BAB 16 - Rencana Liburan

Setelah larangan dari orang tua Callista tentang hubungannya dengan Daniel. Callista mengambil cuti di perusahaan dan rumah sakit. Dia memutuskan untuk beristirahat sejenak. Dia pun meminta assistant pribadinya Lucy untuk melihat perkembangan restaurant dan juga perusahaan keluarga yang dia pimpin.

Perusahaan yang dipimpin Callista berjalan dengan baik. Memang benar anak Michael Hutomo pasti dapat menjalankan bisnis dengan baik. Hanya saja sekarang Callista lebih banyak memimpin perusahaan dibalik layar.

Rencana pembukaan restaurant di Paris sudah diatur oleh assistantnya. Meskipun Callista mengambil cuti, Tapi dia tetap menerima telepon dari Assistantnya. Walaupun kadang Callista kesal dengan Assistantnya yang sering menghubunginya.

Sebenarnya Callista masih memikirkan cara supaya orang tuanya menyetujui hubungannya dengan Daniel. Callista masih bingung kenapa orang tuanya tidak menyukai Daniel. Callista memutuskan untuk berusaha mempertahankan hubungannya apapun yang terjadi.

Setelah acara pertunangan kakaknya, Callista tidak menghungi Daniel. Dan Callista pun sedikit menghindar dari Daniel. Callista ingin sekali menceritakan masalahnya kepada kekasihnya. Tapi dia tidak ingin membuat kekasihnya khawatir. Callista yakin dia akan mendapat restu dari orang tuanya.

Callista menikmati masa cutinya dengan beristirahat diapartementnya.

ddrrrt

ddrrttt

Suara handphone Callista

"Siapa yang menghubungi ku. Tidak tahu aku liburan. Awas saja kalay Lucy menghubungi ku lagi. kupecahkan kepalanya" Gerutu Callista

"Hallo, Lucy ada apa kamu mengganggu ku? aku ingin tidur"

"Sayang, kamu dimana" Tanya Daniel Sontak membuat Callista kaget.

"Ah kamu, maaf sayang. Aku di apartement"

"Baiklah, aku naik sekarang"

"Eh tungg..." Belum selesai Callista berbicara, Daniel sudah memutuskan panggilannya.

"Naik? naik kemana? naik ke tangga? lalu buat apa dia menghubungi ku." Gumam Callista

Callista berjalan meninggalkan kamarnya. setibanya di ruang tamu. Callista dikagetkan dengan sosok laki-laki

"Kau bagaimana bisa disini?" Seru Callista

"Begini cara mu menyambutku?" Daniel berjalan kearah Callista lalu mengecup bibir Callista.

"Sudah ku bilang kan, kau harus duluan mencium ku"

Callista menghela nafas

"Bagaimana aku mau duluan, kamu selalu mesum. Selalu mendahului" Gerutu Callista

Daniel tersenyum mendengar omelan sang kekasih. Daniel menarik tubuh Callista masuk kedalam pelukannya.

"Aku merindukan aroma tubuhmu" Bisik Daniel

Ucapan Daniel membuat pipi callista merona.

"Sayang, kenapa kamu cuti tapi tidak memberitahu ku?"

"Iya maaf, aku hanya ingin istirahat dari pekerjaan ku"

"Tapi, kenapa kamu bisa masuk ke apartement ku?" Tanya Callista yang heran Daniel sudah berada di apartemennya

"CK! ternyata kamu pelupa"

"Aku kan pernah meminta pasword apartement mu. Dan aku pun mengganti pasword apartement ku dengan tanggal pertama kali kita bertemu" Jawab Daniel.

Mendengar ucapan Daniel membuat Callista tersenyum.

Callista langsung mengecup bibir Daniel. Setelah mendapatkan kecupan dari Callista. Daniel menarik dagu Callista dan memperdalam ciumannya.

"Kau selalu mencari kesempatan" Ucap Callista saat pagutannya terlepas

"Bukannya kau menyukainya hem?" Goda Daniel

"Sayang, kenapa kamu tidak menjawab telepon ku saat aku menghubungi mu, selesai acara pertunangan kakak mu?"

"Ah, aku sudah tidur" Callista yang berusaha untuk bohong.

