Matahari pagi terbit perlahan di ufuk timur, memancarkan sinar keemasan yang membelah kabut pagi Kota Bintang Jatuh. Namun, alih-alih kicauan burung, kota itu dibangunkan oleh tabuhan genderang perang kuno yang menggetarkan langit dan bumi.
Turnamen Empat Wilayah akhirnya dimulai.
Arena raksasa yang terletak di pusat kota kini telah dipenuhi oleh lautan manusia. Jutaan kultivator duduk di tribun yang mengelilingi sepuluh panggung pertarungan yang terbuat dari Batu Bintang—material luar biasa keras yang bahkan sulit dihancurkan oleh ahli tingkat Inti Emas.
Di kursi kehormatan yang melayang di udara, Penguasa Kota Bintang Jatuh duduk dengan wibawa absolut. Di sisinya, para petinggi dari berbagai sekte besar, termasuk Penatua Kepala Awan Azure, Tetua Pedang Surgawi, dan Tetua Iblis Berdarah, duduk dengan ketegangan yang bisa dipotong dengan pisau.
Penguasa Kota berdiri. Suara Jiwa Baru Lahir-nya bergema ke seluruh penjuru arena.
"Turnamen Empat Wilayah kali ini akan langsung menggunakan format Arena Puncak (Peak Arena)! Sepuluh panggung telah disiapkan. Mereka yang mengklaim diri sebagai sepuluh jenius teratas berhak naik dan mempertahankan panggung tersebut. Jika kalian bisa bertahan dari tantangan musuh hingga matahari terbenam, kalian akan masuk ke putaran final besok!"
Aturan yang sederhana, namun brutal. Ini adalah ujian stamina, taktik, dan kekuatan absolut. Jika seseorang terlalu cepat naik, ia akan menjadi sasaran empuk rentetan penantang hingga kehabisan Qi.
Namun, bagi sekte-sekte raksasa, gengsi adalah segalanya.
SWUSSSHH!
Bahkan sebelum gaung suara Penguasa Kota menghilang, seberkas cahaya keemasan melesat membelah udara dan mendarat dengan anggun di Panggung Nomor Satu.
Itu adalah Jian Wushuang. Jubah putih bersulam emasnya berkibar pelan. Pedangnya masih tersarung, namun aura Inti Emas Sejati miliknya menyapu seluruh arena, membuat puluhan ribu kultivator tingkat bawah merasa sesak napas.
"Sekte Pedang Surgawi mengambil panggung nomor satu. Si…
Sutra Naga Pembelah Surga
Bab 48: Arena Puncak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments
Sang M
Tahi
2026-09-01
0