Ganta dan Desi yang duduk berseberangan di meja makan, tentunya sedang makan bersama. Ganta mulai mengambil makanan yang sudah disediakan dan langsung menyantapnya dengan sangat lahap. Sudah terlalu lama dia fokus bermain game sehingga membuat perutnya menjadi tidak terurus dan sangat kosong.
Ketika dia sibuk dengan makanannya, Desi mulai menatapnya dan berbicara, "Kak, aku baru baru ini bermain World Online, game yang kakak katakan itu dulu..."
"Oh! Akhirnya kamu bermain juga yah..." balas Ganta dengan nada yang menggoda. Ini adalah berita yang cukup bagus baginya.
"I-iya, aku mendengar saran teman temanku di unversitas. Katanya itu adalah game sangat menyenangkan, jadi aku mencoba coba bermain. Ternyata benar, itu sangat menyenangkan."
"Kan sudah aku bilang kalau game itu sangat bagus." Ganta waktu dulu pernah mengajak Desi untuk bermain game. Namun dia langsung saja menolak untuk bermain, katanya bermain game itu tidak menyenangkan. Tetapi pada akhirnya dia bermain juga. Mungkin dengan begini dia tidak akan pergi berburu sendirian.
"Yang kakak katakan itu benar..." Kemudian Desi bertanya, "Sekarang ini kakak sudah level berapa?? Kan kakak sudah hampir setahun bermain itu artinya kakak sudah memiliki level yang tinggi," tanya lagi Desi.
"Hmmm..... L- level 17." Suaranya agak pelan ketika menyebutkan level yang dia miliki. Ganta cukup malu menyebutkan level yang dia miliki. Yah, dia dapat meningkatan levelnya segitu berkat Dark wolf yang dia bunuh sebelumnya. Kalau saja tidak, mungkin dia akan tambah malu untuk mengucapkannya.
"Apa, level 17?!" Desi pun kaget mendengar ucapan kakaknya. "Kak, tidak usah bercanda. Desi tanya dengan serius nih." Dia mengira jika Ganta malah bercanda kepadanya . Mentang-Mentang Ganta bermain game ini duluan, dia mencoba mempermainkannya, tentu saja dia tidak percaya.
"Iya betul, aku serius!" jawabnya dengan wajah yang serius dengan sedikit menaikkan nada bicaranya. Ganta mengganti ekspresi wajahnya dan berubah menjadi serius.
Desi yang sebelumnya kaget mulai menenangkan dirinya. "Ehhhh, padahal kakak sudah bermain hampir setahun dan main selama 20 jam, tapi kenapa kakak masih level 17??" Apa ada alasan tertentu dibalik pengurangan level pada Ganta. Padahal dia bermain hampir setahun dan jarang sekali keluar dari kamarnya. Maunya sekarang dia sudah berapa di level ratusan.
Ganta kembali berbicara, "Yah... waktu itu aku sudah berada di level 100. Tapi gara gara Quest aneh itu, levelku langsung anjlok ke level 1..." Sambil memasang ekspresi yang menyedihkan.
"Quest aneh apa itu? Kok sangat mengerikan. Apakah kakak gagal dalam Questnya?" Desi masih bertanya kepadanya.
"Kakak sih berhasil menyelesaikan Questnya... tapi level kakak langsung menjadi level 1," Melanjutkannya hanya membuatnya bertambah malu. Ganta langsung mengalihkan pembicaraan, "Ngomong-ngomong sekarang kamu level berapa dan siapa namamu di game?"
"Aku sudah level 11, seorang Cleric dan namaku adalah Ruby," jawab Desi dengan nada sedikit sombong. Dia sudaha teralihkan dan tidak bertanya tentang hal sebelumnya. Ganta dapat sedikit berlega.
"Ohhh..." ucapnya dengan nada datar.
"Nama penggunaku adalah Lyon, besok kita akan bertemu di alun alun Leaf Town dan mulai membentuk Party. Kita akan mulai berburu bersama." Yah, levelnya mereka hanya berbeda sedikit, jadi dia memutuskan untuk mengajak Desi berburu bersama, pergi menaikkan level mereka .
"Oke, baiklah."
**
Keesokan harinya.
Lyon kembali memasuki permainan dan tiba di Leaf Town, Kota awal yang menjadi tempat permulaannya dia bermain game. "Hmm, kota ini belum banyak berubah yah," gumam Lyon sambil memandangi area di sekitarnya.
Lyon kemudian berjalan menuju toko senjata dan membeli beberapa peralatan standar yang sesuai dengan levelnya saat ini. Setelah itu, dia langsung menuju ke alun alun kota. Sesampainya di alun-alun kota dia bertemu dengan Desi dengan ID Ruby.
"Kakak!"
Dia mendengar sebuah teriakan dan mengalihkan pandangannya ke sumber suara itu. Ternyata yang berteriak itu adalah adiknya. Setelah berkumpul di alun alun, Lyon mulai membentuk party dengan Ruby "Baiklah, ayo kita mulai bentuk party."
...[Pemain Lyon ingin mengundang anda masuk ke dalam partynya....
...-Terima...
...-Tolak]...
Ruby langsung menerima undangan tersebut.
...[Pemain Ruby menerima undangan anda.]...
...[Anda berada satu tim dengan pemain yang memiliki judul Mythic Hunter. All stats meningkat 10%]...
Ruby bingung dengan pemberitahuan sistem tersebut tetapi dia tetap mengabaikannya. "Ternyata benar. Kakak masih level 17... Tapi kenapa level kakak bisa serendah ini?" tanyanya. Ternyata itu bukanlah omong kosong. Di daftar list party yang tercantum pada layarnya, terlihat jika Lyon berlevel 17.
"Ini karena pergantian kelasku. Kelasku dulunya Warior, tapi sekarang aku mendapat kelas yang aneh," balas Lyon dengan nada pelan.
Kemudian Lyon menunjukkan statusnya ke Ruby. Dia pada awalnya biasa saja melihat status Lyon, namun sesat dia tersadar ada yang aneh dan langsung kaget dengan status yang diperlihatkan.
"Heeh Kak, padahal kakak masih level 17 tapi kesehatan kakak sudah seperti seorang tank level 50-an. Sebenarnya apa yang kakak lakukan?" Dia tidak bisa menyembunyikan rasa keterkejutannya setelah melihat bar kesehatan milik Lyon di list party mereka dan segera bertanya kepadanya.
Dan kembali lanjut bertanya, "Terus kelasnya kakak nampak aneh, Orang yang dilupakan?? Apa maksudnya?" Desi terus memberiman pertanyaan atas keterkejutannya. Walaupun dia baru bermain game, Ruby dapat mengatahui kalau ada hal yang aneh pada karakter milik Lyon.
"Itulah anehnya..... Mulai sekarang kamu harus membantu kakakmu ini dalam mengerjakan setiap Quest."
"Apa maksud kakak??"
Kemudian Lyon membagikan pencarian kelasnya kepada Ruby. Dia menjadi lebih kaget melihat Questnya. "K- ke-kesulitannya SSS dan ada dua... ini... Kenapa kakak mengambil kelas ini. Quest ini adalah Quest tersulut di World Online."
"Yah, aku dipaksa oleh sistem sialan ini." Muka Lyon menjadi gelap ketika dia mengatakan hal itu.
"Hmmm... Baiklah, aku akan membantu kakak semampunya," ucap Ruby dengan nada prihatin. Sebagai adiknya, sudah tugasnya untuk membantu kakaknya saat sedang dalam kesulitan.
"Hmm... Makasih Ruby."
Kemudian dia menunjukan satu Quest lagi "Hugk!" Ruby menjadi lebih kaget melihat Quest itu. "Ini Quest SSS+ kenapa Quest kakak sangat aneh. Terus apa lagi judulnya Invasi naga, apa maksudnya itu!?" Quest yang sangat aneh. Dia tidak dapat menyembunyikan rasa keterkejutannya.
"Aku juga tidak tahu mungkin nanti kita akan melawan naga," ucap Lyon.
