"Alam Suci Tertinggi! Bagaimana mungkin kau berada di Alam Suci Tertinggi?!" teriak Pemuda Berambut Putih ketakutan. Kaget, takut, dan harga diri yang runtuh membuatnya langsung mengamuk. Dia tadinya menganggap lawannya cuma seekor semut — bagaimana bisa tiba-tiba berubah jadi monster purba?
Orang di hadapannya bukan hanya melompati jurang besar ke Tingkat Kedua Alam Suci Tertinggi, kekuatannya bahkan lebih dahsyat darinya. Sesama Alam Suci Tertinggi pun ada kesenjangan — manifestasi paling nyata dari perbedaan itu adalah ukuran Istana Dao. Semakin besar Istana Dao, semakin kokoh fondasinya. Dan Istana Dao milik Bai Chen berkali-kali lipat lebih besar darinya. Perbedaan sebesar itu cukup untuk membuat orang putus asa.
"Alam Suci Tertinggi... apa itu tinggi?" Tubuh Bai Chen melayang perlahan, memancarkan cahaya cemerlang bagai dewa penguasa dunia, bicaranya santai.
Kata-kata itu mengguncang hati semua yang mendengar. *Alam Suci Tertinggi tidak setinggi itu?* Kalau yang bicara orang lemah, semua akan mencemooh. Tapi yang mengucapkannya sosok sehebat ini — mereka hanya bisa mengagumi dalam diam, tak berani mempertanyakan.
"Hmph! Sombong sekali! Kau sendiri baru Tingkat Kedua Alam Suci Tertinggi. Kau pikir bisa meremehkan seluruh Alam Suci Tertinggi? Belum lagi di atas Tingkat Sembilan ada Para Suci Surgawi — dibanding mereka, kau bukan apa-apa!" bentak Pemuda Berambut Putih, merasa harga dirinya diinjak karena hal yang paling dibanggakannya justru dianggap remeh.
"Hehe. Kapan aku bilang aku Suci Tertinggi? Aku cuma Penguasa Alam Pencapaian Surga, semut kecil yang tadi hampir kau bunuh," kata Bai Chen tersenyum main-main. *Bagaimana mungkin kau bisa melihat menembus alam kekuatanku sebenarnya? Aku hanya bermain-main denganmu.*
"Kau!!" Wajah pemuda itu memucat, tak tahu harus membantah apa. Ia hanya menggertakkan gigi.
"Kau tidak akan mengerti, dan aku malas menjelaskan. Serangga musim panas memang tidak paham soal es," ujar Bai Chen acuh tak acuh.
"Sombong! Kau pikir bi…
Sistem Ayah Dewa
Bab 86: Membunuh Pakar Alam Suci Tertinggi!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 424 Episodes
Comments