Evereet mngernyitkan alisnya melihat Celina yang menggila berlari kesana kemari, terkadang mengikuti pria yang salah. "Apakah dia benar-benar mencintai pria itu?" batin Evereet menggeliat membencinya ketika dia memikirkan tentang praduga ini.
Celina teringat Bayi dalam kandungannya, tak ingin membuat bayinya lapar. Diapun memesan satu paket burger untuk makan siang. Celina memakan burgernya di salah satu sudut kursi yang ada di Mall. Air mata Celina mengurai deras karena belum menemukan Jason.
"Aaah Jason pasti disana." Batin Celina melirih. Celina membuang makanan yqng baru dimakan setengah dan segera bergegas ke tempat Jason.
Celina berlari keluar Mall dan menaiki taksi untuk menuju ke Bukit Makam. Tempat ibunya di makamkan. Evereet dan beberapa pengawalnya mengkuti Celina. Evereet benar-benar dibuat bingung oleh tingkah Celina.
Sesampainya di bukit makam. Celina segera berlari ke makan ibunya dan melihat Jason sedang duduk meringkung memeluk tubuhnya sendiri. "Jason!" teriak Celina .
Mendengar suara Celina Jason pun menengadah memandangnya dengan tatapan sedih. "Jason, kau hampir saja membuat jantungku berhenti berdetak." Ucap Celina
"Maafkan aku kakak, aku takut kau pergi meninggalkan ku sama seperti Ibu pergi meningalkanku." Jawab Jason terbata-bata.
"Jason, kakak tidak akan pergi meninggalkanmu, karena kau adalah kesayanganku." Ucap Celina sambil menciumi wajah Jason.
Evereet yang memandang ini menjadi murka seketika dan menarik Celina hingga kakinya terkilir dan terjatuh di tanah. Para pengawal memegangi Jason. Evereet berjalan ke Arah Jason.
"pria ini tampan, namun sepertinya ada yang salah dengan sikapnya." Ucap Evereet dalam hati.
"Evereet kau ba****an, Lepaskan Jason." Teriak Celina Hua.
"Wanita ini mengataiku dengan lantang". Batin Evereet mengutuki Celina.
Evereet mendekati Celina dan menampuk dagunya. "Lihatlah apa yang sanggup ku lakukan kepada pacarmu." Evereet memberi tanda perintah kepada para pengawalnya.
Para pengawalnya mulai memukuli Jason. "Tuan aku mohon hentikan Tuan. Dia adikku." Pinta Celina lirih.
Dirasuki kemarahan yang amat sangat, Evereet mengabaikan apa yang dikatakan Celina. Evereet berfikir Celina berbohong demi menyelamatkan pacarnya.
Dzzrt.. Ponsel Evereet berdering. Alex wu melaporkan bahwa Celina memiliki adik laki-laki yang mengalami gangguan mental, dan saat ini sedang menghilang.
Mendengar laporan ini Evereet segera memberi perintah agar para pengawalnya berhenti memukuli Jason.
Evereet tiba-tiba menggendong Celina "Ke Rumah sakit." Perintah Evereet dan memberi tanda kepada para pengawalmya untuk mebawa serta Jason juga. Celina terdiam menahan gemuruh amarah dihatinya kepada pria yang sedang menggendongnya ini.
Alex Wu sudah mengatur Dokter Orthopedi terbaik untuk memeriksa kaki Celina yang terkilir. Evereet membawa Celina ke Ruangan VVIP yang telah disiapkan Alex Wu.
Dokter Park memeriksa kaki Celina dan menjelaskan keadaannya "Cedera kaki yang kau alami menyebabkan jaringan engkel atau pergelangan kakimu meregang atau robek." Ucap Dokter Park.
"Tak perlu khawatir nona, karena ini termasuk cedera kaki ringan, asal ditangani dengan tepat kau akan segera pulih."
dokter Park memberikan obat penghilang nyeri dan bengkak " dalam 5-7 hari kau akan mengalami sakit ketika berjalan, tapi setelah itu keadaan mu akan segera pulih."
