Papa Tiri Anti Bakteri
Xavier Rey Lergan hidup dalam sangkar steril akibat dirinya yang mengidap Myshopobia, hingga orang tuanya nekat menjodohkannya dengan Nara, seorang single mom. Pernikahan ini menjadi medan tempur antara si perfeksionis dan wanita tangguh yang tak mau diatur.
"Nara, sudah kubilang jangan diletakkan di sini!" bentak Xavier saat melihat barang berserakan.
"Diam Tuan Bakteri! Ini kamarku, keluar! Kamu kan belok!" balas Nara sengit.
"Aku hanya anti bakteri, bukan anti wanita!" seru Xavier tak terima.
Di tengah pertikaian, hadir Raya seorang putri kecil Nara yang polos. "Papa Laya balu cekalang! Halusnya dali dulu mama cali Papa balu, kenapa balu cekalang? Papa lama, buang aja ke celokan!" ucapnya menggemaskan.
Akankah kesterilan Xavier runtuh oleh kehangatan keluarga kecil ini, ataukah perbedaan prinsip tentang kebersihan akan memisahkan mereka selamanya?
"Bagaimana bisa aku menikahimu, sementara aku tak suka bekas orang lain?"
Tumbal Mayat
Desa ujung pandang kembali di hebohkan dengan mayat yang hilang dari dalam kuburan, namun sebagian orang menyangkal bahwa itu karena sudah lama di kuburkan sehingga jasad mereka sudah habis di makan tanah.
Namun sebagian lagi mengatakan bahwa itu memang di curi orang, semua ini berawal karena secara tidak sengaja seekor anjing menggali kuburan dan mereka melihat bahwa di dalam itu sudah tidak ada lagi mayat nya.
Kemana kah mayat itu pergi?
mungkin kah mayat itu memang di curi?
Tuan Pengganti Siluman Putih
kecelakaan sepuluh tahun lalu membawa Galih pada kehidupan keluarga harmonis dan bahagia. pada akhirnya dia masuk dalam kehidupan keluarga itu, hidup bersama dan dianggap anggota keluarga oleh mereka.
setelah sepuluh tahun, Galih tidak lagi bertemu mereka. namun tidak Galih sangka, anak kecil yang memanggilnya sebutan papa sepuluh tahun silam, datang menemuinya dan membawa hal yang sama sekali tidak Galih duga.
"hal gila macam apa ini"
kehidupan Galih terjun bebas berubah seratus delapan puluh derajat. kehidupannya terbagi menjadi dua dimensi. nyawanya terancam dan kehidupan normal berlari menjauh darinya.
akankah Galih sanggup mengambil amanah itu...?
bagaimana dia bisa mengendalikan hal yang mistis itu...?
Kembali ke Hari-hari Selepas Hujan
Bandung di tahun sembilan puluhan adalah sebuah kanvas yang selalu basah. Kota itu tidak pernah benar-benar kering; ia senantiasa menyimpan sisa gerimis di celah-celah trotoar Jalan Dago, di balik dau
0
2
Mungkin aku yang pertama tapi aku gak selamanya nya
*Mungkin Aku Memang Pertama, Tapi Tak Selamanya* Gaun itu masih muat. Warna dusty pink, bahan satin yang kalau kena lampu jadi kayak kulit persik. Bagian punggungnya V dalam, ada pita kecil buat di
0
0
MAFIA AURELIA
📝 alur cerpen 🎹 BAGIAN 1: DUA SISI YANG BERBEDA Aurelia tumbuh di keluarga mafia paling berkuasa dan ditakuti. Di siang hari, dia adalah wanita elegan yang sering memainkan nada-nada indah di pia
0
2
Gugurnya Bunga Kanigara
Gunung Sunda purba selalu menyembunyikan rahasianya di balik kabut putih yang tebal. Di lerengnya yang curam, angin berembus membawa aroma belerang yang menyengat, bercampur dengan wangi bunga kanigar
0
1