Pertemuan Pertama
karya R.Gerar
Penjara Suci
Tak semua tempat suci adalah rumah, sebagian hanya penjara bagi hati yang pernah salah.
Hanin dibesarkan dengan keyakinan bahwa cinta hanya halal setelah akad. Di desanya tabu seorang berpacaran. Namun, ia memilih mencintai diam-diam, hingga satu foto tanpa hijab, dalam pelukan Fahmi, menjadikannya aib keluarga.
Hanin dikirim ke pesantren. Sebuah penjara yang dibungkus kesucian. Pesantren berada di suatu desa yang jauh dari kota dan keramaian.
Di sana, ia bertemu Ghania, sahabat yang terasa seperti rumah. Sampai hari pertunangan itu tiba, hari ketika Hanin diperkenalkan pada calon suami Ghania. Pria itu ternyata Fahmi, mantan kekasihnya.
Di balik tembok Penjara Suci, Hanin terjebak antara iman, persahabatan, dan cinta lama yang belum benar-benar mati.
Diam demi menjaga kehormatan,
atau jujur dengan risiko menghancurkan segalanya?
Love For The Last
Aruni sudah sangat pasrah dengan hidupnya, berpikir dia tak akan memiliki masa depan lagi jadi terus bertahan di kehidupan yang menyakitkan.
"Dasar wanita bodoh, tidak berguna! mati saja kamu!" makian kejam itu bahkan keluar langsung dari mulut suami Aruni, diiringi oleh pukulan yang tak mampu Aruni hindari.
Padahal selama 20 tahun pernikahan mereka Arunilah sang tulang punggung keluarga. Tapi untuk apa bercerai? Aruni merasa dia sudah terlalu tua, usianya 45 tahun. Jadi daripada pergi lebih baik dia jalani saja hidup ini.
Sampai suatu ketika pertemuannya dengan seseorang dari masa lalu seperti menawarkan angin surga.
"Aku akan membantu mu untuk terlepas dari suamimu. Tapi setelah itu menikahlah denganku." Gionino.
"Maaf Gio, aku tidak bisa. Daripada menikah lagi, bukankah kematian lebih baik?" jawab Runi yang sudah begitu trauma.
"Kamu juga butuh seseorang untuk menguburkan mu Runi, ku pastikan kamu akan meninggal dalam keadaan yang baik."
PERJUANGKAN YANG TIDAK SIA-SIA
Ada seorang gadis yang sangat cantik, dia bukan hanya memiliki paras yang cantik namun juga kepintaran yang tidak tertandingi. Banyak orang mengagumi nya, karena dia cantik dan pintar. Namun gadis it
0
3
Reuni dengan Temen SMA
Namaku Rina, 28 tahun. Sudah tiga tahun menikah, tapi suamiku lebih sering di luar kota daripada di rumah. Badanku masih kencang: payudara 34C yang masih montok, pinggul lebar, kulit putih mulus tanpa
0
0
PULANG KAMPUNG
Sinta Azhab pulang ke rumah setelah sekian tahun bekerja dikota. Ia pulang bersama anggota keluarganya, dengan perasaan bersalah turun dari mobil berjalan menuju rumah orang tuanya. “Bicara pelan-
0
0
Rumah Kontrakan yang tidak pernah kosong
Damar berdiri di depan sebuah rumah tua dengan ransel besar di punggungnya. Rumah itu tampak sepi. Cat temboknya sudah mulai mengelupas. Halaman depannya dipenuhi rumput liar yang tidak pernah dipoton
0
0