Edward berdiri di depan cermin, merapikan pakaian formal yang melekat pada tubuhnya.
Penampilannya malam ini terlihat begitu elegan—terutama setelah rambutnya disisir rapi dengan sedikit sentuhan minyak rambut.
Awalnya, Edward sama sekali tidak berniat tampil se-necis ini. Namun, mengingat posisinya sebagai tamu kehormatan Kerajaan Nivalis yang akan menjadi pasangan dansa Putri Iselyna, plus desakan tanpa henti dari Bernard, ia akhirnya mengalah pasrah.
Ia melangkah pelan mendekati jendela kamar lalu mengintip ke luar.
Kereta-kereta kuda mewah milik para bangsawan tampak terus berdatangan. Sejak siang tadi, deretan tamu undangan memang sudah mulai memenuhi area istana, dan jumlahnya kian membeludak menjelang dibukanya pesta malam.
Edward kembali menghadap cermin. Ia menarik napas dalam-dalam, lalu menghembuskannya perlahan untuk meredakan gejolak di dadanya.
Jujur saja, ia merasa teramat sangat gugup. Ini adalah kali pertama dalam hidupnya ia akan berada tepat di bawah sorotan utama banyak orang.
Dahulu, setiap kali ada pesta atau acara resmi, Edward selalu memilih duduk menyendiri di pojokan ruang yang sepi. Toh, tak ada seorang pun yang mau diajak bicara atau sudi mendekati pangeran tanpa Mana seperti dirinya.
Namun kali ini... semuanya berubah drastis.
Putri Iselyna yang dingin kini justru menjadi sosok yang sangat akrab dengannya. Belum lagi adik kecilnya, Putri Isolde, yang juga mulai sangat menempel padanya.
Edward bahkan tak sanggup menahan senyum saat teringat kejadian tadi sore. Beberapa kali Putri Kecil itu mengendap-endap menghampirinya, merengek meminta diajak melayang terbang lagi di angkasa, sebelum akhirnya sang kakak datang dan menyeretnya pergi.
Membayangkan Isolde yang meronta-ronta menolak dibawa masuk, lalu seketika bungkam saat ditegur keras oleh Iselyna, membuat tawa kecil lolos dari bibir sang Pangeran.
Ia kembali menatap pantulan dirinya di cermin dengan tatapan mantap.
“Baiklah... ayo kita lakukan.”
Setelah mengambil topeng pesta yang tergel…
Starfall: The Last Child From The Stars
Bab 24 — Ancaman atau Sekutu?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 37 Episodes
Comments