Setelah selesai berbelanja, Olive yang kecapekkan akhirnya tertidur di dalam mobil, tersisa Flitz dan kerry, Kerry yang berusaha ingin bicara namun masih terlihat canggung hanya dapat diam,
" Kerry! " Sahut Flitz
" Ya pak " Jawab kerry.
" Apakah kamu sudah memiliki hubungan? " Tanya Flitz
" Belum pernah pak " Jjawab kerry.
" hhhhmmm baiklah " sahut Flitz.
" Maaf pak ada apa ya pak? " tanya kerry.
" Tuan Goldwyn menyuruhku mencari asisten tapi aku tidak ingin yang sudah berkeluarga, apakah kau bersedia? " Tanya Flitz
Seketika Kerry membalakkan mata bulatnya semakin bulat dan wajahnya menjadi sangat merah lalu hanya terdiam dan mulai memutar otaknya.
" lelaki konyol ini kena setan atau salah makan? tidak, tidak mungkin dia begitu sopan, atau selama ini aku yg salah menilainya, arghhhh aku pusing, aku akan minta waktu untuk berpikir dulu " Gerutu Kerry dalam hatinya.
" Hhhmm pak begini, apakah boleh memberikan aku sedikit waktu untuk berpikir, aku juga harus menemani kaka olive dalam 3bulan terakhir masa penantian untuk kelahiran dan juga aku harus meminta ijin kakak olive terlebih dahulu pak " Ucap kepada flitz.
" Apakah dia sangat menghargai sebuah hubungan sehingga olive yang adalah kaka kandungkun saja adalah prioritas baginya, namun aku juga senang mendengarnya jadi tak apalah " bathin Flitz
" baiklah kalau begitu kerry " Balas Flitz
Olive yang berpura-pura tidur mendengar jawaban kerry yang seolah-olah olive adalah prioritasnya pun sangat bahagia.
" Lihat Flitz aku sungguh tidak salah memilih pasangan untukmu, adikku yang sangat aku sayangi " Bathin Olive
Setelah sesampainya mereka di rumah utama keluarga Goldwyn, mereka pun makan dan bercerita-cerita, lalu tanpa sengaja, Tuan Goldwyn bertanya pada kerry.
" Kerry apakah hubunganmu dengan assistenku yang sombong ini sudah mulai membaik? "Tanya Kevin
Kerry terdiam!
" Apakah aku harus berbohong? " Bathin Kerry sambil melotot
" itu itu, apa itu Tuan Goldwyn, itu hhmm iya om kami baik-baik saja " Jawab Kerry.
" Baiklah Flitz jangan lupa yg sdh saya sampaikan padamu " pungkas tuan Goldwyn.
* Baiklah tuan " jawab Flitz.
Setelah makan malam, Flitz membawakan gelas berisikan anggur dan ingin menawarkannya pada Kerry.
* Ker " Panggil Flitz
Kerry yang sedang duduk di taman sambil memandangi langit pun kaget dan berbalik.
" Ya pak " Jawab Kerry
" Ini " Ucap Flitz (sambil memberikan gelas) jangan takut ini hanya satu gelas sambil tersenyum tipis pada kerry.
Kerry yang masih merasa malu mencoba untuk tetap tenang.
" Terimakasih Pak " Seru Kerry.
" Ker, kalau boleh aku ingin memohon maaf atas apa yang telah aku lakukan padamu selama ini " Tutur Flitz
Kerry terheran-heran semacam tak habis pikir mendengar apa yang dikatan oleh Flitz,
" Sebenarnya aku dan kamu tidak melakukan apapun saat di hotel " Ucap Flitz Jujur.
Kerry pun menarik napas yang sangat panjang karena merasa lega atas ucapan Flitz tersebut.
" Terimakasih Tuhan " Gumam Kerry
Flitz yang hanya tersenyum pun melanjutkan perkataanya
" Kalau boleh tawaran yang untuk menjadi asisten aku harap kamu dapat menerimanya " Ucap Flitz lagi
Sambil langsung memberikan gelas kepada kerry seolah mengajar cheers untuk segera di minum.
" hhhmm baiklah aku masuk dulu kerry " Ucap Flitz sambil berjalan masuk
Kerry yang tertegun langsung menghabiskan minumnya seketika dan terus tak habis pikir dengan apa saja yang baru didengar dan dilihatnya.
" Apakah aku sedang bermimpi Tuhan " ujar kerry.
Kerry segera masuk dan berjalan ke arah olivia dan menceritakan segalanya, olive hanya memeluknya dan menciumnya di kening.
" baiklah kita pulang kerry " Ajak Olive
" baik kak "balas kerry.
Sepanjang dalam perjalanan pulang kerry hanya tersenyum, Olive yang memperhatikan tingkahnya pun ikut senang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments