Episode 2

Vote sebelum membaca ❤

.

.

Jungkook berjalan perlahan menghampiri istrinya yang sedang memasak di dapur. Pria itu kemudian memeluk tubuh Chaeyoung dari belakang. "Pagi sayang."

"Ya ampun kaget, ish." Chaeyoung memukul pelan tangan Jungkook di perutnya. Lain halnya dengan Chaeyoung yang terlihat kesal, Jungkook malah terkekeh kemudian mencium pipi kanan istrinya sayang sambil mengeratkan pelukannya.

"Masak apa?"

"Sayur buat Yuri."

"Aku gak di kasih?"

Chaeyoung terkekeh mendengar nada merajuk Jungkook. Suaminya ini padahal sudah tua masih saja bisa bersikap kekanakan, dasar.

"DADDY!!"

Ke dua orang itu di kejutkan dengan teriakan nyaring dari belakang. Jungkook dan Chaeyoung langsung membalik, terlihatlah putri kecil mereka yang sedang berkacak pinggang sambil memanyunkan bibir mungilnya.

"Daddy gak boleh peluk Mommy." Rengek Yuri sambil merentangkan ke dua tangannya ke Jungkook. Dan Jungkook tertawa kemudian membawa tubuh mungil itu ke pangkuannya. Ada ada saja anaknya ini, masa saja Yuri cemburu pada Mommy nya sendiri.

Chaeyoung hanya memutar matanya melihat tingkah Yuri. Putrinya masih kecil saja sudah pecemburu, bagaimana nanti kalau sudah besar. Wanita itu kemudian membawa masakannya ke meja makan, dimana suami dan anaknya sudah menunggu.

"Sayang kenapa tak dimakan?" Tanya Jungkook saat melihat putrinya yang malah diam tak memakan sarapannya.

"Gak mau sayul."

Hembusan nafas keluar dari mulut Chaeyoung. Sebagai seorang ibu Ia merasa khawatir karena putrinya tak menyukai sayuran. Padahal sayuran sangat baik bagi pertumbuhan dan kesehatan Yuri yang masih kecil. Harus bagaimana lagi, anak kecil itu selalu menolak. "Sayang sayur bagus loh buat kesehatan, nanti biar Yuri gak sakit."

Yuri menggeleng dengan masih memanyunkan bibirnya. "Gak mau sayul, pait."

Jungkook berdehem kemudian meminum air putihnya. "Yuri mau eskrim?"

Pertanyaan pria itu sontak langsung membuat Chaeyoung menatapnya tajam. Apa apaan suaminya ini yang malah menawari makanan tak sehat pada putrinya. "Jungkook.."

"MAUUU." Seru Yuri riang.

Jungkook mengusap rambut Yuri. "Ya sudah habiskan dulu sayurnya."

Dan Yuri saat mendengar itu kembali lemas, Ia menatap makanan berwarna hijau di mangkuk. Yuri tak suka makanan hijau itu karena rasanya pahit. Berbeda dengan permen dan eskrim yang rasanya manis.

"Tapi dua ya."

Jungkook membelakan matanya, Ia mengusap tengkuknya yang tak gatal. Sepertinya bernegosiasi dengan putrinya bukan ide yang bagus.

"Emm ya sudah."

Chaeyoung yang dari tadi melihat interaksi itu tersenyum. Ia sangat mencintai keluarga kecilnya, selama hampir empat tahun menikah tidak pernah terjadi masalah besar antara mereka. Chaeyoung selalu berdoa semoga keluarganya selalu di beri kebahagiaan selalu.

                               

🍂

"Daddy aku udah cantik belum?"

Jungkook berbalik, tangannya masih mengancingkan kemejanya. Ia tersenyum lebar melihat putrinya. Pria itu kemudian berjongkok untuk menyamakan tingginya. "Ya ampun kenapa putri daddy cantik banget sih."

Yuri tertawa geli karena Jungkook menciumi seluruh wajahnya. Ia merentangkan ke dua tangannya dan Jungkook pun langsung menggendong Yuri kemudian mereka keluar kamar.

Langkah Jungkook terhenti saat melihat Chaeyoung yang sudah siap menunggunya di luar. Makin hari istrinya itu semakin cantik, membuatnya semakin jatuh cinta. Jungkook benar benar sangat beruntung bisa mendapatkan Chaeyoung.

"Sudah siap?" Tanya Jungkook yang langsung di angguki Chaeyoung.

Malam ini Jungkook mendapat undangan pernikahan dari teman kerjanya. Ia memutuskan datang dengan keluarga kecilnya karena jika sendiri dirinya pasti akan kebosanan disana.