"Apa kamu menyembunyikan sesuatu dari ku?" Daniel yang berusaha mencari kebenaran dimata Callista. Dia yakin orang tua Callista berbicara sesuatu.

"Aku mana berani menyembunyikan sesuatu dari mu"

"Baiklah, aku percaya padamu" Daniel mengelus wajah putih kekasihnya

"Sayang ayo siapkan barang-barang mu. Kita pergi sekarang" Ucap Daniel

"Kita mau kemana?"

"Tokyo" Jawab Daniel santai. Sontak membuat Callista kaget.

"Aaaa..paaa?"

"Kenapa mendadak?"

"Tidak mendadak, aku sudah mengajak mu sekarang"

"Bagaimana bisa? tiket pesawat mahal sekali kalau kamu beli sekarang dan langsung berangkat hari ini"

"Kamu ini dari keluarga kaya tapi ternyata pelit" Ucap Daniel sambil tangannya menyentil kening Callista

"Kita berangkat dengan privat jet ku, aku sudah minta assistant ku menyiapkan 2 jam lagi" Ucap Daniel kembali.

"Oh begitu, kamu sama saja dengan ayah ku. Dia suka selalu keluar negeri dengan privat jet miliknya. Ka Jessica juga sama. Tapi kalau boleh jujur, Aku lebih suka dengan pesawat biasa. Aku bisa bertemu banyak orang"

Daniel tersenyum mendengar ucapan kekasihnya. Dia tahu jika Callista tidak terlalu menyukai diperlakukan Tuan Putri. Meskipun dia lahir dari keluarga kaya.

Callista menyiapkan baju yang dia akan bawa. Daniel memintanya untuk tidak membawa banyak pakaian. Karena Daniel mengatakan jika dia sudah membeli banyak baju dan sepatu untuk Callista, yang sudah disiapkan oleh assistant daniel.

Callista mengambil cuti sekitar satu minggu. Dia ingin menikmati istirahatnya. Awalnya dia fikir hanya menikmati cuti di apartement. Tapi dia sekarang bahagia, bisa liburan bersama dengan kekasihnya. Daniel adalah pria yang sangat pengertian. Dia bisa tahu jika kekasihnya membutuhkan liburan.

"Sayang, pulang dari liburan. Mari kita buat kerja sama antar perusahan kita" Ujar Daniel.

"Kau suka selalu bertemu dengan ku"

"Memangnya kau tidak suka" Daniel menatap tajam Callista

"Tentu aku menyukainya sayang" Balas Callista membuat Daniel tersenyum.

"Pulang dari Tokyo, aku ada meeting dengan Leonard Company. Itu berarti aku akan meeting dengan kakak mu juga. Kenapa bukan kamu saja" Keluh Daniel.

Callista pun tersenyum mendengar ucapan kekasihnya. Sampai saat ini dia belum mengatakan kepada Daniel jika dia sudah mengambil alih kepemilikan saham kakaknya dengan namanya. Callista ingin membuat kejutan kepada Daniel, sama seperti Daniel yang memberi kejutan saat Callista tahu jika Daniel pemegang saham terbesar di Queen Hospital.

"Habis dari Tokyo, apa kamu mau berencana ingin berkunjung kenegar lain?" Tanya Daniel kembali.

"Sepertinya setelah kita liburan dari Tokyo, dan aku kembali kekantor ku. Menyelesaikan urusan pekerjaan ku. Aku akan ke Paris, Italia dan Meksiko"

"Pembukaan Restautant mu?"

"Saat ini restaurant yang di Paris sudah dibuka, sedangkan Italia dan Meksiko mungkin bulan depan"

"Aku bangga dengan mu"

Daniel sengaja membawa Callista ke Tokyo. Dia ingin memeperlihatkan Callista jika membuka bisnis di Tokyo sangatlah bagus. Karena Tokyo termasuk negara maju yang banyak turis berdatangan.

