Kerry mencari rutger kemana-mana dan tidak menemukannya lalu dia menoleh dan mengecek ke taman belakang, ternyata ada Flitz yang sedang menberinya susu, Kerry hanya memperhatikan keduanya dari kejauhan.
" Ternyata pak CEO ini tampan juga yaa, arghhh dasar otak kotor, apa yang kau sedang pikirkan Kerry, cepat gunakan kesempatanmu untuk mandi dan ganti baju " Gumam Kerry.
Setelah mandi, kerry pun memegang sarapannya dan berjalan menuju taman namun yang terlihat adalah seorang yang tidak salah adalah emily, gadis cantik tanpa kantong mata sedang berdiri berbicara dengan teleponnya dan memandang Flitz dan juga rutger,
Seketika gelas yang dipegang Kerry pun terlepas dari genggamannya dan jatuh pecah, Flitz pun menyadari bahwa Kerry telah terbangun, Kerry berlari dan mengambil rutger dari pelukannya Flitz lalu pergi, Flitz hanya tercengang diam tak tahu apa yang harus dikatakan atau pun dibuatnya.
Melihat kerry yang telah mengambil rutger, emily mendekat dan memeluk Flitz, dan Kerry hanya bisa menahan sesaknya dada di kamar sambil melihat pemandangan itu, membuatnya tak sadar mengeluarkan airmata.
" Untung ada rutger jika tidak ingin ku teriak sekeras mungkin "pikir Kerry.
Tak lama kemudian emily pun pergi dan Flitz membalikkan badan dan segera ingin naik menemui Kerry, melihat itu kerry segera menuju kamar rutger dan mengunci mereka berdua disana.
- Flitz yang telah ke kamar binggung harus melakukan apa\, diketuk pintunya pun tak terbuka\, lalu Flitz memukul pintu dan segera meninggalkan rumah ke perusahaan.
" Apa ini kerry, bukannya kau tidak pernah menginginkan hubungan ini, kenapa sekarang kau bertingkah aneh " Gumam Kerry.
Lalu dengan segera kerry keluar dan menghubungi Rumah Goldwyn.
" Hallo ker bagaimana? " Sahut Kevin
" Kerry dan rutger ingin ke rumah ayah, tolong kirimkan mobil untuk jemput kami ayah " Ucap Kerry.
" Baiklah, tunggu nak! " balas Kevin
Tak lama kemudian supir yang dikirimkan Kevin pun tiba dan menjemput keduanya.
Setibanya mereka di rumah, Kevin pun berjalan mendekati Kerry.
" Kau begitu terlihat pucat nak, apakah kamu sakit? " Tanya Kevin
" tidakpapa yah, kerry baik " Balas Kerry.
" hhm, oh iya kerry gimana, pengasuhnya? " tanya Kevin
" Belum mau yah malas "Ucap Kerry
" Baiklah ker "balas Kevin.
Kerry yang telah mengantar masuk rutger untuk menidurkannya, berniat duduk-duduk di taman. Tiba-tiba Kerry merasakan pukulan yang sangat kuat dari arah belakangnya dengan segera Kerry menoleh dan mendapati bahwa itu ada emily.
" Bagaimana kau bisa masuk kesini " Tanya Kerry
" Ini akan menjadi rumahku mengapa aku harus meminta ijin padamu? " Ucap Emily
Supir yang sejak tadi melihat dan mendengar semuanya, tidak berani melerai kedua wanita itu, sehingga otomatis supir tersebut harus masuk ke dalam rumah dan memberi tahu Tuan Kevin.
" tuan, tuan " panggil supir
" hhhmmm, "Jawab Kevin
" Tuan, anu itu Nyonya Kerry di pukul sama nona emily tuan " Jawab supir
Kevin bangkit berdiri dari kursinya dengan panik berlari ke arah taman dan melihat Kerry yang telah bermandikan darah di bangku taman dan Emily yang telah berjalan keluar halaman rumah, seketika pun Kevin sangat emosi dan menelpon seseorang ke rumah untuk menjaga rutger dan segera di membawa kerry ke rumah sakit.
Dalam perjalanan Kevin menelpon petugas di rumah untuk mengecek cctv dan juga menelpon Flitz, setelah tiba di rumah sakit, flitz pun juga telah tiba setelah mendengar informasi tersebut.
Melihat petugas membawa kerry yang bermandikan darah, membuat emosinya tak tersulutkan, setelah mendapatkan hasil cctv ternyata emily lah pelakunya dengan sangat cepat, polisi menangkapnya dan memenjarakannya atas kejahatan yang telah diperbuatnya.
Flitz melihat kerry yang tertidur menggenaskan dan tak sadarkan diri, diapun memeluk ayahnya dan menangis.
" Ayah, aku takut kehilangan wanita yang aku sayangi lagi ayah " kata Flitz.
" Kamu sayang padanya Flitz " tanya ayahnya,
Flitz hanya memandanginya Ayahnya tanpa berkata satu kata pun.
" Katamu kamu sayang padanya, tapi lihat darah yang kau tumpahkan diatasnya, seperti orang yang tidak akan bangkit lagi flitz, kakakmu telah pergi dan menitipkannya dan juga anaknya padamu tapi apa kau masih saja berhubungan dengan wanita yang jelas-jelas hanya menginginkan hartamu dibandingkan keluargamu apa kamu buta Flitz? " tegas ayahnya.
" Ayah tadi pagi emily ke rumah, dan kerry melihatnya lalu mereka pergi meninggalkan rumah ke rumah ayah, tetapi aku telah menjelaskan semuanya kepada emily agar menjauhi aku karena aku telah beristri dan memiliki anak, tetapi emily tetap saja keras kepala dan mendatangi rumah kami " Ucap Flitz
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Imoy
ceritanya lari"
2021-12-07
0
Olivia Nathasya
ceritanya sebenernya enak. tp tulisannya yang gak enak
2020-06-09
1
Nur malina
Bingung aq bcax, kurang ngerti,,, jbnykn typo
2020-04-01
1