Episode 2

Mobil Lamborghini yang dikendarai Langit berhenti di depan sebuah rumah mewah dengan dua lantai yang ada di kawasan Citraland, kawasan elit di kota Surabaya. Langit turun dari mobil setelah memarkir mobilnya di halaman rumah. Dia melangkah memasuki rumahnya.

Hatinya masih terkoyak setelah berziarah tadi. Saat membuka pintu perasaan hancur lebih dalam lagi saat melihat betapa mengerikannya pemandangan di dalam rumah.

Rumahnya sangat berantakan, segala macam benda berserakan di mana-mana dari mulai dari mainan anak-anak sampai celana dalam pria yang entah punya siapa bisa ada di ruang tamu.

"Sepertinya memang harus menyewa pembantu," keluh Langit frustrasi.

"AYAH!"

Terdengar teriakan riang anak kecil. Seorang bocah berusia lima tahun berlari menghampirinya dan memeluk kakinya. Langit tersenyum lalu mengangkat anak kesayangannya itu tinggi-tinggi.

"Anak Ayah! Ngapain aja tadi di sekolah?" tanya Langit.

"Bikin oligami bentuk bulung bangau, telus main petak umpet, telus makan bekal, telus...." Bocah kecil nan imut itu pun terus bercerita tanpa henti.

Langit mencium pipi putranya yang bernama Chandra yang akrab disapa Chan-chan itu dengan gemas lalu melempar-lemparkannya ke udara sembari menuju ruang tengah. Chan-chan berteriak girang.

"Oh, sudah pulang?"

Munculah seorang wanita cantik nan seksi dari lantai dua. Wanita itu kakak Langit yang berusia kira-kira dua tahun lebih tua dari Langit, namanya aslinya Awan tapi dia lebih senang di panggil Yuna, karena merasa dirinya mirip dengan Yoona SNSD.

"Iya," jawab Langit. "Ayah mana?"

"Kayaknya di Rooftop lagi berkebun," sahut Awan, dia menghampiri lemari es di dapur lalu mengambil segelas air putih dan meneguknya.

"Guntur?"

"Bocah tengik itu belum pulang. Ada apa nih kok ngabsen?" tanya Awan yang sangat mengerti jalan pikiran adiknya itu.

"Hm ... ada hal penting yang mau kubicarakan," kata Langit sambil menurunkan Chan-chan dan meletakannya di atas sofa di ruang tengah.

Awan menghampirinya di ruang tengah sembari membawa segelas air putih dan meneguknya sendiri. "Soal apa?"

Langit diam sejenak sebelum meneruskan kalimatnya kemudian bertanya pada Chan-chan, "Chan-chan, mau gak kalau punya saudara baru?"

"Saudala balu? Adik?" tanya Chan-chan dengan mata yang berbinar-binar antusias.

"Bukan, tapi Kakak. Umurnya lebih tua tiga belas tahun dari Chan-chan."

"HOLE!" seru Chan-chan riang gembira.

"Eh ... mau ngangkat anak lagi?" Awan agak terkejut.

Langit tersenyum simpul. "Rumah ini terlalu sepi karena gak ada ceweknya, kan?"

"Bicara apa kamu, lalu aku ini apa?" Awan memasang pose seksi.

"Kamu sih gak masuk hitungan."

Awan melemparkan bantal terdekat yang ada di atas sofa ke wajah Langit. Langit tertawa dan balas melempar bantal pada Awan. Chan-chan pun bergabung pada perang bantal yang berlanjut dengan sengit itu.

Langit melempar bantal dengan sekuat tenaga pada Awan. Awan menghindar dengan cepat, alhasil bantal yang dilempar Langit mendarat tepat di wajah Surya, ayahnya. Pria berusia tujuh puluh tahun itu baru saja turun dari lantai dua.

"Wa ... maaf, Ayah!" Langit terkesiap.

Surya memegang bantal itu dan memandang kedua anak serta cucunya itu dengan tatapan garang seperti setan. "Kalian! Rasakan pembalasanku!"

Surya melempar bantal itu pada Langit. Keempat orang itu pun terlibat dalam perang bantal yang sangat seru. Mereka saling melempar bantal dan bergembira. Hal-hal sederhana akan terasa istimewa jika dilewatkan bersama keluarga.

Di luar rumah seorang pemuda berseragam SMA yang baru saja pulang dari sekolah. Pemuda dengan wajah mirip Nam Joo Hyuk itu mengintip dari ruang tamu. Dia mengurungkan niatnya masuk saat melihat empat orang itu tengah bergembira di sana.

"Dasar orang-orang bodoh," gumamnya pelan lalu melangkah pergi. Dia tak ingin bergabung dengan sekumpulan orang aneh yang berada di dalam rumah itu.

***

Terpopuler

Comments

Fitria Dafina

Fitria Dafina

Kedua kalinya balik baca lagi.. suka bnget soalnya 😍😍😍

2021-11-04

0

🐾COCO🐾

🐾COCO🐾

asik ada karakter nyunyu sicadel...

2021-05-22

0

Arab Markonah

Arab Markonah

Surya tenggelam dilangit,bersembunyi di balik awan,karena takut Guntur....

2021-04-07

2

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Episode 1
3 Episode 2
4 Episode 3
5 Episode 4
6 Episode 5
7 Episode 6
8 Episode 7
9 Episode 8
10 Episode 9
11 Episode 10
12 Episode 11
13 Episode 12
14 Episode 13
15 Episode 14
16 Episode 15
17 Episode 16
18 Episode 17
19 Episode 18
20 Episode 19
21 Episode 20
22 Episode 21
23 Episode 22
24 Episode 23
25 Episode 24
26 Episode 25
27 Episode 26
28 Episode 27
29 Episode 28
30 Episode 29
31 Episode 30
32 Episode 31
33 Episode 32
34 Episode 33
35 Episode 34
36 Episode 35
37 Episode 36
38 Episode 37
39 Episode 38
40 Episode 39
41 Episode 40
42 Episode 41
43 Episode 42
44 Episode 43
45 Episode 44
46 Episode 45
47 Episode 46
48 Episode 47
49 Episode 48
50 Episode 49
51 Episode 50
52 Episode 51
53 Episode 52
54 Episode 53
55 Episode 54
56 Episode 55
57 Episode 56
58 Episode 57
59 Episode 58
60 Episode 59
61 Episode 60
62 Episode 61
63 Episode 62
64 Episode 63
65 Episode 64
66 Episode 65
67 Episode 66
68 Episode 67
69 Episode 68
70 Episode 69
71 Episode 70
72 Episode 71
73 Episode 72
74 Episode 73
75 Episode 74
76 Episode 75
77 Episode 76
78 Episode 77
79 Episode 78
80 Episode 79
81 Episode 80
82 Episode 81
83 Episode 82
84 Episode 83
85 Episode 84
86 Episode 85
87 Episode 86
88 Episode 87
89 Pengumuman
90 Episode 88
91 Episode 89
92 Episode 90
93 Episode 91
94 Episode 92
95 Episode 93
96 Episode 94
97 Episode 95
98 Episode 96
99 Episode 97
100 Episode 98
101 Episode 99
102 Episode 100
103 Episode 101
104 Episode 102
105 Episode 103
106 104
107 105
108 106
109 Ucapan Terima Kasih
Episodes

Updated 109 Episodes

1
Prolog
2
Episode 1
3
Episode 2
4
Episode 3
5
Episode 4
6
Episode 5
7
Episode 6
8
Episode 7
9
Episode 8
10
Episode 9
11
Episode 10
12
Episode 11
13
Episode 12
14
Episode 13
15
Episode 14
16
Episode 15
17
Episode 16
18
Episode 17
19
Episode 18
20
Episode 19
21
Episode 20
22
Episode 21
23
Episode 22
24
Episode 23
25
Episode 24
26
Episode 25
27
Episode 26
28
Episode 27
29
Episode 28
30
Episode 29
31
Episode 30
32
Episode 31
33
Episode 32
34
Episode 33
35
Episode 34
36
Episode 35
37
Episode 36
38
Episode 37
39
Episode 38
40
Episode 39
41
Episode 40
42
Episode 41
43
Episode 42
44
Episode 43
45
Episode 44
46
Episode 45
47
Episode 46
48
Episode 47
49
Episode 48
50
Episode 49
51
Episode 50
52
Episode 51
53
Episode 52
54
Episode 53
55
Episode 54
56
Episode 55
57
Episode 56
58
Episode 57
59
Episode 58
60
Episode 59
61
Episode 60
62
Episode 61
63
Episode 62
64
Episode 63
65
Episode 64
66
Episode 65
67
Episode 66
68
Episode 67
69
Episode 68
70
Episode 69
71
Episode 70
72
Episode 71
73
Episode 72
74
Episode 73
75
Episode 74
76
Episode 75
77
Episode 76
78
Episode 77
79
Episode 78
80
Episode 79
81
Episode 80
82
Episode 81
83
Episode 82
84
Episode 83
85
Episode 84
86
Episode 85
87
Episode 86
88
Episode 87
89
Pengumuman
90
Episode 88
91
Episode 89
92
Episode 90
93
Episode 91
94
Episode 92
95
Episode 93
96
Episode 94
97
Episode 95
98
Episode 96
99
Episode 97
100
Episode 98
101
Episode 99
102
Episode 100
103
Episode 101
104
Episode 102
105
Episode 103
106
104
107
105
108
106
109
Ucapan Terima Kasih

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!