Alya Talita tanjaya gadis pembangkang dia egois dan selalu mementingkan dirinya sendiri. suatu ketika Alya di usir karena dia mengambil uang untuk operasi ginjal kakaknya yang membuat hampir kakaknya meregang nyawa, dia di usir dari rumah orangtuanya dan Alya tinggal di kontrakan sahabatnya hari demi hari dia berubah namun suatu kejadian menimpanya saat dirinya sudah berubah menjadi lebih baik dia di tabrak mobil saat dirinya menghindari kakaknya yang ingin mendekat ke arahnya. dia tidak mau menganggu keluarga nya lagi jadi Alya memutuskan untuk menjauhi mereka. saat di mana detik - detik kematiannya datang tiba - tiba ada suatu keajaiban dimana dia kembali ke masa lalu dan di anugrahhi sistem Kekayaan 1000x Lipat.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12
"Mau makan apa?" tanya Yuri
"Gue mau Nasi Goreng Seafood aja lah" jawab Alya
"Gue mau Sate Padang" balas fuji
"Kalo Lo?" tanya Fuji
"Gue sih mau dua duanya, heheh" jawab Yuri sembari tertawa kecil
"Emang dasar rakus" balas Alya
"Lo kaya gak tau aja dia, perut dia kan kaya karet apa pun masuk. Kecuali batu sama kayu" tambah Fuji menggoda Yuri
"Si*lan lu berdua" kesal Yuri
"Jadi mau makan apa aja dek?" tanya pegawai kantin
"2 Sate Padang, 2 Nasi Goreng Seafood dua duanya pedes, sama Es Teh Manis 3. Itu aja bu" jawab Yuri sembari menunjuk tempat duduk yang ada di taman
"Iya dek. Ini nomornya ya" balas pegawai Kanti sembari memberikan nomor antrian
"Ya. ayo kita ke sana" ajak Yuri
Mereka pun langsung bergegas ke Tempat duduk yang ada di dekat taman.
"Sejuk juga ya duduk di sini" ujar Alya
"Iya. Tapi ko gak terlalu banyak yang makan di kantin bawah ya?" tanya Yuri
"Karena makannya lokal, kan di atas makannya itu dari beberapa negara jadi mungkin mereka suka di atas karena itu" jawab Fuji
"Iya juga sih. santai di sini enak banget lah, besok kita di sini aja lah ya" balas Alya
"Oke lah. Gue juga suka di sini" ucap Yuri
Saat mereka sedang bercanda dan tertawa bersama tanpa mereka sadari ada beberapa orang yang sedang melihat ke arah mereka dari lantai atas.
"Aneh banget si Alya hari ini. dari masuk sampe sekarang dia masih belum datang buat genit sama Lo" bingung Boni
"Bentar lagi juga datang ke sini tunggu aja. itu cuma trik dia aja biar Agam bisa penasaran sama dia" balas Resa
"Tapi jujur ya, dari tatapan dia sama perlakuan dia dulu saat dia lakuin trik ini juga udah beda. Dulu dia cuek tapi masih lirik - lirik ke arah lu tapi hari ini pas di kelas juga dia gak ngelirik ke lu, terus sekarang dia makan di bawah dan ketawa - ketawa kaya gitu. Menurut gue itu Anah sih, kaya beda aja" ujar Boni terus mengamati gerak gerik Alya
"Kita taruhan ayo" ucap Resa
"Ayo. Dari kapan?" tanya Boni tak gentar
"Dari hari ini sampe besok deh, gue yakin dia pasti balik lagi besok. Gue tau secinta apa dia sama si agam" percaya diri Resa
Agam yang mendengar ocehan kedua temanya hanya diam dan terus melirik ke lantai bawah untuk melihat Alya yang terlihat bahagia tertawa dan ceria.
Sesekali dia juga bercanda dengan siswa lainya yang menyapanya, dulu dia akan menjaga jarak menghargai Agam namun terlihat sekarang dia seperti burung yang di lepaskan dari sangkar bebas bahagia.
"Oke. Kita taruhan apa?" tanya Boni
"Kita taruhan duit 20 juta" jawab ressa
"Oke" balas Boni sembari berjabat tangan.
"Heh gam, Lo gak marah kan kita taruhan?" tanya Boni
"Terserah Lo. Bukan urusan gue juga" jawab dingin Agam
Saat mereka berempat sedang Santai menunggu pesanan mereka dapat.
Tiba - tiba migel berlari menghampiri mereka berempat dengan mata sembab.
"Kak" ucap migel dengan raut wajah sedih dan dia menangis, bajunya penuh dengan minuman coklat.