Tujuan Daniel berlibur, dia juga ingin mengistirahatkan pikirannya dari pekerjaannya dan mencari solusi tentang hubungannya dengan Callista. Sampai detik ini Daniel menyembunyikan identitas Callista didepan orang tuanya. Daniel mengatakan, Callista hanya gadis biasa yang pintar. Itu kenapa dia bisa menjadi dokter. Keluarganya hanya keluara biasa. Daniel terpaksa berbohong demi hubungannya dengan Kekasihnya. Dia tahu jika suatu saat ayahnya akan mengetahui siapa Callista sebenarnya. Tapi sebelum ayahnya mengetahuinya, Daniel yakin sudah mendapatkan restu dari orang tuanya.

Daniel memang sempat curiga dengan Callista. Karena dia bersikap sedikit berbeda saat setelah acara pertunangan kakaknya. Daniel tidak ingin memaksa Callista untuk menceritakannya. Daniel memilih untuk pura-pura tidak mengetahui apapapun. Saat ini fokus Daniel adalah mencari tahu mengapa ayahnya membenci keluarga Hutomo. Daniel sudah meminta Assistantnya untuk mencari tahu. Tapi sampai detik ini, Assistantnya masih belum mengetahui alasanya. Dengan terpaksa Daniel harus menunggu sampai assistantnya mendapatkan informasi yang Daniel inginkan.

***

Terimakasih atas dukungannya

Jangan lupa like,koment dan vote yang banyak yaa.

