NovelToon NovelToon
Tergoda Janda Kembang

Tergoda Janda Kembang

Status: sedang berlangsung
Genre:Janda / Romansa pedesaan / CEO
Popularitas:347.1k
Nilai: 5
Nama Author: moon

Setelah mengetahui pengkhianatan sang kekasih, serta ada masalah di pabriknya, Rayyan memutuskan untuk healing sejenak ke sebuah desa, tempat salah seorang sahabatnya berada.

Tapi, nasib justru mempermainkannya. Malam itu, Rayyan menyelamatkan Lilis yang hendak di lecehkan seseorang, tapi Rayyan terjebak dalam sebuah kondisi, yang membuat warga desa salah paham, hingga mengharuskannya menikahi Lilis, seorang janda kembang.

Bagaimanakah lika-liku perjalanan mereka selanjutnya?

Apakah Rayyan akan tetap mempertahankan Lilis sebagai istri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak Sengaja Melihat Hal yang Seharusnya

#18

Bu Saodah melotot ke arah menantunya, ia pikir Lilis pulang sendirian, tak tahunya pulang bersama suaminya yang ternyata kata-katanya sungguh pedas seperti cabai mematikan. 

“Huh, miskin aja belagu, palingan kamu juga bakal minta makan ke Lilis,” ejek Bu Saodah

“Iya, nih, gayanya aja udah kayak pria kaya," timpal Arimbi, menambahkan ucapan Bu Saidah. "Aku nggak mau masak, nanti kuku tanganku rusak,” tolak Arimbi. 

“Apa kaitannya miskin dengan orang-orang malas? Kalian juga tak menghasilkan apa-apa selain meminta, berarti ibu dan Arimbi bahkan lebih miskin dari benalu, dong?” ejekan Rayyan berhasil membuat wajah Bu Saodah dan Arimbi merah padam. 

Lilis tak mau ada keributan, wanita itu pun bergegas melerai pertengkaran dengan cara menyeret Rayyan masuk ke kamar, “Sudah, jangan bertengkar, aku saja malas meladeni mereka.” 

Rayyan berdecak sinis, “Jadi kamu mau, seumur hidup memberi makan benalu seperti mereka?” 

“Tentu saja tidak, makanya aku ingin Mas membawaku pergi dari rumah dan desa ini,” elak Lilis dengan nada suara lembut, membuat emosi Rayyan melunak seketika. Andai saja Lilis tak menatap Rayyan dengan pandangan memelas, dan suara lembut yang menenangkan, mungkin pria itu akan terus melanjutkan pertengkaran. 

“Oke, hari ini adalah terakhir kali kamu masak dan memberi mereka uang. Besok dan seterusnya tidak akan pernah ku izinkan!”

Lilis mengangguk, “Ya, sudah aku mandi dulu.” 

Setelah pamit, Lilis pun keluar kamar hendak mandi dan bersih-bersih, tubuhnya lengket setelah seharian berjibaku di warung kecilnya. 

Saat melintasi ruang tengah, Bu Saodah dan Arimbi masih duduk di sana. Melihat kejadian Lilis Bu Saodah justru kembali sengaja menyindir Lilis. 

“Mmbi, nanti kalau sudah saatnya kamu menikah, cari suami kaya, yang mulutnya sopan. Jangan seperti laki-laki songong tadi, sudah miskin, mulutnya pun pedas.” 

Lilis mengelus dada sambil berlalu meninggalkan mereka, memang tiada hari berlalu tanpa sindiran, terutama bila Bu Saodah dan Arimbi tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan. 

•••

Sementara itu nun jauh di Ibu Kota, Mitha baru saja menginjakkan kakinya di Airport. Wanita itu pulang ke tanah air, karena di luar negeri sedang berlangsung libur musim dingin. 

“Gimana, Pa. Sudah dapat kabar soal Rayyan?” tanyanya segera setelah ponselnya kembali aktif. 

“Kamu ini, baru juga pulang masa Rayyan yang ditanyakan? Beberapa kali dalam seminggu, nelpon, ya cuma Rayyan yang kamu tanyakan,” gerutu Tuan Sasmito, ayah Mitha. 

“Ya, gimana dong, Pa. Rayyan bilang akan meresmikan hubungan kami saat aku pulang sekarang. Eh, tak tahunya dia menghilang. Jangan-jangan Rayyan punya selingkuhan!” Lagi-lagi merengek adalah senjata andalan Mitha. 

Andai saja Rayyan hanya menghujaninya dengan cinta semata, tentu Mitha tak akan kelimpungan seperti saat ini. Tapi Rayyan juga memberinya materi melimpah selain cinta, tentu saja Mitha tak rela melepasnya begitu saja. 

“Ini alamatnya, Pak. Ayo jalan cepat!” perintah Mitha pada sopir taksi yang ia naiki. 

“Awas kamu Ray, jika sampai kamu punya wanita selain aku, hidup wanita itu tidak akan pernah tenang.” 

Dua jam kemudian, Mitha langsung masuk ke area pabrik, tempat Rayyan menjalankan bisnisnya sendiri. Tak seperti biasanya, dua orang security segera menahan Mitha yang akan naik ke ruangan Rayyan. 