"Kamu kenapa? Ko kenapa bisa kotor kaya gini?" tanya agam bingung dengan pakaian migel yang kotor dengan coklat.
"Ini semua gara - gara kak Alya, tadi aku lagi di kelas kak Alya Dateng terus kak Alya tiba - tiba tumpahin es coklatnya ke baju aku kak" keluh migel
Mereka berempat terlihat bingung.
Mereka melihat ke bawah dan Alya masih tetap sama ada di tempat sembari memakan makannya sembari tertawa dengan kedua temannya.
Plak!
Resa menepuk tangannya
"Tuh kan bener apa kata gue, dia masih suka sama lu gam. sini duit taruhannya gue bener si Alya masih suka sama si agam" pinta Resa dengan senyum lebar.
"Eh tunggu, Kan waktu nya sampe besok jadi gak bisa" ujar Boni
"Ah gak bisa gitu lah, buktinya ini udah ada" balas Resa
"No... no... Kita tanya langsung aja sama orangnya yu" ajak Boni
"Eh sorry nih ya kan kata Lo si Alya yang siram Lo di kelas kan, tapi kita liat si Alya dari tadi ada di bawah tuh. Gimana mau nyiram Lo di kelas mana yang bener ini?" tanya fikran dengan tatapan bingung
"Bener juga. Dia kan dari tadi ada di sana, gimana mau nyiram Lo pake es coklatnya?" balas Boni ikut bingung
"Ya-ya mungkin aja pas kalian gak fokus ke bawah kak Alya langsung pergi ke kelas aku buat nyiram aku kaya gini" alasan migel gugup
"Kalo Lo yang bohong. Lo gue bisa laporin ke kepala sekolah" ujar Natan ketua osis tiba - tiba ikut berbicara
Semua orang yang mendengar ucapan Natan langsung terdiam, Natan tipikel orang yang tidak pernah ikut campur dengan masalah orang lain namun tiba - tiba dia berbicara.
Di pastikan ini akan menjadi masalah besar untuk migel, karena dia sudah berurusan dengan ketos ini.
Agam masih terdiam sembari melirik ke arah Alya dan kedua temanya yang dengan santai.
"Be-beneran ko kak, aku gak bohong" gugup migel
"Ayo kita ke bawah buat tanya sama dia, kamu gak perlu gugup kan dia yang salah. aku di pihak kamu kamu tenang aja" ajak Agam sembari menenangkan migel
Migel pun tersenyum kembali dan mengikuti agam yang turun ke kantin bawah.
Di ikuti oleh ketiga temanya dan Natan dan dua teman nya pun ikut pergi menuju lantai bawah.
Beberapa Detik Kemudian
Mereka sudah ada di kantin bawah, Agam yang melihat Alya duduk dengan santainya langsung menghampiri nya.
Tak Tak Tak
Dengan suara mantap agam dan yang lainya menuju Alya semakin dekat.
Byuar...
Tiba - tiba es teh manis Alya di jatuhkan oleh agam membuat rok dan baju Alya basah.
"Si*lan lo, baju gue baj*ngan" teriak Alya kepada Agam sang pelaku penyiraman.
"Lo apa - apaan sih, Dateng Dateng nyiram baju orang lain" bentak Fuji
"Diem lu. Kalo bukan gara gara temen Lo yang mulai duluan, gue juga gak akan nyiram dia" datar Agam
"Maksud Lo apa stres, gue dari tadi duduk di sini ya. Dan gue gak ketemu sama Lo, kalo punya otak di pake" maki Alya
Agam dan yang lainnya terkejut karena ini pertama kalinya Alya memaki Agam.
"Kak ko kamu malah marah - marah sama kak Agam sih, Kakak jahat Kakak udah jahat sama aku aku gak terima ya Kakak sebut kak Agam kaya gitu" so lemah migel namun Alya melihat migel tersenyum tipis bangga.
"Orang gila mana ini, akh.." gerutu Alya dalam hati
"Minta maaf!!" singkat Agam
dsr ppb.....🤮🤮🤮
tapi kayaknya aku bakalan nabung bab nya soalnya kalo baca per update nya kan cuma 1bab jadi mendingan di tabung bab nya. makasih thor aku suka ceritanya, sehat selalu ya author yang baik. ❤❤❤
s neng blm sdar sm kkuatannya sndri....pdhl,slain jd holang kaya dia jg jd sakti mndragunawati.....🤣🤣🤣
kl holang kaya mh gt ya....pas dngr btuh apa,sat set beli....tau2 udh nmpuk aja....tp indah bruntung bgt ktmu alya,jd dia bs bbas dr kluarga gila...trs prgi jauh....