NovelToon NovelToon
PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)

PENDAWA (Pesona Janda Anak Dua)

Status: tamat
Genre:Romantis / Janda / Tamat
Popularitas:711.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Neng Syantik

WARNING!
NO BOOM LIKE & LOMPAT BAB. HARGAI PENULIS!


“Aku sudah putuskan. Aku ingin mengakhiri hubungan kita,” Tegas Danu, tunangan Zivanya sang janda yang beranak dua.

“Apa maksudmu, Bang?” tanya Zivanya, berharap semua yang ia dengar salah.

“Ku rasa, aku tidak perlu mengulang kata-kataku. Semua yang aku katakan sudah cukup jelas, aku ingin kita mengakhiri semuanya,” Lagi, Danu mengulang perkataannya.

“Tapi kenapa, Bang?” Air mata Zivanya luruh. Ia tidak dapat menahan tangisnya.


Zivanya, Janda muda yang memiliki dua anak, di putuskan begitu saja oleh tunangannya. Ternyata, alasan yang ada dibalik putusnya hubungan meraka sungguh menyakitkan. Membuat Zivanya berubah menjadi pribadi yang lain.


~Pesona Janda Anak Dua~
"Zivanya Anatasya"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neng Syantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 15

“Walaupun Mbak Vanya tante-tante anak dua, masih jauh cantikan Mbak Vanya dari pada situ!” teriak Rendi pada Mei yang sedang menutup pintu rumah.

“Huh!” Rendi kesal, ia pun berdehuh sambil menendang pot bunga besar yang ada di pinggir teras rumah Zivanya. “Auuu..!” rintihnya karena merasakan sakit pada kakinya.

Setelah itu, Rendi memutuskan pulang ke rumahnya sambil menggerutu.

“Gawat, Pak!” ujar Rendi pada bapaknya.

“Apa nya yang gawat?” tanya Pak Jamal, bapak dari Rendi.

“Ternyata, Mbak Zivanya sudah punya calon suami, Pak,” ucap Rendi. “Sakitnya hati Rendi, sakitnya sampe berdarah-darah,” sambungnya. Tangannya ia letakan di dada, sedangkan wajahnya di buat sesedih mungkin.

“Waduh! Gagal deh bapak beristri dua!” Pak Jamal menepuk jidatnya.

“Bapak macam-macam, Rendi laporin ke ibu nih!” lagi lagi Rendi mengancam bapaknya dengan senjata pamungkas. Yaitu dengan menyebut nama ibunya.

“Kamu kok tega banget sih sama bapak,” ucap Pak Jamal.

“Lagian, udah punya istri dan anak, pakek sok-sokan mau mencari istri muda,” kata Rendi.

Begitu lah pertengkaran yang terjadi antara Rendi dan Bapaknya sendiri, belum lagi di tambah dengan keributan, jika istri Pak Jamal, yaitu ibu Rendi sendiri mengetahui, bahwa anak dan suaminya tergila-gila pada seorang janda yang beranak dua.

.

.

.

“Kita mau kemana, Ar?” tanya Zivanya.

“Kita cari restoran dulu, kamu kan belum sarapan,” kata Arya yang pandangannya fokus pada jalanan yang ia titi. “Abis itu, kita ke deiler pilih motor yang kamu suka,” sambung pria lajang itu.

“Maafin aku, ya. Selalu ngerepotin kamu,” ucap Zivanya. Rendi hanya menanggapi ucapan Zivanya yang selalu minta maaf itu dengan gelengan kepala.

Setelah beberapa saat, mobil yang di kendarai Arya bersama Zivanya, tiba di depan restoran. Arya turun lebih dulu, lalu berbalik membukakan pintu untuk Zivanya.

“Dih! Sok romantis!” Zivanya menerima uluran tangan Arya. Zivanya pun turun dari mobil dan berjalan menuju resto dengan tangannya yang di genggam oleh Arya.

Mereka berdua pun memasuki restoran sambil berbincang-bincang tanpa memperhatikan sekitar.

“Duduk di mana?” tanya Arya pada Zivanya.

“Emm.. Di pojok aja deh,” Zivanya menunjuk ke kursi yang masih kosong di bagian pojok restoran.

Saat mereka hendak menuju ke pojokan restoran itu. Tiba-tiba suara seseorang menghentikan langkah Zivanya dan Arya.

“Vanya!” panggil orang itu, yang ternyata adalah Danu dan Kinanti.

“Dia lagi,” guman Zivanya sambil memandang ke arah Danu dengan malas.

Arya semakin mengeratkan genggaman tangannya pada tangan Zivanya. Seakan takut, jika Zivanya kembali tersakiti.

“Mau apa?” tanya Zivanya dengan cuek. Ia malas berlama-lama melihat wajah Danu.

