Kkn Desa Larangan: Kami Pulang Tinggal Nama
Lima mahasiswa KKN terjebak di Desa Larangan, desa gaib yang tidak ada di Google Maps.
Hari ketiga, Rani hilang dari kamar terkunci. Di kasurnya hanya ada selendang merah dan tanah kuburan. Kepala desa cuma bilang: "Tumbal pertama sudah diambil."
Setiap jam 01.00, gamelan dari hutan memanggil nama mereka. Sosok wanita berkebaya merah menatap dari sumur tua belakang balai desa.
Ternyata 7 tahun lalu ada mahasiswi KKN dibunuh dan dibuang ke sumur itu. Arwahnya menuntut 5 nyawa.
Mereka harus temukan tulang mahasiswi itu sebelum purnama, atau jadi penghuni tetap desa. Masalahnya, satu orang harus jadi tumbal sukarela untuk turun ke sumur.
Akankah mereka pulang selamat? Atau pulang tinggal nama?
Melahirkan Anak Rahasia CEO
Menginjak usia 20 tahun Arabella zivana Edward telah melalui satu malam yang kelam bersama pria asing yang tidak di kenal nya,semua itu terjadi akibat jebakan yang di buat saudara tiri dan ibu tirinya, namun siapa sangka pria asing yang menghabiskan malam dengan nya adalah seorang CEO paling kaya di kota tempat tinggal mereka. Akibat dari kesalahan itu, secara diam-diam Arabella melahirkan tiga orang anak kembar dari CEO tersebut
Misteri Kematian Ibu
Vera merantau ke kota dan bisa di katakan bawa dia jarang pulang ke rumah karena memiliki hubungan yang tidak baik dengan Pak Darto Ayah kandung dia sendiri, namun kali ini Dia terpaksa harus pulang ketika mendengar kabar bahwa Bu Elma telah meninggal dunia.
semula Vera menganggap bahwa kematian Bu Elma adalah kematian yang biasa, namun beberapa malam saja dia tinggal di rumah itu malah menemukan keanehan yang tidak biasa.
benarkah Bu Elma meninggal karena sesuatu yang tak kasat mata?
mampukah Vera untuk mengungkap masalah tersebut?
SENJA TERAKHIR UNTUKMU
Namanya Arif Fajar Kazamzy, atau yang lebih sering kusapa dengan panggilan sayang Mas Azam. Seorang pria yang memancarkan ketampanan yang tak biasa—tidak hanya dari raut wajahnya yang tegas dan sorot
0
2
Karma Itu Nyata
Kamar apartemen itu terasa sangat sunyi, hanya menyisakan deru AC yang seolah mengejek kehampaan di hati Riana. Di tangannya, sebuah undangan pernikahan mewah dengan aksen gold tampak mengilap. Nama p
0
1
Dusta Di Balik Layar Biru
Di sebuah apartemen sempit yang pengap oleh bau mie instan instan dan asap rokok, jemari seorang pria bernama Bagas menari lincah di atas keyboard laptopnya yang kusam. Matanya yang merah karena kuran
0
1
A Quiet Journey with a Guitar on Her Back
The rhythmic clatter of the train tracks blended with the gentle hum of the engine, creating the opening melody for the girl’s journey that morning. In her lap rested an old acoustic guitar, its wood
0
0