Celina hanya diam dan menatap Evereet dengan mata yang galau, " Dimana Jason?" tanya Celina.
Alex Wu menjawab " Saat ini sedang di lakukan perawatan untuk Tuan Jason, kamarnya ada tepat disebelah kamar ini."
"Bawa aku kepadanya." Pinta Celina
Alex Wu memberi tanda kepada salah satu assistennya untuk mebawa Celina Hua ke kamar Jason. Setelah Celina Pergi, Alex Wu menyodorkan File yang diminta oleh Eveeret.
Setelah membacanya dengan seksama, ada rasa sedikit menyesal dalam hati Evereet mengapa tidak sedari awal dia menyelidiki tentang ini. Karena menganggap Celina tidak penting dan membuat dia mengabaikan latar bekakang Celina Hua.
Sambil menyilangkan kakinya, duduk di sofa . Evereet mengulang kembali membaca filenya. Celina anak tertua dari keluarga Hua, memiliki ayah yang mengidap penyakit jantung dan seorang adik yang mengidap kelainan mental. Memiliki dua pekerjaan secara bersamaan.
Selain memeriksa latar belakang Celina, Evereet juga memerintahkan Alex wu untuk melacak transaksi bank Celina dan mendapatkan catatan bahwa celina telah mentransfer uang sebesar 300 juta ke rekening Feng Teng, seorang bos lintah darat. Lalu terdapat catatan transanski 200 juta ke Rumah sakit Henshan.
"Tuan saya telah menyelidiki bahwa, Celina memiliki paman yang bernama Tuan Xie. Pamannya ini ada menjual Celina kepada Tuang Feng Teng seharga 200 juta. Namun Celina berhasil membayar penebusan dirinya seharga 300 juta. Tuan Feng Teng meminta tambahan 100 juta untuk kompenasasi penganiayaan yang Celina lakukan di hari ketika pamannya menjual dirinya".
Ingatan Evereet melayang kepada pertemuan di hari itu, di Hotel Grand mercure. Nampaknya waktu itu Celina menghindari kejaran dari para pengawal Feng Teng.
"Lalu bagaimana untuk yang 200 juta?" tanya Evereet.
"Nona Celina memakainya untuk membayar biaya operasi jantung ayahnya, yang akan di jadwalkan minggu depan nanti." Jawab Alex Wu.
"Alex, berikan dokter bedah terbaik untuk operasi ini, urus segala sesuatunya dengan baik." Evereet memberikan kompensasi kepada Celina atas salah pahamnya. alih-alih meminta maaf Evereet lebih merasa hal ini lebih pantas dilakukannya.
Celina menatap sendu ke arah Jason yang tertidur pulas. "Maafkan aku Jason." Ucap Celina Lirih sambil mengusap-usap wajah Jason yang memar dan bengkak disana sini.
Dzzrt ponsel celina berdering "Celina Bagaimana situasinya?" tanya Alex Hua.
"Ayah tenanglah, aku sudah menemukan Jason. Saat ini dia bersamaku. Jason akan menginap beberapa hari disini bersamaku." Jawab Celina.
"Ayah beristirahatlah yang baik, Minggu depan adalah jadwal operasi ayah. Jadi beristirahatlah yang baik". Tambah Celina.
Celina tak ingin membuat keadaan ayahnya tak stabil jika mengetahui keadaan sebenarnya. Karena itulah Celina lebih memilih berbohong.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 321 Episodes
Comments
Umar Alfattah
nyusahin org aja si mpret
2025-02-27
0
aphrodite
tolol..penting tidak penting orang yg bedekatan denganmu harus di selidiki..bisa aja musuh nyamar..harusnya bisa ambil dari kejadian jebakan Tuan Gu
2024-11-23
1
aphrodite
CEO Oneng
2024-11-23
0