Disebuah ruangan, Yasmin sudah berganti pakaian biasa, celana jeans dan baju kaos putih. Tiba - tiba seorang gadis muda masuk kedalam ruangan tersebut. Gadis itu menghampiri Yasmin.
"Sore tante, apa kabar" kata gadis itu.
"Kamu siapa?"tanya Yasmin.
"Saya Yoland tante" kata Yoland.
"Oooo...terus kenapa kau terus memanggilku tante" kata Yasmin.
"Karena tante istri pamanku. Jadi tentu saja saya memanggil tante" jawabnya.
"Jadi kamu keponakannya....tapi kenapa kamu ada disini" tanya Yasmin.
"Paman Bima menyuruhku menemani tante pulang" kata Yoland.
"Baiklah" balas Yasmin.
Mereka berdua pun masuk kedalam mobil bersama. Setelah satu jam perjalanan, mereka sampai di Kediaman Keluarga Mahesa. Yasmin dan Yoland turun dari mobil yang disambut oleh kepala pelayan Joseph.
"Silahkan masuk nona" mempersilahkan Yasmin masuk.
Didalam sudah ada ibu tiri dan adik Bima yang sudah menunggunya.
"Siapa lagi mereka" dalam hati Yasmin.
Pak Joseph memperkenalkan mereka secara persatu kepada Yasmin.
"Ini Nyonya Sandra, ini Nona Angela dan yang bersama Anda itu Nona Yoland" sambil menunjuk satu - satu.
" Halo semua....saya Yasmin" sambil bungkuk memberi salam.
Nyonya sandra hanya tersenyum melihat Yasmin. Sedangkan Angela tampak kesal melihat Yasmin.
"Kamu tidak ingat aku" kata Angela sambil melihat Yasmin.
"Siapa dia...aku kok tidak ingat ya. Tapi wajahnya sangat familiar" dalam hati Yasmin.
Pak Joseph lalu menyuruh Yasmin mengikutinya ke atas.
"Silahkan ikuti saya nona. Saya akan menunjukkan kamar Anda" kata Pak Joseph.
Yasmin masih melihat Angela yang masih ada dibawah, dia berusaha mengingat - ingat. Sesampainya di atas, Pak Joseph menyuruh Yasmin masuk ke dalam kamar.
"Silahkan masuk nona, ini kamar Anda. Kalau Anda butuh sesuatu Anda tinggal tekan saja ini" sambil menunjukkan sebuah alat komunikasi yang menempel di dinding.
Pak Joseph pun pergi meninggalkan Yasmin yang masih berdiri mematung. Yasmin melihat sekeliling kamar sambil bergumam sendiri.
"Wah....kamarnya luas sekali" gumamnya
Yasmin berjalan masuk ke sebuah ruangan yang sangat luas. Saat ia masuk, ia sangat kaget melihat banyak pakaian. Disamping kiri sudah berjejer banyak pakaian dan aksesoris wanita dan disamping kanan berjejer pakaian pria.
"Apa semua pakaian wanita ini untukku?" gumamnya.
Lalu dia beranjak keluar dari ruangan itu. Disitu Yasmin kaget melihat Bima yang sedang berdiri bersandar di dinding dekat pintu.
"Apa kamu suka?" tanya Bima.
"Aah....terima kasih. Saya suka" sambil menunduk karena malu.
"Sejak kapan si tuan es ini disini. Buatku malu saja" dalam hati Yasmin.
"Bacalah....ini tugas yang harus kau lakukan sebagai istriku" kata Bima sambil memberikan sebuah map.
Yasmin kemudian mengambil map itu dan membacanya.
"Saya harus melakukan semua ini" kata Yasmin.
"Ia..." jawab Bima.
"Termasuk...ciuman sebelum berangkat kerja" tanya Yasmin kesal.
"Lihatlahlah wajah kesalnya itu. Huh...pasti dia sedang menyumpahiku sekarang" dalam hati Bima
"Apa kamu tidak mau melakukannya?" tanya Bima dengan suara tegas
"Baiklah......akan saya lakukan semua yang Anda suruh" jawab Yasmin sambil menunduk.
"Memangnya aku harus apa kalau kau sudah membuka mulutmu itu" dalam hati Yasmin.
"Hari ini aku harus terbang ke kota B. Mungkin tiga hari baru pulang. Kau tidur saja duluan" kata Bima.
"Baik Tuan Bima" jawab Yasmin.
Bima pun siap - siap ingin pergi. Tiba - tiba Yasmin mencium pipi Bima membuat Bima kaget.
"Apa yang kamu lakukan?" tanya Bima kaget
"Saya melakukan tugas saya" jawab Yasmin.
"Polos sekali sih dia" dalam hati Bima.
Bima pun membalas ciuman Yasmin dengan mencium di keningnya membuat gadis itu mematung dan tidak sadar kalau Bima sudah pergi.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
SEPTi
baru nikah langsung di tinggal
2022-11-25
1
Hendry Hendry
bisa damai ye
2022-06-04
0
ZULFA RUFAIDA
benar mirip tuan saga
2022-05-23
0