Terpopuler

Comments

Iiq Rahmawaty

Iiq Rahmawaty

pdhl mslh orgtua mreka tp ank2 nya yg mnjdi korban😪

2021-10-12

0

Mirantina

Mirantina

siapa yg salah dlm hal ini

2021-09-26

0

Alif Febriyanti

Alif Febriyanti

mungkin cinta segi tiga

2021-08-25

0

lihat semua
Episodes
1 PROLOG
2 BAB 1 - Gadis Tangguh
3 BAB 2 - Penasaran
4 BAB 3 - Bertemu Rossalinda
5 BAB 4 - Kunjungan Pemegang Saham
6 BAB 5 - Alexa Club
7 BAB 6 - Pertemuan dengan Leonard Company
8 BAB 7 - Usaha Mike
9 BAB 8 - Daniel Cemburu
10 BAB 9 - Pertemuan dengan Keluarga Adam
11 BAB 10 - Callista Vs Rossalinda
12 BAB 11 - Rencana Rossa
13 BAB 12 - Salah Tangkap
14 BAB 13 - Tertembak
15 BAB 14 - Daniel Siuman
16 BAB 15 - Pertunangan Jessica dan Adam
17 BAB 16 - Rencana Liburan
18 BAB 17 - Hari Pertama di Tokyo
19 BAB 18 - Identitas Callista
20 BAB 19 - Ancaman Seorang Ibu
21 BAB 20 - Tangis Callista
22 BAB 21 - Tekejut
23 BAB 22 - Bertemu Kembali
24 BAB 23 - Kisah Masa Lalu
25 BAB 24 - Terbongkar I
26 BAB 25 - Terbongkar II
27 BAB 26 - Menyusul Callista I
28 BAB 27 - Menyusul Callista II
29 BAB 28 - Kebenaran
30 BAB 29 - Perjuangan Daniel I
31 BAB 30 - Perjuangan Daniel II
32 BAB 31 - Pertemuan Alice dan Alin
33 BAB 32 - Menghabiskan Waktu Bersama
34 BAB 33 - Pulang ke Los Angeles
35 BAB 34 - Merasa Tidak Enak
36 BAB 35 - Takdir Dari Tuhan
37 BAB 36 - Pertemuan Gio dan Michael
38 BAB 37 - Amarah Debora
39 BAB 38 - Pemilik Saham di Leonard Company
40 BAB 39 - Ungkapan Hati Edward
41 BAB 40 - Persiapan Ulang Tahun Callista
42 BAB 41 - Pesta Ulang Tahun Callista
43 BAB 42 - Hadiah Special Dari Daniel
44 BAB 43 - Sarapan Bersama
45 BAB 44 - Makan Siang Bersama Daniel
46 BAB 45 - Perusahaan Baru
47 BAB 46 - Grace Bahagia
48 BAB 47 - Kenyataan Pahit
49 BAB 48 - Kekhawatiran Callista
50 BAB 49 - Amarah Callista
51 BAB 50 - Penggunaan Kuasa
52 BAB 51 - Tatapan Tajam Daniel
53 BAB 52 - Konferensi Pers
54 Bab 53 - Alister Company
55 BAB 54 - Berdamai
56 BAB 55 - Rencana Pernikahan Jessica
57 BAB 56 - Gangguan
58 BAB 57 - Pertemuan Keluarga
59 BAB 58 - Pesta Pernikahan Jessica
60 BAB 59 - Berita Buruk
61 BAB 60 - Pengkhianat
62 BAB 61 - Amarah Michael
63 BAB 62 - Perlindungan Daniel
64 BAB 63 - Ancaman Ronald
65 BAB 64 - Bersama Grace
66 BAB 65 - Perlawanan Callista
67 BAB 66 - Pertolongan Daniel
68 BAB 67 - Rumah Sakit
69 BAB 68 - Menjelang Pernikahan
70 BAB 69 - Pernikahan Daniel dan Callista
71 PENGUMUMAN
72 BAB 70 - Kebersamaan Daniel dan Callista
