Suasana terasa begitu mencekam di kawasan tersebut dan juga para warga lain juga merasakan hal itu, Padahal selama ini sama sekali tidak ada yang aneh dan mereka semua hidup dalam keadaan damai tanpa ada gangguan dari seseorang atau bahkan penunggu rumah tua yang paling besar di Desa milik mereka saat ini.
Entah mengapa malam ini terasa berbeda dan bahkan hewan malam juga tidak ada terdengar sama sekali, seolah jangkrik begitu malas untuk mengeluarkan suara karena ada sesuatu yang lebih menegangkan akan terjadi di malam itu, penghuni alam gaib juga ikut merasakan hal tersebut sehingga mereka semua saling bertanya satu sama lain.
Semua berdiam diri di dalam rumah dan tidak ada yang berani keluar ketika mereka sudah Mengunci pintu dan juga jendela, bahkan rasanya untuk keluar dari kamar ada ketakutan tersendiri sehingga lebih baik untuk tetap tinggal di dalam kamar itu dan berzikir di dalam hati untuk mengurangi rasa takut yang terus saja muncul.
Bu Darmi masih duduk di atas sajadah karena dia memang memutuskan untuk tidak tidur karena merasa ada sesuatu yang berbeda, Melisa telah tertidur pulas di atas ranjang dan dia tidak meninggalkan kamar sang anak karena lebih baik untuk tetap bersama di dalam kamar utama ini saja.
Tapi berbeda dengan keluarga dari Susanti karena malam ini mereka sedang sibuk menyiapkan pesta untuk hari Minggu esok, adik Susanti akan segera menikah sehingga mereka semua sudah pasti sibuk sendiri untuk menyiapkan segala sesuatu agar jangan sampai ada yang terlewat, Jadi mereka dalam satu rumah masih heboh sendiri dan tidak merasakan keanehan malam ini.
''Eh tolong ambil daun pisang lagi karena ini kurang untuk menutup.'' pinta Susanti kepada sang suami.
''Pakai tutup lain saja dulu Karena ini sudah malam.'' Fajar menolak permintaan dari sang istri.
''Kamu cuma dimintai tolong untuk ambil daun pisang saja malah tidak mau seperti ini.'' Susanti terlihat sangat kesal.
''Bisa tutup pakai kain ini saja karena sekarang memang sudah malam.'' Bu Yuli mem…
Kematian Tanpa Nama
Bab 47. Berkeliaran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments
Raffaza Direzky87
itulah hasil dari keras kepala nya susanti, nasehat suami dan ibunya di anggap angin lalu, dan yg seharusnya besok merayakan pesta tapi malah kabar duka yg di dapat
2026-09-02
2
Marsiyah Minardi
Itulah resiko orang ngeyelan ya Susanti
Mbok dengerin apa kata ibumu dan suamimu
Aku yakin bakal gegeran ini meninggalnya Susanti
2026-09-02
3
Betri Betmawati
KD gitu cara kerja iblis nya biar dia tambah kuat
tu lh kau Susanti ngk mau mendengar kata suami mu matikan JD korban buk Susi
2026-09-03
0