Setelah makan malam bersama, Olive dan Kerry bergegas kembali, setelah tiba di rumah kerry menuju kulkas dan membawakan apel untuk dikupas dan diberikan pada Olive.
" Ker tidurlah besok pagi CEO sombongmu akan menjemputmu " Ucap Olive
Mendengar itu kerry ingin pingsan
" tapi aku ingin duduk denganmu dulu kak, gimana dong? " Jawab Kerry
Olive pun tertawa dan menyubit pipi kerry yang memerah.
" Baiklah mari kita tidur '' Ajak Olive
*****
Kira-kira pukul 04 pagi terdengar suara klakson mobil, kerry bangun dan mengusap dahinya dan mengumpat suara tersebut, seketika umpatannya diam ketika mengetahui bahwa itu adalah Flitz yang telah datang menjemputnya.
" Kenapa pagi sekali " Gerutu Kerry
Kerry pun segera bersiap dan berjalan keluar setelah berpamitan kepada Olive, dan Olive hanya menatap mereka dari kejauhan dan tersenyum sambil memegang perutnya.
' Lihatlah nak om lagi berjuang untuk mendapatkan tante cantikmu, doakan ya nak " Ucap Olive
Kerry yang telah berada di mobil tidak melihat senyum di wajah Flitz, namun kerry juga mengerti sehingga dia menegur Flitz.
" Selamat pagi pak " Sapa Kerry
Flitz hanya mengangguk tanpa membalasnya.
" Pak untuk kejadian semalam " Ucap Kerry
Namun pada saat Kerry ingin melanjutkan ucapannya, terasa mobil semakin kencang lalu kerry pun terdiam dan matanya berkaca- kaca, karena tak tahan dengan perlakuan Flitz
" Pak hentikan turunkan aku disini saja " Pinta Kerry
" Keluarlah kau " Ucap Flitz
Kerry yg tlah keluar pun berjalan menhentikan taxi ke perusahaan
Flitz yang melihat itu ada penyesalan di matanya, namun apalah daya Ego Flitz sangatlah besar.
Keesokan harinya pun seperti itu bahkan setiap hari hanya begitu saja.
Hingga satu hari Flitz menjemputnya dan melihat kerry berjalan dari jauh
" Sebenarnya dia sangat cantik dan juga baik hati, aku hanyalah seorang bodoh yang diinginkan kaka untuk menikahi sahabatnya yang sangat baik ini " Gumam Flitz
Setelah masuk ke dalam mobil Kerry yan ingin mendiami Flitz pun memutuskan untuk menyapanya.
" Selamat pagi pak " Ucap Kerry
" Iya pagi " Balas Flitz
Mendengar balasan Flitz membuat kerry begitu senang dan pipinya menjadi merah merona dan segera berbalik melihat keluar kaca.
Flitz yang mengetahuinya hanya terdiam dan pun tersenyum tipis
" Hari yang bahagia tapi aku merasa aneh, masa Flitz bisa menyapa balik, arghhhh ker apa yang kau pikirkan, tenanglah Ker " Bathin Kerry.
" Kerry apakah malam ini engkau bisa menemaniku? " Tanya Flitz
" Kemana pak? " tanya kerry
" Ke hotel milik Tuan Goldwyn kami akan memgadakan meeting disana, karenamu aku dihukum tak ada salahnya jika aku meminta bantuanmu kan? " Jawab Flitz
Kerry hanya diam tertegun, mendengar permintaan Flitz
" Rencana apa yang dipikirkan oleh Flitz " bathin Kerry
Setibanya mereka di perusahaan flitz kembali mengigatkan kerry untuk memberikan jawaban secepatnya.
" Baik pak " Jawab kerry.
Kerry pun dengan segera menuju toilet dan menghubungi Olive.
" kakakkkkk " teriak Kerry dalam ponselnya
" nKamu kenapa kamu sakit, apa dia jahatin kamu lagi? " Tanya Olive cemas
" Tidak kaka " Jawab Kerry
" Lalu apa ker, ah jangan bikin paniklah " Ucap Olive
" Kaka, dia mengajakku menemaninya pertemuan malam ini kaka, di hotel milik ayah kaka? " Balas Kerry
" Astaga kerry kaka pikir kenapa, kalau begitu kan bagus toh ker, nampaknya dia mulai baik kepadamu " Ucap Olive
Ucapan kerry mebuat olive tak bisa berhenti terseyum.
" Sudah tidakpapa, jadi kalau kamu capek tidur saja dihotel, kaka tidak akan menunggumu malam ini " Ucap Olive
" kakak kenapa? " Tanya kerry.
" Ya kamu tidurlah dihotel bye ker " Jawab Olive lalu mengakhiri panngilannya
" Kakak.... arghhhh " teriak kerry dalam toilet.
Membuat semua mata yang berada di dalam toilet pun, memandanginya lalu dia pun malu dan segera keluar.
" Sudah selesai permohonan ijinnya " Tanya Flitz
pipi kerry semakin merah saat mendengar ucapan Flitz itu.
" Sudah pak, Kak Olive mengijinkanku " Jawab Kerry
" Baguslah, jadi kita bisa kesana sekarang " Ajak Flitz
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 115 Episodes
Comments
Evi
waaa
2021-05-30
0
Liesdiana Malindu
kata SETELAH dan SAAT terlalu banyak.
2021-04-11
0
Elia Wati
bagus bgt
2020-02-22
5