NovelToon NovelToon
Ternyata CEO

Ternyata CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: My finger

Lamaran Raditya di tolak oleh yuni calon ibu mertua nya karena tidak menyanggupi hantaran yang di minta. Yuni bahkan menghina Raditya dan mempengaruhi anak nya agar mencari laki laki yang kaya, karena anak nya Melinda adalah seorang sekretaris di perusahaan ibu nya. terpengaruh oleh ibu nya, Melinda sebagai kekasih Raditya akhir nya ikut merendah kan
karena emosional tiba tiba Raditya melamar seorang gadis yang bernama Dahlia, pembantu di rumah Melinda dengan cincin Berlian.
Namun siapa sangka, Raditya yang di kenal sebagai pegawai admistrasi di tempat Melinda bekerja, sebenar nya adalah anak sulung pewaris perusahaan itu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My finger, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 15

 "Maksud ku konsekuensi menjadi istri seorang CEO itu ujian nya banyak ya, pasti nya nanti akan banyak yang iri pada mu" jelas Radit

 Tiba tiba saja tatapan Dahlia membuat Radit menciut dan sekarang dia mengulum bibir bawah nya lalu tampak menghembus kan nafas nya kuat kuat.

 Radit lalu menenggak teh nya yang tersisa, Radit merasa jantung nya berdebar kencang, kenapa bisa seperti ini? Batin Radit, ia buru buru membuang perasan itu. Tidak, ini pasti karena dia terlalu banyak minum teh, ia mencoba menepis perasaan aneh itu.

 "Ehemm,, aku anggap semua pembicaraan ini Sudah menemukan titik temu. Baik lah kamu bisa mempersiapkan diri mu. Dan aku butuh beberapa hari untuk mempersiapkan semua nya. Tetap lah standby di rumah mu dan jangan jadi ART lagi, kamu sekarang sudah terikat perjanjian dengan ku, Paham?"

Dahlia hanya mengangguk

 "Kabari kedua orang tua mu. Besok akan ada orang suruhan ku yang akan membawakan ponsel untuk mu" ucap Radit sambil menegak kan tubuh nya

"Gak perlu aku masih punya ponsel, mana nomer mu?" Dahlia menunjuk kan ponsel nya

 "Tolong ya, nomer ku tak cocok masuk hp jadul begitu. aku terbiasa berhubungan via online. Agak kaku kalau harus sms atau telepon manual begitu"

 "Ya sudah, kalau begitu gak usah hubungi aku, beres kan!" ketus Dahlia sambil menggenggam kembali handphone nya yang tak berkamera itu

 "Tenang saja, aku kasih gratis. Bukan termasuk hantaran atau lamaran kok!" kata Radit "Handphone mu itu cocok jadi senter saja, gak usah di pakai lagi. Pokok nya besok kamu harus terima kiriman handphone dari ku, jangan banyak protes, aku gak hanya omong besar, aku fasilitasi semua nya. sudah buang saja hp jadul mu itu kalau gak pakai buat nimpuk tikus di rumah mu aja"

 Ketimplak,,!

 Handphone jadul itu mendarat sempurna di dada Radit, lemparan yang cukup membuat Radit meringis menahan kesakitan

 "Aku hanya praktek lempar tikus, gimana? kira kira tikus nya bakal mati gak kalau lemparan nya seperti itu?"

 "Cewek gila! ini sakit tau!"

 Radit mengelus dada nya, menikmati sakit yang semakin mudar. ingin rasa nya ia mencekik Dahlia, tapi ekpresi tawa nya berbinar menyipit kan mata nya yang cantik yang membuat Radit luluh

 "Ambil lagi handphone mu, atau ku injak sampai remuk"

 Radit menendang hp jadul itu dengan keras, hingga benda itu meluncur cepat menabrak kaki Dahlia. Dahlia memungut nya sambil menahan tawa.

 "Aku mau pulang, tapi aku mau ambil baju dan rok ku yang tadi" kata Dahlia setelah meneguk air mineral dalam kemasan

 "Buang saja, baju itu sudah cocok untuk di jadikan kain lap!" kata Radit tak peduli dahlia akan tersinggung atau tidak

 "Apa kamu tak bisa menghargai orang lain dan barang yang di miliki nya? Dasar tikus" umpat Dahlia lalu ia melenggang keluar

 "Hei, jaga ucapan mu, bagaimana kamu bisa menyamakan aku dengan tikus" kata Radit lalu ia mengejar dahlia

 "Ya, sama sama menyebal kan"

 Radit melotot dan berniat untuk menangkap bahu Dahlia, namun tiba tiba Risti muncul

 "Tuan mau pulang?"

 "Iya" jawab Radit

 "Mbak maaf, apa baju saya yang tadi masih?" tanya Dahlia yang membuat Radit membuang wajah nya karena malu

 "Oh, masih mbak, tinggu kami akan menyiapkan nya" jawab risti sambil tersenyum lalu menekan tombol di telinga nya

 "Tolong baju customer yang tadi itu di bawa ke lobby" perintah Risti seperti sedang terhubung melalui alat di telinga nya itu

 Tak lama kemudian, seorang karyawan cantik datang dengan membawa goodie bag. kalau ada lobang di depan Radit sekarang, ia pasti langsung lompat dan bersembunyi.

"Terimakasih ya mbak mbak semua atas kerja keras nya hari ini, maaf saya banyak merepotkan" kata Dahlia dengan nada lembut dan sedikit membungkuk kan tubuh nya

 "Sama sama, sudah kewajiban bagi kami untuk melayani sepenuh hati. Ngomong ngomong mbak Dahlia sangat beruntung, karena mbak adalah wanita yang pertama kali yang di bawa tuan ke sini" ucap Risti

Radit merasa malu

"Itu mungkin karena hanya saya lah yang memiliki stok sabar yang melimpah mbak" jawab Dahlia sambil menahan tawa nya

 Radit yang mendengar pembicaraan kedua wanita itu hanya tersenyum kecut. Setelah berpamitan dan keluar dari klinik. Dahlia berhenti ketika akan menuju parkiran mobil.

"Kenapa?"tanya Radit heran

"Aku mau pulang sendiri aja. Aku mau ke toko dulu beli diapers Tania dan kebutuhan dia lain nya" kata dahlia

"Aku bisa antar" tawar Radit.

 Dahlia mengeleng

 "Tolong, biar kan aku sendiri. Saat ini aku ingin menikmati waktu ku sendiri." ucap Dahlia serius

Radit akhir nya mengangguk, lalu ia merogoh kantongnya mengeluarkan beberapa lembar uang

"Ambil lah" Radit menyerah kan uang itu

 Dahlia menggeleng, lalu ia membuka goodie bag, seperti merogoh kantung kain. Gadis itu lalu memperlihat kan buntelan uang sambil tersenyum menggeleng geleng kan kepala nya menggoda Radit. Rupa nya ada uang di kain lusuh yang di pakai nya itu. Dasar wanita, ada saja tingkah nya, Radit tersenyum lebar

 "Ini tambah. Belikan untuk bayi itu yang terbaik. kamu jangan korupsi" kata Radit sambil menahan senyum nya

"Nilai PPKn ku waktu SD paling tinggi, terima kasih ya" kata Dahlia sambil tersenyum meraih uang itu

Entah kenapa, Radit merasa hangat meskipun Dahlia melangkah pergi meninggal kan nya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!