73 BAB 71 - Persiapan Bulan Madu
74 BAB 72 - Renaldy Company
75 BAB 73 - Olivia dan Taylor
76 BAB 74 - Bulan Madu I
77 BAB 75 - Bulan Madu II
78 BAB 76 - Bulan Madu III
79 BAB 77 - Bulan Madu IV
80 BAB 78 - Persiapan ke Amsterdam
81 BAB 79 - Amsterdam I
82 BAB 80 - Amsterdam II
83 BAB 81 - Amsterdam III
84 BAB 82 - Kesempatan Olivia
85 BAB 83 - Obrolan Malam
86 BAB 84 - Kabar Tentang Perusahaan
87 BAB 85 - Grand Opening Hotel Edward
88 BAB 86 - Pulang ke Los Angeles
89 BAB 87 - Perusahaan Jessica
90 BAB 88 - Mendapat Informasi
91 BAB 89 - Tidak Pernah Bosan
92 BAB 90 - Linfard Company
93 BA 91 - Hutomo Mansion
94 BAB 92 - Informasi Lagi
95 BAB 93 - Kunjungan Callista
96 BAB 94 - Hukuman Daniel
97 BAB 95 - Renaldy Mansion
98 BAB 96 - Saran Gio
99 BAB 97 - Rencana Daniel
100 BAB 98 - Penyerahan Saham 35%
101 BAB 99 - Penolakan Callista
102 BAB 100 - Grace dan Edward
103 BAB 101 - Kepanikan Edward
104 BAB 102 - Amarah Daniel
105 BAB 103 - Perlawanan Grace
106 BAB 104 - Pertolongan Untuk Grace
107 BAB 105 - Perasaan Aneh
108 BAB 106 - Curahan Hati Grace
109 BAB 107 - Melamar Olivia
110 BAB 108 - Bertemu Esme
111 BAB 109 - Berkunjung Ke Kantor Daniel
112 BAB 110 - Kejujuran Edward
113 BAB 111 - Persiapan Ulang Tahun Michael
114 BAB 112 - Pesta Ulang Tahun Michael
115 BAB 113 - Tertembak
116 BAB 114 - Kepanikan Daniel
117 BAB 115 - Memberikan Pelajaran
118 BAB 116 - Usaha Esme
119 BAB 117 - Kecemasan Alice
120 BAB 118 - Menenangkan Alice
121 BAB 119 - Kebahagiaan Daniel
122 BAB 120 - Berkumpul
123 BAB 121 - Kunjungan Esme
124 BAB 122 - Kepulangan Callista
125 BAB 123 - Olivia berkunjung Ke Mansion Callista
126 BAB 124 - Obrolan Daniel dan Callista
127 BAB 125 - Fitting Gaun Pengantin Olivia
128 BAB 126 - Pertemuan Dengan Ibunya Edward
129 BAB 127 - Rapat Pemegang Saham I
130 BAB 128 - Rapat Pemegang Saham II
131 BAB 129 - Mobil Baru
132 BAB 130 - Part Dihapus
133 BAB 131 - Part Dihapus
134 BAB 132 - Part Dihapus
135 BAB 133 - Part Dihapus
136 BAB 134 - Part Dihapus
137 BAB 135 - Part DiHapus
138 BAB 136 - Part Dihapus
139 BAB 137 - Part Dihapus
140 BAB 138 - Part Dihapus
141 BAB 139 - Part Dihapus
142 BAB 140 - Part Dihapus
143 BAB 141 - PART DIHAPUS
144 BAB 142 - PART DIHAPUS
145 BAB 148 - PART DIHAPUS
146 BAB 183 - Menangkap Rossa
147 BAB 184 - Sangat Aktif dan Sehat
148 BAB 185 - Kabar Esme
149 BAB 186 - Tunggu Semuanya Selesai
150 BAB 187 - Welcome Baby Boy
151 BAB 188 - Kenneth Rennaldy
152 BAB 189 -END
153 AUTHOR
154 Pengumuman
Episodes

