" Karena Kerry sedang mengalami sakit kepala sehingga aku yang mengendong rutger dan ketika emily datang aku tidak berani berbicara kasar pada emily, aku tidak ingin membuat rutger merasa takut " jelas Flitz
" Flitz apa kau sudah gila? lihatlah keadaan istrimu? apa kau pernah memperlakukannya layaknya istrimu Flitz, Flitz jawab ayah, mengapa kau hanya terdiam, dasar lelaki payah, menghiraukan sebuah berlian demi batu kali yang tidak berharga, kau benar-benar sudah gila Flitz " ujar Ayah Gold.
Flitz hanya diam dan menyalahkan dirinya atas apa yang dilakukannya.
Akhirnya lampu gawat darurat telah dipadamkan dan dokter yang bertugas pun keluar untuk bertemu dengan keluarga pasien
" Bagaimana keadaan putri saya dok " Tanya Kevin cemas
" Pasien mengalami benturan yang sangat kuat, pada otak belakangnya juga kepala bagian kirinya dan juga tendangan pada dadanya yang mengakibatkan memar dan luka dalam, untuk saat ini ke depan yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa kiranya pasien tidak terjadinsuatu yang buruk terhadap pasien tuan Goldwyn, Ucap Dokter.
Mendengar penjelasan dari dokter itu membuat Kevin sangat marah dan dengan segera dia mengambil handphonenya dan menghibungi assistennya, cepat persulit keluarga Hartman atas apa yang telah diperlakukan anaknya emily pada putriku.
Flitz yang sejak tadi api emosinya belum padam kini semakin membara.
" Emily kau harus pertanggung jawabkan semua ini emily ' teriak Flitz
Minggu berganti minggu, Bulan berganti bahkan tahun pun telah berganti, Kerry pun belum menyadarkan dirinya. Hingga Rutger kini telah berusia 3tahun, sebenarnya dokter telah menawarkan untuk menyuntik mati Kerry, namun Flitz tetap menolak dengan harapan bahwa kerry akan bangun dari komanya.
- Hingga suatu sore Kevin dan Flitz yang sedang mengendong Rutger sembari bermain dengannya\, dikagetkan dengan suara yang memanggil Flitz yang adalah suara Kerry\,
Kevin pun dengan segera memanggil dokter, sedangkan Flitz duduk disamping Kerry sambil mengendong Rutger dan memegang tangannya, mendengar itu dokter pun berlarian untuk melihat keajaiban itu.
" Flitz kau terlihat semakin tampang " Sahut kerry
" Ssstttt jangan banyak bicara diam sana " balas Flitz.
Dokter yang memeriksa keadaanya pun keherananan
" Dia telah sembuh tuan Goldwyn, hanya butuh beberapa hari untuk pemulihan dan setelah itu kalian boleh pulang " tutur dokter tersebut.
Kevin pun mendekati Kerry dan langsung datang memeluknya
" Putriku maafkan ayahmu ini nak, ayah tidak bisa menjagamu dengan baik, bahkan ke taman pun kau dijahati nak, ayah minta maaf " Ucap Kevin
Kevin yang berbicara sambil menghapus air matanya, terlihat jelas pandangannya tidak ingin kehilangan Kerry menantunya itu.
" Tidakpapa ayah, lihatlah Kerry sudah baik-baik saja, itu tadi penjelasannya dokter jelas kok " Sahut kerry sambil tersenyum
Flitz hanya terdiam, dan mengendong rutger, melihat Rutger kerry pun membuka tangannya dan memanggil rutger, mendengar suara kerry, rutger menangis seperti mengetahui ibunya telah kembali dari berpergian, dan menyebut mama membuat Kerry yang tadinya tidak menangis tiba-tiba mengeluarkan air matanya dengan mendapatkan rutger dalam pelukannya.
- Ayah Gold terus memarahi Flitz.
" Flitz bukalah matamu dan lihatlah wanita mana yang akan sanggup menyayangi putra orang lain seperti Kerry, apakah otak kau masih gila Flitz? Jawab ayah, apa kau akan mencari perempuan yang akan menyayangi kami lebih dari kerry? " Gerutu Kevin
" Flitz kau benar-benar berhati batu, bahkan 2tahun dia mengalami koma dan kamu tidak menyadarinya juga kalau kau ini gila Flitz, Flitz kau ini memang, dasar anak kurangajar " Ucap Kevin emosi.
Tanpa diketahui Ayahnya yang sedang mengomelinya Flitz diam-diam menangis mengigat dulu ibunya meninggalkannya dan tidak kembali untuk memeluknya tetapi Kerry dia begitu sayang pada rutger dan melawan mautnya untuk kembali memeluk rutger.
" Beruntung sekali kau rutger, papa menyayangi kalian berdua" Bathin Flitz
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments