Saat Nara tiba di warung, Sagara tengah berbincang intens dengan sang ibu di balik etalase. Tidak hanya itu, pria itu juga sigap membantu ibunya melayani pembeli yang datang silih berganti.
Mata Nara memicing, menatap curiga pada pria berandal yang kini mengikat rambut gondrongnya dengan karet pembungkus nasi. Apa yang tengah mereka bicarakan?
"Nara, sini ..." panggil Ratna tak kala melihat kedatangan anak gadisnya.
Nara semakin curiga saja, tetapi tak urung ia tetap menghampiri wanita yang telah melahirkannya itu. "Iya, Bu. Ada apa?" tanyanya ketika sampai di hadapan sang ibu.
"Ini, Nak Sagara cerita sama Ibu alasannya datang ke desa kita." Nara menaikkan salah satu alis, mendengar kalimat pembuka ibunya. "Dia mau bertemu dengan Pak Bagja, meminta tolong kamu untuk mengantarkannya. Nomor Pak Bagja masih belum bisa dihubungi sama Nak Saga. Jadi, lebih baik ke rumahnya saja langsung," lanjut Ratna yang membuat mata anak gadisnya seketika melebar.
"Kenapa harus aku?" tanyanya dengan kebiasaan menunjuk pada diri sendiri. "Kenapa tidak meminta tolong pada yang lain? Dani, misalnya," ceplos gadis itu tak kala matanya menangkap kedatangan Dani dan yang lainnya.
"Ih, kamu ini! Mana bisa meminta tolong pada Dani, diakan masuk kerja hari ini. Lagi pula, kamu 'kan selalu luang. Dan Nak Saga juga bilang lebih nyaman pergi dengan seseorang yang sudah cukup ia kenal," jelas Ratna memberi pengertian pada anaknya itu.
"Idih, mana ada kenal, Bu? Ketemu aja baru kemarin sore," bantahnya.
Ratna menggeleng, sekaligus tersenyum simpul. Mengundang decak pertanyaan dari anaknya, "Loh, kok Ibu malah senyum?"
"Sadar atau tidak sadar, semenjak Nak Saga datang. Kamu tampak lebih ekspresif, dari pas mu datang, wajah kamu datarrrr terus. Ibu mau tanya karena khawatir, tapi takut bikin kamu ndak nyaman," ujar Ratna membuat anaknya itu sontak terdiam, berdiri membeku. Ia baru menyadari akan tingkah lakunya yang secara tidak langsung membuat ibunya khawatir.
"Maaf, Bu. Nara ndak bermaksud bikin I…
Nikah Kilat Dengan CEO Berandal
Bab 8 Perkara Pegangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments
Maulidia Okta
nara ribet banget ya
2026-08-01
1