“Kenapa aku tak boleh masuk?” 

“Maaf, Nona, ini perintah Tuan Ray.” 

“Aku ini calon istri Rayyan, apa kalian sudah lupa?!” hardik Mitha, tubuhnya lelah setelah menempuh perjalanan jauh, tapi sampai ditempat tujuan ia masih dihadang para petugas keamanan. 

“Maaf, Nona. Kami hanya menerima instruksi dari Tuan Rayyan, dan selebihnya bukan urusan kami. Silahkan pergi, Nona, jika tidak, kami terpaksa melapor pada polisi. 

“Apa?!” Sekali lagi, Mitha memekik geram, ia tak punya pilihan selain menurut. 

“Awas saja kalau sampai kita bertemu lagi, Ray!” kata Mitha tatkala pergi dengan terpaksa dari tempat tersebut. 

•••

Dengan cepat Rayyan menyelesaikan acara mandinya, pria itu masih setia mengenakan kain sarung milik almarhum bapak mertuanya. Karena ternyata sangat adem dan comfortable, cocok di segala suasana kecuali pergi ngantor. 

Rayyan tak butuh waktu lama untuk mandi, simpel dan cepat saja, lagipula buat apa berlama-lama di kamar mandi. Karena setelah maghrib nanti ia masih harus berdiskusi dengan asistennya di pabrik. 

Klek! 

Merasa kamar Lilis kini adalah kamarnya juga, maka Rayyan langsung masuk tanpa mengetuk. Tapi—

“Aaa—bbb!” Jeritan Lilis langsung di bungkam telapak tangan Rayyan, karena pria itu tak ingin Bu Saodah dan Arimbi menghampiri kamar mereka. 

Perlahan dengan salah satu kakinya, Rayyan mendorong pintu hingga kembali menutup sempurna. Sementara kedua mata Rayyan tak mampu berkedip manakala disuguhi pemandangan hamparan tubuh indah istrinya. 

Lilis segera melepaskan tangan Rayyan dari mulutnya, “Berbalik!” pekik Lilis, ia malu sekali, karena saat ini dirinya hanya mengenakan bawahan rok, serta beha saja. Lilis terbiasa santai di kamarnya, bebas berganti baju tanpa takut ada yang mengintai. 

Lilis pun mengira Rayyan butuh waktu beberapa saat lagi untuk menyelesaikan mandinya, tapi Rayyan selesai mandi lebih cepat, hingga berakhir melihat tubuh bagian atasnya yang tak tertutup pakaian luar. 

“Maaf, aku tak sengaja,” ucap Rayyan,  gugup juga ternyata, setelah tanpa sengaja melihat tubuh yang memang seharusnya sudah halal untuknya. 

“T-tidak apa-apa, Mas. Aku juga salah karena tak segera berpakaian,” sahut Lilis. Wanita itu buru-buru berpakaian, sambil meringis merutuki kesalahannya sendiri. 

###

Padahal sudah sama-sama halal, tapi begitulah, mereka memang terlalu menggemaskan. 🤭😌😅

1
Bunda Aish
laah malah jalan-jalan,kalau tiba-tiba mules di jalan gimana 🤭
Patrick Khan
wah bapak sopo iku🤔🤔🤔🤔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
eh bapak kandungnya kah 🤔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
waduh itu kan mobil sport Lis 🤭🤣🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
🤭🤣🤣🤣
Rahmawati
calon penerus senopati lagi berulah ini😂
weh siapa itu yg dipanggil bapak sama lilis
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
nah loh siapa tuh yang dipanggil bapak sama Lilis..
Siti Siti Saadah
jangan jangan bapak nya Lilis masih hidup
Felycia R. Fernandez
siapa nih?? 🤔
Esther
Bapak nya siapa yg dipanggil Lilis
Nar Sih
wah...kira,,,siapa yg di panggil lilis dgn sebutan bapak tersebut ,jdi penasaran nih kak moon ,tpi mesti nunggu up lgi ,💪💪
Aditya hp/ bunda Lia
"Bapak ... " ... siapa tuh? masa iya bapaknya Lilis
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Sing lungsur langsar berkah salamet 🤲🏻🤭
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
betul daripada bolak balik 😔
Nar Sih
bnr,,nih psngn yg bikin baper dgn kemesraan nya ,contoh suami siaga ya rayyan ,makasih kak moon udh up lgi🙏🥰🥰
Nar Sih: gak apa,,kak moon yg penting tetep lanjut hingga end 👍🥰
total 2 replies
Rahmawati
kalo masalah ena ena gk perlu saran dokter ya ray, itu memang sudah jd hobimu😂
moon: udah kayak makan pagi makan siang makan malam🤣🤣
total 1 replies
Sh
what....Authornya udah polos ??? Mau ngapain..awas masuk angin 🤣🤣
moon: minim tolak angin biar pinter 👻👻
total 1 replies
Frida Fairull Azmii
jangan jangan sebernya aku anak nanang dan cantika,karna nama bapakku sma🤣🤣
moon: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
di kehidupan sebelumnya
total 1 replies
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
akhirnya berhasil juga😅😅😅
Patrick Khan
gollllll😂😂😂💃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!