Setelah sampai tujuan, mereka bertiga memasuki gedung yang di langsungkannya acara. Banyak sekali para tamu yang hadir malam ini, dan tentu saja yang datang pun hanya dari kalangan tertentu saja.

Acara berlangsung dengan lancar, tak lupa Jungkook dan juga Chaeyoung mengucapkan selamat atas pernikahan temannya. Dan sekarang ketiga orang itu sedang menikmati makan malam.

Chaeyoung menggelengkan kepalanya melihat putrinya, wanita itu membawa tisu lalu membersihkan bibir Yuri yang belepotan dengan eskrim. Anak kecil itu sudah menghabiskan dua cup kecil eskrim dan sekarang yang ke tiga.

"Sayang sudah ya jangan makan eskrim lagi."

Yuri hanya mengangguk saja tanpa menatap Mommynya. Anak kecil itu masih asik menikmati eskrim di tangannya.

Dret

Jungkook membawa handphone di saku jasnya. Saat tahu siapa penelphone itu, Jungkook sempat menatap Chaeyoung sebentar sebelum meminta ijin untuk ketoilet.

Jungkook melangkah memasuki toilet pria. Pria itu menggeser warna hijau dan menempelkan benda pipih itu di telinganya. "Hallo?"

"Kenapa lama sekali angkat telphonenya?"

"Maaf aku sedang ada di acara sekarang."

"Bersama Chaeyoung?"

Dan Jungkook hanya berdehem menjawab. Pria itu bisa mendengar helaan nafas berat di sebrang sana.

"Kau jadikan menemaniku ke Jepang?"

Ah hampir saja Jungkook lupa jika dua hari lagi Ia akan pergi ke Jepang untuk bertemu keluarga wanita itu. "Hmm ya kita pergi bersama."

Dan Jungkook langsung bisa mendengar sorakan riang di sana, Ia ikut tersenyum tapi entah kenapa perasaannya tak enak.

"Ya sudah aku hanya ingin mengingatkanmu saja, jangan lupa ya dua hari lagi kita berangkat, bye sayang"

Jungkook langsung mematikan handphonenya. Ia menatap pantulan dirinya di cermin. Jungkook terkekeh miris menatap dirinya sendiri. Betapa pengecutnya Ia yang masih belum bisa melupakan masa lalunya, padahal Ia telah memiliki keluarga. Mungkin kata brengsek cocok di sematkan padanya.

Jungkook Membasuh wajahnya sebelum keluar dari sana dan kembali ke tempat acara.

Rahang Jungkook mengeras saat melihat Chaeyoung yang sedang mengobrol dengan pria yang paling tidak di sukainya. Pria itu berjalan mendekat lalu berdehem keras.

Chaeyoung keget mendengar deheman itu, Ia menatap suaminya yang sudah kembali. "Jungkook."

Jungkook membawa Yuri yang sudah terlelap di pangkuan Chaeyoung. "Kita pulang, sudah malam."

Chaeyoung mengangguk, Ia menatap pria yang duduk di sampingnya  dengan pandangan tak enak. "Emm kak aku pulang dulu ya, sampai bertemu lagi."

Sepanjang perjalanan pulang tak ada obrolan antara suami istri itu. Chaeyoung tahu jika suaminya sedang marah padanya, ya ampun pria itu benar benar pecemburu. Padahal Ia hanya mengobrol dengan mantan bosnya saja. "Jungkook."

"Aku sedang marah!"

Tapi entah kenapa Chaeyoung malah tertawa kecil. Pria ini lucu juga jika sedang merajuk. Chaeyoung mengusap tangan Jungkook yang sedang menyetir. "Aku hanya mengobrol sebentar dengan dia sayang."

Jungkook menghembuskan nafasnya kasar, entah kenapa dari sekian banyak orang yang paling tak Ia sukai adalah pria itu. "Akukan sudah bilang jangan dekat dekat lagi dengan dia."

"Tapi masa saja aku mengusir dia yang tak punya tempat duduk lagi. Kak Chanyeol hanya mantan bos ku saja."

Jungkook mencibir. "Mantan bos sekaligus mantan pacar."

                               

Terpopuler

Comments

Mirna Azah

Mirna Azah

kalo aku baca namanya Jungkook jadi jongkok 🤣🤣🤣

2022-11-03

0

Ratri Agustina Evelin

Ratri Agustina Evelin

uuhh jk

2020-12-27

0

Edonajov Bangngu Riwu

Edonajov Bangngu Riwu

Jungkook selingkub ya thor bikin sesak

2020-12-22

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!