Setelah itu mereka berdua pergi menuju ke gerbang kota untuk memulai perburuan. Ketika Lyon dan Ruby baru saja tiba di sana, mereka tiba-tiba didatangi oleh seorang pemain. Pemain tersebut sepertinya seorang ras Elf dan dilihat dari penampilannya dia sangat cantik dengan rambut perak.
Dia juga berlevel 11 sama seperti Ruby. "Permisi... boleh kah saya bergabung dengan party anda??" tanya gadis tersebut dengan nada malu malu.
"Kenapa meminta kepada kami. Padahal kita baru pertama kali bertemu?" tanya Lyon dengan bingung.
Tiba-tiba saja seorang wanita datang menemuinya dan memintanya untuk membuat party Dia pun menjadi sedikit curiga. Kebanyakan dari orang asing yang tiba tiba ikut dalam suatu party, pasti memiliki niat tertentu. Namun ada jung sih yang bergabung karena memang memerlukan teman berburu. Tetapi Lyon masih belum menemukan jawaban yang tepat akan hal itu. Dia memilih untuk mencurigai daripada menerimanya dengan cuma cuma.
Dan gadis itu pun menjawab dengan sedikit menundukkan kepalanya, "Saya diusir dari party saya karena saya tidak terlalu baik dalam bermain,"
"Yah, kami tidak membutuhkan pemain lain. Cari saja orang lain," jawab Lyon tak acuh. Memang dia tidak memerlukan Orang lain lagi di dalam partynya, Dia sudah berencana akan pergi berburu dengan Ruby. Jadi tidak ada gunanya dia menambahkan slot lain di dalam partynya.
Dan tiba tiba Ruby bicara kepadanya, "Kak, biarkan saja dia bergabung. Tidak papa kalau bertambah satu orang." Ruby Ruby ingin mengajak orang iu untuk ikut dengan mereka.
Ganta pun menatapnya, "T-tapi...."
Belum selesai dia bicara, Ruby kembali membujuknya, "Ayolah kak... mungkin saja nanti dia bisa menjadi jodohmu," lanjutnya Ruby dengan nada sedikit menggoda.
"K-Kau ini tidak usah bercanda." Lyon menjadi malu mendengar kata katanya.
kemudian Ruby menatap Lyon dengan tatapan yang sedih berekspresi seperti memohon untuk menerima orang itu. Lyon tidak kuat dengan tatapan adiknya. "Baik... baik... aku akan mengundangnya."
Setelah itu, Lyon mengundang pemain tersebut. Namanya adalah Snowly, Tipe Archer.
"Terima kasih," ucap Snowly.
Setelah Snowly menjadi party, dia mendapat pembertahuan sistem.
[Anda berada satu tim dengan pemain yang memiliki judul Mythic Hunter. All stats meningkat 10%]
Snowly kaget dan berpikir sejenak, Siapa pemain ini?? Kenapa dia memiliki efek seperti ini. Memang itu membuatnya terkejut. orang dengan level 17 mempunyai judul yang sangat kuat, tentu adalah hal yang aneh. Siapa dia sebenarnya...
"Oke kalau begitu, mari kita langsung masuk ke hutan untuk berburu!!" Lyon memimpin jalan. Mereka pergi ke hutan bagian barat dari Leaf Town, tempat perburuan monster berlevel 20 ke atas.
"K-kenapa kita ke area level 20?" ucap Snowly dengan gugup. dia sangat khawatir sekali saat mengetahui letak posisi mereka berburu. Mungkin saja dia sedang dijebak oleh mereka.
"Ya kak, padahal kita masih berlevel rendah. Kenapa kita langsung ke sini?" Desi pun juga ikut bingung.
"Udahlah, kalian tenang saja. Kita akan naik level gila-gilaan di sini," ucapnya dengan wajah serius.
Lyon memang berencana untuk pergi ke area ini. Walaupun perbedaan level yang dia miliki dengan area ini berjarak 3 level. Tetapi dia yakin jika dia bisa melewatinya. Dan juga, Lyon memang ingin naik level secepatnya. Dengan memburu monster yang berlevel lebih tinggi darinya, dia pasti bisa melesatkan levelnya ke atas.
