Hari pernikahan tinggal satu minggu lagi dan hari ini jadwal anes untuk fitting baju.
Di kantor..
"Tok tok tok.. Permisi Pak, Bapak memanggil saya?" tanya Anes yang kini sudah di depan Alex.
"Hari ini saya tidak bisa menemani kamu fitting baju, kamu bisa minta Amel buat menemani kamu," ucap Alex.
"Baik Pak saya mengerti, ini berkas-berkas yang diperlukan untuk meeting hari ini," jawab Anes sambil meletakkan beberapa berkas yang sudah tersusun rapi di meja kerja Alex.
"Kamu bisa pergi ke butik sekarang,"
"Tidak Pak, nanti saja sehabis pulang kerja, pekerjaan saya hari ini masih banyak," balas Anes.
"terserah!"
Anes meninggalkan ruangan calon suaminya tersebut.
"Dia kenapa sih, apa banyak pekerjaan atau ada masalah, sewot amat," batin Anes ketika sudah berada dalam ruangannya kembali.
"Mel, nanti sore temenin aku fitting baju ya?" sebuah pesan singkat anes kirim ke Amel.
"Kenapa nggak minta dianterin Pak Bos?" balas Amel.
"Dia sibuk, ada meeting sampai sore, temenin ya ya ya pleaseeee? " balas Anes memohon.
"Siap 86,"balas Amel.
Sepulang kerja, Anes ditemani Amel menuju butik langganan keluarga Alex.
Sesampainya di butik, mereka disambut ramah oleh pemilik butik secara khusus, karena pemilik butik tersebut mengetahui bahwa yang datang itu adalah calon istri dari pimpinan Perusahaan Parvis Group.
"Selamat datang nyonya, kami sudah menunggu kedatangan Anda, dan kami juga sudah mempersiapkan beberapa gaun yang bisa Anda pilih untuk acara pernikahan Anda," ucap pemilik butik dengan gaya gemulai.
"Jangan panggil saya nyonya, panggil saja Anes," jawab Anes.
"Oh baiklah cantik, kamu bisa mencoba beberapa, ini semua khusus saya rancang buat kamu, jika tidak ada yang cocok akan saya buatkan lagi yang lain," sahut pemilik butik.
"Tidak perlu Kak, saya akan mencoba yang sudah ada saja, ini sudah cukup banyak pilihannya, dan semuanya bagus-bagus, sampai bingung mau pilih yang mana, " jawab Anes ramah.
"Kamu sopan dan cantik sekali Anes, tidak heran kalau Pak Alex memilih kamu jadi istrinya," puji pemilik butik.
"Ah kakak bisa saja," ucap Anes dengan senyum ramahnya.
Anes mencoba gaun yang pertama, dan dia keluar dari ruang ganti untuk meminta pendapat Amel.
"Gimana Mel?" tanya Anes.
Amel menggelengkan kepalanya dan anes kembali masuk ke ruang ganti untuk mencoba gaun selanjutnya.
"Kalau yang ini?" keluar dengan gaun yang berbeda.
"Ini ok sih" jawab Amel.
"Ah tapi ini terlalu berlebihan, terlalu terbuka," Anes kemudian masuk lagi ke ruang ganti.
Sampai beberapa kali Anes mencoba dan ini gaun yang terakhir yang sudah disiapkan pemilik butik.
"Kalau yang ini gimana Mel? tanya Anes sambil keluar dari ruang ganti dan dia terkejut karena yang dilihat di depannya bukan Amel, melainkan Alex yang tengah duduk sambil memainkan ponselnya.
Alex langsung menoleh kearah Anes, begitu mendengar suara Anes dan dia tercengang melihat Anes memakai gaun tersebut.
"Sempurna!" batin Alex.
"Pak Alex, kenapa Bapak di sini, bukannya meetingnya sampai sore?" tanya Anes yang kaget melihat Alex kini berada di depannya.
"Meetingnya selesai lebih cepat," jawab Alex yang tersadar dari lamunannya.
"Terus dimana Amel?" Anes tidak melihat batang hidung sahabatnya tersebut.
"Dia sudah pergi, katanya ada urusan," jawab Alex
"Ohhhhhh, o ya menurut Bapak bagaimana dengan gaun yang ini? Dari tadi nggak ada yang cocok," Anes meminta pendapat Alex.
"Mmm lumayan," jawab Alex.
"Mmm jelek ya, atau Bapak mau lihat gaun yang lainnya biar saya coba lagi yang tadi," ucap Anes sambil balik badan ingin masuk ruang ganti.
"Tidak usah, pakai yang ini saja," Alex mencegah Anes yang ingin mengganti gaun ya lagi.
"Oh ya udah, kalau begitu saya ganti baju dulu," ucap Anes, kemudian dia mengganti gaun tersebut dengan baju yang tadi ia kenakan.
Setelah selesai fitting baju, Alex mengantar Anes pulang kerumahnya. Di perjalanan pulang, mereka saling ngobrol dan sesekali Alex melirik kearah Anes, ia ikut tersenyum tatkala gadis berparas cantik tersebut tertawa. Sesampainya di depan rumah Anes, Alex membukakan pintu mobil untuk Anes.
"Tidak mampir dulu Nak Alex," ucap Pak Hari yang mengetahui Anes diantar Alex dan langsung keluar menghampiri mereka.
"Tidak om, Alex masih ada urusan, Alex pamit dulu," jawab Alex.
"Baiklah kalau begitu, hati-hati," sahut pak Hari.
"Baik om, saya permisi dulu," pamit Alex.
Kemudian, Alex melirik Anes dan berbalik badan meninggalkan ayah dan putrinya tersebut. Setelah mobil yang ditumpangi Alex pergi, Anes dan ayahnya masuk ke dalam rumah.
Di apartemennya, Alex terus memandangi photo Anes di ponselnya yang dia ambil secara diam-diam ketika tadi Anes memakai gaun pengantin.
Flashback on
Ketika meeting berlangsung, Alex terus kepikiran Anes yang sedang fitting baju pengantin, dia tahu sebenarnya Anes berharap kalau Alex menemaninya. Alex pun mempercepat meetingnya dan bergegas menuju ke butik langganan keluarganya tersebut.
Di jalan dia menghubungi Amel.
Amel yang sedang menunggu Anes berganti baju pengantin pun mengangkat ponselnya yang berdering.
"Halo, ini saya," ucap Alex.
"Saya siapa! " tanya Amel dengan nada jutek, karena di ponselnya tidak ada nama pemanggil.
"Alex," jawab Alex singkat.
"Ohh Pak Alex, maaf Pak, saya kira tadi siapa,"
"Dimana Anes, saya menghubungi dia, tapi tidak dijawab," tanya Alex.
"Oh dia lagi ganti baju Pak, dari tadi belum ada yang cocok," jawab Amel sambil memainkan rambutnya dan meniup-niupnya.
"Baiklah."
Tut...Tut..
Alex mematikan ponselnya dan tetap mengarah ke butik karena ternyata Anes masih di sana.
Sesampainya di butik, Alex langsung masuk dan di sambut oleh pelayan di butik tersebut. Kemudian, ia menghampiri Amel yang sedang duduk menunggui Anes yang sedang mengganti gaunnya.
"Pak Presdir, Anda disini?" tanya Amel sedikit terkejut.
"Hem, dimana Anes?" balas Alex cuek.
"Dia lagi ganti gaun lagi Pak, kebetulan Bapak ada disini, jadi saya bisa pergi sekarang karena saya ada urusan penting." ucap Amel.
Alex hanya mengangguk. Kemudian, dia duduk dan memainkan ponselnya sambil menunggu Anes keluar dari ruang ganti.
Flashback off
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 249 Episodes
Comments
susi 2020
🤩🤩🤩
2023-10-01
1
susi 2020
😂😂😂
2023-10-01
0
Eka Suryati
😎😎✋🏻
2023-05-09
0