“Bagus ya, kamu. Setelah aku putuskan dan juga bangkrut, sekarang kamu malah menempel pada pria ini!” Danu berkata merendahkan sambil menunjuk wajah Arya. “Jual diri kamu sekarang? Dulu pas masih sama aku, jangankan megang aku, aku pegang pun kamu selalu menghindar, kok sekarang kamu malah berani mesra-mesraan sama pria ini.”

“Jaga ya, ucapan kamu! Jangan ngomong sembarang,” Zivanya menunjuk wajah Danu. “Lagian, gak ada urusannya sama kamu, aku mau jalan dan bermesraan sama siapapun. Kamu itu cuman mantan, mantan tunangan yang licik dan juga serakah!” Zivanya berbicara kasar pada Danu di hadapan semua orang.

Arya tercengang melihat keberanian Zivanya yang melawan Danu dengan terang-terangan.

“Cih! Dasar Lo*te!”

“Kamu bilang aku Lo*te! Lalu apa perempuan yang ada di samping kamu itu? Ratu nya Lo*te?” tak segan-segan Zivanya menunjuk-nunjuk wajah Kinanti yang tepat berada di sebelah Danu.

Kinanti yang merasa terhina, segera melayangkan tamparan ke arah Zivanya. Tapi, dengan sigap Arya menahannya.

“Jauhkan tangan kotormu dari Zivanya, jika aku melihat, kamu menyakiti Zivanya seujung kuku pun, aku pastikan hidupmu akan menderita di sisa umurmu. Selamanya!”

“Ehh, Bang. Saya saranin, jangan dekat-dekat deh sama janda ini, dia ini janda gak bener. Kedua anaknya juga, gak jelas asal usulnya!” ujar Danu, ia berniat ingin mengompori Arya agar menjauhi Zivanya. Tapi, ia malah di buat terkejut dengan jawaban Arya.

“Aku lebih mengenal siapa Zivanya, jauh dari sebelum kamu muncul di kehidupannya!” Arya menatap tajam pada Danu dan Kinanti. Setelah itu, ia menarik tangan Zivanya keluar dari restoran itu. “Ayo, kita cari restoran lain saja, selera makanku hilang setelah melihat kedua Anjing penjilat ini!” Danu dan Kinanti, tak ubah adalah bin*t*ng baginya.

“Sial!” maki Danu.

Awalnya, Danu yang melihat keberadaan Zivanya dan pria lain itu merasa cemburu, karena, sejak awal ia bersama Zivanya, janda itu sangat sulit ia taklukan. Tapi, yang ia lihat saat ini, Zivanya berbeda dari Zivanya yang ia kenal dulu. Dengan terang-terangan, Zivanya bergandengan tangan dengan pria lain. Padahal sebelumnya, Zivanya tidak pernah seperti itu. Maka, Danu mengajak Kinanti mendekati Zivanya, berniat untuk membuat Janda itu malu. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, mereka berdua lah yang di buat malu di hadapan orang banyak oleh Arya.

BERSAMBUNG!

1
Dulkarim Muda
katanya makannya pilihan, ternyata seblak oke juga yah🙂
Safa Almira
bagus semua cerita nya
Ersa
Luar biasa
Mr.VANO
masih dlm menyima
Ibuk Kumaiyah
salam sehat sukses selalu semangat buat penulis untuk cerita aku sih yang penting heppy ending gak gantung dan menarik aku cuman bisa menikmati gak bisa buat jadi apa pun yang terjadi jangan putus harapan
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 mohon dukungannya 💗💗
total 1 replies
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Juragan Jengqol
banyak janda yang baik dan mampu menjaga marwah-nya. namun penggambaran tokoh zevanya kok menurut saya kurang baik ya...
Juragan Jengqol
kalo keluar pake baju yang lebih tertutup. kan jadi bikin heboh....
Juragan Jengqol
terharu sama mei, thor
Alya Yuni
Anknya msih kecil dah gtal mau nikah lki dsar prmpuan bodoh pantas orng blng jnda pegoda
Alya Yuni
Dah tau ngapain tangisi lki mcm si Danu
Mia
bego emg dengan sikaplu begitu lu bisa sembuh
As Cempreng tikttok @adeas50
semangat thor😍
As Cempreng tikttok @adeas50
semangat kaakaaaaa...kopi untuk mu thor
najwa arsha
cucok Ka visualnya..semangat
Erik Herawati
laporin aja ke pihak berwajib, lagian punya kekuatan apa Danu, othor gimana sih, lagian baru tunangan tapi gayanya kaya yang udah nguasain zivanya
Erik Herawati
zivanya kaya buat apa mikirin cowok begitu gak kepel dong
Endang Werdiningsih
arya mulut'a jd lambe lemes lebih" dr emak" berdaster,,,😀
Endang Werdiningsih
biarlah danu menyesali semua perbuatan'a,,, bikin dia sadar,,, karena ga semua orang jahat akan berakhir jahat,,, kalo kinanti msh ga mau sadar berarti mau dimandiin pake air cabe biar otak'a jd fresh
Siti Sri Wahyuni
Mampir 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!