NOUS
di taman bunga belakang rumah, sekumpulan keluarga sedang menikmati angin sore yang damai dan membuat mereka rileks.
"bunda Cia mau itu." Seorang gadis kecil cantik merengek sambil menunjuk penjual bakso kuah yang kebetulan lewat di rumah mereka.
"bentar ayah beliin." Yoga segera berdiri kemudian mendekat ke penjual bakso kuah tersebut.
"kakak mau ngga??" Tawar yoga pada putra keduanya,Yoshi.
"nggk"Jawab nya.
"bunda mau???" Tawarannya pada istrinya itu,
"boleh yah,yang pedes yak" Teriak nya,
penjual be like:"keluarga kang teriak☺️"
yoga mendekat dengan beberapa cup bakso kuah di tangan nya.
sesampainya di sana tidak menemukan keberadaan anak kedua nya
Dimana Yoshi?? pikirnya.
"Yoshi mana bun??" Tanya yoga pada istri nya itu.
"tadi dia katanya mau ke belakang dulu,bosen di sini," Ujar Feli
"ayah bakso kuah nya.." Rengek cia
"iya-iya, ini." Yoga menyodorkan nya
mereka masih setia duduk di taman belakang, dipadukan dengan tawa si kecil yang terdengar di telinga keduanya.
...Kring....Kring...Kring...
telepon yoga berbunyi,dengan cepat dengan segera yoga mengambil telefon itu.
"halo??"
"........."
"apa.... !!!"
".........."
"Baiklah-baiklah lusa saya kesana"
"kenapa yah??" Tanya Feli
"bunda,kita pindah ke London ya," Tutur Yoga
"lah kenapa???" Tanya Feli heran
"Iya soal nya,Ayah harus urus perusahaan di sana, kasihan juga Yovie di sana sama Omah sama Opah nya doang," Jelas yoga mendapat anggukan dari Feli.
"Hm,besok packing." Yoga berdiri dari duduknya lalu menggendong putri kecilanya.
"ayah, bunda. Apa kita akan ke London?" tanya Cia di gendongan sang ayah.
"Iya, kita bakalan tinggal disana dengan bang Yovie," Ucap Feli tersenyum
Yoshi tampak kembali mendekat ke arah keluarganya.
"Dari mana bang??" Tanya Feli heran
Yoshi tak menjawab namun tatapan nya mengarah ke arah taman
"Beh anak gw dingin bener" _Batin Feli
"Anak gw nih,kecil nya mirip gw banget,tapi ayah yakin suatu saat nanti ada seseorang yang bakal cairin kamu bang" batin Yoga.
"Abang mah kayak Olang bisu." Sindir Cia.
Yoshi tak mau menanggapi adik nya itu,dia hanya memutar bola mata nya Malas
"Eh iya bang,kita bakal pindah ke London,biar tinggal sama bang Yovie," Ucap Yoga memberi informasi kepada sang putra.
Yoshi hanya diam, menandakan dia setuju. (Mungkin?)
...******...
Yoga dan keluarga kecil nya tampak sudah berkumpul di bandara,setelah berpamitan dengan Teman-teman Feli dan Yoga.
"hati-hati yah Bu, pak bos." Sendhy memeluk yoga ala lelaki dan bersalaman. Yoga hanya mengikutinya.
"iya, Titip perusahaan yang disini ya," Ucap Yoga pada Rendhy
"iya pasti."
"kita berangkat yak, Sampai jumpa," Ucap Feli tak tahan air mata.
"Sampai Jumpa onty." Cia melambangkan tangannya gemas.
Yoshi hanya berjalan dengan memegang jaket dan pasport nya, tidak memperdulikan sekitar nya dan memakai Earphone nya.
"lihat putra kecil mu itu, sangat mirip dengan bapak nya," Ujar Rendhy menepuk pelan pundak milik Yoga.
"Anak gw ya mirip gw, yakali mirip lu yang petakilan," Ucap Yoga datar.
"udah-udah hati-hati yah kalian, Salam buat Yovie." Sasya tersenyum kepada Cia dan Feli.
Yoga dan Feli sudah berada di pesawat,Yoshi dengan Yoga satu kursi sedangkan Cia dengan Feli.
Yoshi hanya mendengar kan musik, tak ada selera untuk membuka suara sama sekali.
"yah, ke toilet." Yoshi beranjak dari duduknya dan menuju ke belakang.
"ha?? kamu bilang apa sayang??" Tanya Feli yang memang di depan kursi Yoga dan Yoshi.
"dia mau ke toilet," Ujar Yoga menjelaskan
"Oalah,kalau ngomong yang bener dong bang, nanti di kira kamu bisu," Ucap Feli kesal
Yoshi tak menanggapi omongan Bunda nya,dia berjalan tetap kearah Belakang or toilet.
Revisi: 23 Februari 2022
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Yani Cuhayanih
Aku masih memikirkan tukang baso apakah jd dimakan basonya gk dah cepet amat niih cerita cuus naik pesawat...
2023-02-08
0
Ryoka
Bapaknya gaul wkwk
2021-12-05
0
Ryoka
Wkwkw
2021-12-05
0