Sinar matahari pagi menyelinap masuk melalui celah jendela kamar kontrakan yang reyot.
Kringgg.
Suara alarm dari ponsel butut Jiang Ming berbunyi nyaring memecah keheningan.
Pemuda itu terbangun dengan napas memburu dan tubuh dipenuhi keringat dingin.
"Apakah semalam itu hanya mimpi?" gumamnya dengan suara serak khas orang bangun tidur.
Dia buru-buru merogoh bagian dalam tas ranselnya yang tergeletak di lantai.
Jari-jarinya bersentuhan dengan gagang plastik yang terasa dingin.
Jiang Ming menarik benda itu keluar dan menghela napas panjang penuh kelegaan.
Kacamata berbingkai hitam itu benar-benar ada di tangannya.
"Ini nyata. Semuanya nyata," bisiknya sambil tersenyum tipis.
Dia bergegas mandi dengan air dingin dan memakai pakaian kasualnya yang paling bersih.
Hari ini dia memiliki sebuah misi penting yang akan menentukan masa depannya.
Jiang Ming memasukkan kacamata itu ke dalam saku jaketnya dengan sangat hati-hati.
Dia melangkah keluar dari gang sempit itu menuju jalan utama.
Tujuannya hanya satu, yaitu toko kelontong milik Paman Zhao yang berada di persimpangan jalan.
Kring.
Lonceng kecil di atas pintu berbunyi saat Jiang Ming mendorong pintu kaca toko kelontong tersebut.
"Selamat pagi, Paman Zhao," sapa Jiang Ming dengan nada ramah.
Seorang pria paruh baya berkepala plontos yang sedang merapikan rak rokok menoleh ke arahnya.
"Oh, Jiang Ming! Kudengar dari Bibi Wang kau baru saja pulang dari militer kemarin," balas Paman Zhao sambil tersenyum lebar.
"Benar, Paman. Aku baru sampai kemarin sore," jawab Jiang Ming sambil berjalan mendekati meja kasir.
"Lalu apa rencanamu sekarang? Sudah dapat pekerjaan di kota ini?"
"Belum, Paman. Aku masih berusaha mencarinya ke sana kemari," jawab Jiang Ming dengan nada merendah.
Paman Zhao mengangguk-angguk paham sambil mengelap meja kasirnya dengan lap basah.
"Zaman sekarang cari kerja memang susah, apalagi kalau kau tidak punya ijazah sarjana."
"Paman Zhao benar sekali. Karena itu aku ingin mencoba peruntunganku hari ini," ucap…
Aplikasi Toko Dewa Tiga Alam
Bab 6 Kacamata Penembus Batas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 68 Episodes
Comments