Kaluna menunjuk kolom pemesan pada data kendaraan di layar telepon Naren.
“Siapa yang memesan mobil itu?” tanya Kaluna.
Naren menggulir informasi yang baru diterimanya. “Catatan pemakaian kendaraan tidak bisa diakses sembarang orang. Kita perlu meminta catatan dari perusahaan pemiliknya.”
“Kalau mereka menolak?”
“Salindri bisa mengirim permintaan resmi.”
Salindri mengambil teleponnya. “Saya akan menghubungi bagian hukum mereka malam ini. Tapi kemungkinan jawabannya baru ada besok.”
Kaluna berjalan mendekati jendela kamar hotel. Kota di luar masih ramai, tetapi pikirannya tertahan pada foto Elara di halaman sekolah. Orang yang memotret anaknya memakai kendaraan dari perusahaan rekanan Mahardika Medika. Foto Kaluna di hotel tiga tahun lalu juga diambil menggunakan perangkat perusahaan.
Dua kejadian itu berbeda, tapi keduanya tetap mengarah ke satu tempat: Mahardika Medika.
“Bagaimana kalau kendaraan itu memang dipakai untuk tugas resmi?” tanya Kaluna.
Naren menoleh. “Tugas resmi apa yang sampai nyuruh orang ngaku sebagai utusan keluarga, terus nanya jadwal pulang anak?”
Kaluna tidak menanggapi. Ia tahu tidak ada penjelasan wajar untuk itu.
Salindri selesai mengirim pesan, lalu menutup laptopnya. “Untuk malam ini, kita tidak bisa melakukan banyak hal. Kaluna, pastikan nomor asing tidak bisa melihat informasi akunmu. Jangan mengunggah lokasi. Jangan menghubungi pengirim ancaman.”
“Aku tidak pernah mengunggah lokasi.”
“Ya.”
“Aku ingin bertemu Elara.”
Salindri menatapnya. “Malam ini?”
“Aku hanya ingin memastikan dia baik-baik saja.”
“Arsen kemungkinan tidak akan mengizinkan.”
“Dia bukan satu-satunya orang yang boleh mengambil keputusan.”
Naren bersandar di kursi. “Kau sudah sepakat memberi tahu sebelum datang.”
“Aku akan memberi tahu.”
Kaluna mengambil telepon dan membuka pesan terakhir dari Elara. Tidak ada pesan tambahan setelah anak itu bertanya apakah orang yang datang ke sekolah adalah orang jahat.
Ia mengetik perlahan.
Kamu sudah makan malam?
Balasan datang beberapa…
Rumah Yang Menggantikan Aku
BAB 13 TELEPON MILIK PERUSAHAAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 24 Episodes
Comments