Kemudian, Lyon mengalihkan penglihatannya pada poin stat masih belum digunakan dan mukai mengatur 70 poin ke stat Kelincahan, 60 Kekuatan dan 50 Stamina.
...Status :...
...Nama : Lyon...
...Ras : Manusia...
...Kelas :Orang yang dilupakan...
...Judul : -Orang yang di pilih takdir...
... [All stats +20]...
... -Firstly kill mythic...
... -Mythic Hunter...
...Peringkat :????...
...[Peringkat kelas kurang jelas karena sedikitnya informasi. Jelajahilah seluruh benua untuk mengetahui peringkat anda yang sebenarnya.]...
...Level : 17...
...Reputasi Benua : 10.050...
...Kesehatan : [ 17.930 / 17.930 ]...
...Mana : [ 1.650 / 1.650 ] (+210)...
...Kekuatan : 368(+20)...
...Stamina : 428(+20)...
...Serangan : 489-606...
...Kelincahan : 276(+20)...
...Pertahanan :300(+20)...
...Kecerdasan : 175 (+20)...
...Spirit: 21...
...[tidak dapat ditambah dengan poin stat]...
...Konsentrasi : 21...
...[tidak dapat ditambah dengan poin stat]...
...Point stats : 0...
Oke sekarang Lyon lebih kuat setelah mengalihkan poin stats dan melengkapi dirinya. Dengan begini kekuatanya akan meningkat dan pastinya akan semakin mempermudah dia dalam menghadapi monster untuk ke depannya..
beberapa menit berlalu sejak mereka menyusuri hutan. Di tengah tengah perjalanan, mereka akhirnya menemukan monster.
...-Blue Rabbit...
...Peringkat : Elit...
...Level : 20...
...Kesehatan : [ 4.000 / 4.000 ]...
Ada sekitar 3 ekor kelinci biru di hadapan mereka. Lyon langsung memimpin pertarungan. "Ruby bersiap untuk menyembuhkan, sementara itu Snowly mulai menembak sambil menjaga jarak," perintahnya.
Lyon langsung melesat ke arah tiga kelinci tersebut dan mengaktifkan Heart of Sword dan mulai menebas.
...-1.083...
...-945...
...-1.567 kritis!...
kesehatan kelinci tersebut langsung anjlok menjadi 12% Snowly dan Ruby pin langsung kaget. "Apa apaan dengan kerusakan itu!!?"
"Kak, apa betul kamu itu masih level 17??"
Memang ini menjadi pertanyaan mereka, pemain yang berlevel rendah seperti Lyon tidak akan menyebabkan kerusakan hebat seperti itu.
Lyon hanya mengabaikan pertanyaan mereka dan melanjutkan serangannya.
...-1.070...
Kelinci tersebut langsung mati. Snowly juga tidak mau kalah dan mulai menembak kelinci yang lainnya.
...-118...
...-102...
...-177 kritis!...
Snowly terkejut, serangannya juga mengalami peningkatan. Dua kelinci itu langsung mengalihkan perhatiannya ke Snowly. Sebelum kelinci tersebut menyerang, Lyon langsung melesatkan serangannya.
...-1.037...
...-1.637...
...-1.592...
Dan seketika kelinci tersebut mati. Tersisa satu kelinci lagi. Tanpa basa basi Lyon langsung menebas kelinci tersebut. Beberapa detik kemudian, kelinci tersebut mati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 373 Episodes
Comments
Ardianovich
aduhh dedee kawaiii pinter banget bantuan kakak nya yang kesusahan
2023-07-01
0
M̶g̶h̶t̶
kurang seru semua rahasia MC di ungkapkan ke orang lain terlalu awal,MC pun gak hebat-hebat amat
2022-07-28
1
gehena
masa sih mantan level 100 + main 1 taun ga punya title atau apalah yang berguna gitu? atau ikut kehapus pas pergantian kelas?
2021-11-18
0