Suasana kamar rawat ber-AC itu terasa begitu tenang dan hening, hanya didominasi oleh detak halus jarum jam dan ketukan teratur tetesan infus.
Angga masih duduk di kursi samping ranjang, menatap lurus ke arah Lulu. Seluruh sisa amarah dan gengsinya sudah menguap tanpa bekas, berganti dengan rasa lega yang teramat sangat saat melihat kelopak mata gadis di depannya mulai bergerak perlahan.
Lulu mengedipkan matanya beberapa kali, mencoba menyesuaikan penglihatannya dengan cahaya lampu ruangan yang agak silau. Saat pandangannya mulai fokus, sosok pertama yang ditangkap oleh iris matanya adalah Angga. Manajernya itu duduk sangat dekat, menatapnya dengan raut wajah yang amat cemas dan lelah.
"Lu..." panggil Angga pelan, suaranya terdengar begitu lembut dan dalam kehangatan yang sama seperti beberapa hari belakangan ini.
Mata Angga berbinar terang saat menyadari Lulu benar-benar sudah sadar. Sebuah senyum tipis yang tulus dan lega terukir samar di bibirnya, seolah beban paling berat di dunianya baru saja terangkat.
"Pusingnya masih ada?" tanya Angga seraya membetulkan letak selimut Lulu dengan cermat dan perlahan, memastikan staffnya itu merasa nyaman.
Lulu menggeleng pelan, canggung sekaligus tertegun melihat perlakuan manis sang manajer.
"Nggak terlalu, Pak... maaf, saya malah bikin repot dan merusak suasana rapat tadi..."
"Nggak ada yang direpotkan...Tolong, jangan pikirkan masalah rapat tadi" potong Angga lembut. Ia meraih cangkir berisi air hangat di meja samping lalu menyodorkannya pelan.
"Minumlah dulu,, biar sedikit"
Lulu berusaha bergerak untuk duduk, dan dengan sigap Angga menyangga punggung gadis itu agar tidak terlalu memaksakan diri. Saat jemari mereka tak sengaja bersentuhan, ada desiran hangat yang familier mengalir di antara mereka.
Gzz... gzz... gzz...
Ponsel Angga yang tergeletak di atas meja nakas mendadak bergetar cukup keras di atas permukaan kayu, memecah momen hangat tersebut. Layar ponsel itu menyala terang, menampilkan beberap…
Angsa Cantikku
BAB 45 : BATAS AKHIR & RASA BERSALAH
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 54 Episodes
Comments
Wawan
Dah pura pura semaput lagi Lu 🤭
2026-08-27
1
Wawan
Iklan dan mawar buatmu Thor .... gaaas ✍️
2026-08-27
1
Wawan
Naaaaah ...kena setrum
2026-08-27
1