingan, berbagi teh hangat dari teko tembaga kecil.

Tidak banyak kata yang diucapkan setelah sesi lamaran sederhana namun penuh makna itu, hanya percakapan kecil yang terasa lebih indah dari puisi mana pun.

“Aku akan pulang ke Indonesia dulu,” kata Alena pelan. “Ibuku sedang sakit, aku ingin menemuinya. Dan juga, aku perlu membicarakan tentang kita.“

“Aku akan menunggumu.”

Alena tersenyum, ia tahu perjalanan belum berakhir. Namun seorang pangeran tanpa gelar, dan seorang wanita yang pernah kehilangan segalanya… akhirnya menemukan rumah di hati satu sama lain.

1
Sandisalbiah
manusia yg terlalu berambisi, menyangka bisa menggenggam semuanya tp justru tdk dapat memiliki apapun.. Layla terlalu percaya diri hingga menyepelekan lainya dan masih belum sadar kalau dia sudah kehilangan segalanya krn arogansinya...
Sandisalbiah
jika Fadil naik jd kandidat putra mahkota jelas Alena akan tersingkir... krn dewan istana pasti akan menolaknya
Elwin Hanner
aku juga kalau suami kaya gitu dah tinggalin aja biar tau rasa
Sandisalbiah
kau itu terlalu sombong akan dirimu sendiri Nadine.. krn dulu kau mampu mengalihkan dunia Arga SESAAT, kau jd merasa jumawah akan selalu bisa mengalahkan Alana.. jgn lupa kau hanya mengalihkan perhatian Arga tp tetap kau tdk pernah jd seseorang yg dia pilih yg artinya.. kau tdk begitu penting dan tdk juga berharga..
Sandisalbiah
Nadine dan layla bila di gabungkan bakal jd duet maut ini... para perempuan dgn obsesi tinggi dan bonus sgn sifat iri dengki.. lengkap sudah peran antagonis yg mematikan
Sandisalbiah
inilah yg sedari awal di khawatirkan dr hubungan mereka berdua... di tentang oleh pihak istana, setatus sosial yg berbeda dan parahnya munculnya seseorang dgn obsesi dan ambisi gilanya dan nanti ujungnya keselamatan dan hati Alana yg bakal jd taruhannya..
Sandisalbiah
perempuan kalau udah terobsesi bakal menghalalkan segala cara buat dapetin apa yg dia mau...
Sandisalbiah
Fadil tipe pria yg lembut dan tdk menggebu, justru itu nilai lebihnya perhatian tulus tp tdk memaksa terkesan seperti malu malu tapi pasti dan perempuan dgn perasa yg lembut sangat faham dan nyaman dgn sinyal seperti ini.. TETAPI.. apakah akhirnya akan bahagia..?
Sandisalbiah
lumrahnya perempuan mendapat perhatian lebih pasti hatinya akan tercetak tp.. Fadil itu beneran jauh dr jangkauan, statusnya sebagai Pangeran dan setatus Alana yg rajel.. bakal ada luka baru nantinya diantara keduanya, bahkan dulu tunangan Fadil juga di celakai keluarganya kan... ini bakal mengancam keselamatan Alana juga kan.. harusnya Fadil tau resiko itu
Sandisalbiah
takutnya Alena akan terluka lagi dan mu GKIN makin dalam.. Fadil sosok yg sulit buat di gapai..
Siti Saodah
kalo saudara sepupu itu memang boleh nikah,,apalagi di timur tengah itu kebanyakan menikah sama sepupu nya,,itu gak lumrah di sana
Siti Saodah
kok Amina gak kaya ibu nya yang bar bar dan pemberani
Siti Saodah
pada akhir nya putri Layla tidak akan mendapatkan siapa pun karena ke egoisan nya sendiri,,akhir nya dia hanya gigit jari
Siti Saodah
🤣🤣🤣 saya malah ngakak duluan thor baca komenan nya teh Maya 🙏
Siti Saodah
sama sama membenci Alena tanpa alasan yang jelas,,dua manusia yang tak punya akhlak
Siti Saodah
dasar Mak lampir,,dari niat nya aja bukan mau kerja tapi pingin menyingkirkan Alena,,pelakor gak tau diri
Siti Saodah
harus nya gugat cerai dulu
Siti Saodah
katanya kalo pagi nya gitu lagi mau cari tau tapi kenyataan nya diam aja
Lesmana
wow ternyt itu motif nya toh😄😄
Lesmana
aziz bunuh humaira ada motif nya.. tp bunuh ayahnya fadil , motifnya apa yah ?? apa krn tkt ayahnya fadil jd raja kah ??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!