Updated 154 Episodes

1
PROLOG
2
BAB 1 - Gadis Tangguh
3
BAB 2 - Penasaran
4
BAB 3 - Bertemu Rossalinda
5
BAB 4 - Kunjungan Pemegang Saham
6
BAB 5 - Alexa Club
7
BAB 6 - Pertemuan dengan Leonard Company
8
BAB 7 - Usaha Mike
9
BAB 8 - Daniel Cemburu
10
BAB 9 - Pertemuan dengan Keluarga Adam
11
BAB 10 - Callista Vs Rossalinda
12
BAB 11 - Rencana Rossa
13
BAB 12 - Salah Tangkap
14
BAB 13 - Tertembak
15
BAB 14 - Daniel Siuman
16
BAB 15 - Pertunangan Jessica dan Adam
17
BAB 16 - Rencana Liburan
18
BAB 17 - Hari Pertama di Tokyo
19
BAB 18 - Identitas Callista
20
BAB 19 - Ancaman Seorang Ibu
21
BAB 20 - Tangis Callista
22
BAB 21 - Tekejut
23
BAB 22 - Bertemu Kembali
24
BAB 23 - Kisah Masa Lalu
25
BAB 24 - Terbongkar I
26
BAB 25 - Terbongkar II
27
BAB 26 - Menyusul Callista I
28
BAB 27 - Menyusul Callista II
29
BAB 28 - Kebenaran
30
BAB 29 - Perjuangan Daniel I
31
BAB 30 - Perjuangan Daniel II
32
BAB 31 - Pertemuan Alice dan Alin
33
BAB 32 - Menghabiskan Waktu Bersama
34
BAB 33 - Pulang ke Los Angeles
35
BAB 34 - Merasa Tidak Enak
36
BAB 35 - Takdir Dari Tuhan
37
BAB 36 - Pertemuan Gio dan Michael
38
BAB 37 - Amarah Debora
39
BAB 38 - Pemilik Saham di Leonard Company
40
BAB 39 - Ungkapan Hati Edward
41
BAB 40 - Persiapan Ulang Tahun Callista
42
BAB 41 - Pesta Ulang Tahun Callista
43
BAB 42 - Hadiah Special Dari Daniel
44
BAB 43 - Sarapan Bersama
45
BAB 44 - Makan Siang Bersama Daniel
46
BAB 45 - Perusahaan Baru
47
BAB 46 - Grace Bahagia
48
BAB 47 - Kenyataan Pahit
49
BAB 48 - Kekhawatiran Callista
50
BAB 49 - Amarah Callista
51
BAB 50 - Penggunaan Kuasa
52
BAB 51 - Tatapan Tajam Daniel
53
BAB 52 - Konferensi Pers
54
Bab 53 - Alister Company
55
BAB 54 - Berdamai
56
BAB 55 - Rencana Pernikahan Jessica
57
BAB 56 - Gangguan
58
BAB 57 - Pertemuan Keluarga
59
BAB 58 - Pesta Pernikahan Jessica
60
BAB 59 - Berita Buruk
61
BAB 60 - Pengkhianat
62
BAB 61 - Amarah Michael
63
BAB 62 - Perlindungan Daniel
64
BAB 63 - Ancaman Ronald
65
BAB 64 - Bersama Grace
66
BAB 65 - Perlawanan Callista
67
BAB 66 - Pertolongan Daniel
68
BAB 67 - Rumah Sakit
69
BAB 68 - Menjelang Pernikahan
70
BAB 69 - Pernikahan Daniel dan Callista
71
PENGUMUMAN
72
BAB 70 - Kebersamaan Daniel dan Callista
73
BAB 71 - Persiapan Bulan Madu
74
BAB 72 - Renaldy Company
75
BAB 73 - Olivia dan Taylor
76
BAB 74 - Bulan Madu I
77
BAB 75 - Bulan Madu II
78
BAB 76 - Bulan Madu III
79
BAB 77 - Bulan Madu IV
80
BAB 78 - Persiapan ke Amsterdam
81
BAB 79 - Amsterdam I
82
BAB 80 - Amsterdam II
83
BAB 81 - Amsterdam III
84
BAB 82 - Kesempatan Olivia
85
BAB 83 - Obrolan Malam
86
BAB 84 - Kabar Tentang Perusahaan
87
BAB 85 - Grand Opening Hotel Edward
88
BAB 86 - Pulang ke Los Angeles
89
BAB 87 - Perusahaan Jessica
90
BAB 88 - Mendapat Informasi
91
BAB 89 - Tidak Pernah Bosan
92
BAB 90 - Linfard Company
93
BA 91 - Hutomo Mansion
94
BAB 92 - Informasi Lagi
95
BAB 93 - Kunjungan Callista
96
BAB 94 - Hukuman Daniel
97
BAB 95 - Renaldy Mansion
98
BAB 96 - Saran Gio
99
BAB 97 - Rencana Daniel
100
BAB 98 - Penyerahan Saham 35%
101
BAB 99 - Penolakan Callista
102
BAB 100 - Grace dan Edward
103
BAB 101 - Kepanikan Edward
104
BAB 102 - Amarah Daniel
105
BAB 103 - Perlawanan Grace
106
BAB 104 - Pertolongan Untuk Grace
107
BAB 105 - Perasaan Aneh
108
BAB 106 - Curahan Hati Grace
109
BAB 107 - Melamar Olivia
110
BAB 108 - Bertemu Esme
111
BAB 109 - Berkunjung Ke Kantor Daniel
112
BAB 110 - Kejujuran Edward
113
BAB 111 - Persiapan Ulang Tahun Michael
114
BAB 112 - Pesta Ulang Tahun Michael
115
BAB 113 - Tertembak
116
BAB 114 - Kepanikan Daniel
117
BAB 115 - Memberikan Pelajaran
118
BAB 116 - Usaha Esme
119
BAB 117 - Kecemasan Alice
120
BAB 118 - Menenangkan Alice
121
BAB 119 - Kebahagiaan Daniel
122
BAB 120 - Berkumpul
123
BAB 121 - Kunjungan Esme
124
BAB 122 - Kepulangan Callista
125
BAB 123 - Olivia berkunjung Ke Mansion Callista
126
BAB 124 - Obrolan Daniel dan Callista
127
BAB 125 - Fitting Gaun Pengantin Olivia
128
BAB 126 - Pertemuan Dengan Ibunya Edward
129
BAB 127 - Rapat Pemegang Saham I
130
BAB 128 - Rapat Pemegang Saham II
131
BAB 129 - Mobil Baru
132
BAB 130 - Part Dihapus
133
BAB 131 - Part Dihapus
134
BAB 132 - Part Dihapus
135
BAB 133 - Part Dihapus
136
BAB 134 - Part Dihapus
137
BAB 135 - Part DiHapus
138
BAB 136 - Part Dihapus
139
BAB 137 - Part Dihapus
140
BAB 138 - Part Dihapus
141
BAB 139 - Part Dihapus
142
BAB 140 - Part Dihapus
143
BAB 141 - PART DIHAPUS
144
BAB 142 - PART DIHAPUS
145
BAB 148 - PART DIHAPUS
146
BAB 183 - Menangkap Rossa
147
BAB 184 - Sangat Aktif dan Sehat
148
BAB 185 - Kabar Esme
149
BAB 186 - Tunggu Semuanya Selesai
150
BAB 187 - Welcome Baby Boy
151
BAB 188 - Kenneth Rennaldy
152
BAB 189 -END
153
AUTHOR
154
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!