Gymora menatap penjual es krim, seorang wanita paruh baya. Ia terlihat tidak terprovokasi dengan Dania.
"Apakah kamu ingin pergi ke kamar mandi?" tanya wanita paruh baya itu.
Gymora mengangguk, lidahnya kelu, sulit baginya untuk mengeluarkan suara.
Kalau sampai berucap, bisa dipastikan ia akan menangis.
Penjual es krim itu seperti tahu isi hati Gymora, "disini adanya kamar mandi umum. Biarkan aku mengantarmu!" Ujarnya dengan ramah.
Gymora mengangguk.
Tapi saat penjual es krim itu ingin menghampiri dirinya, ada dua orang pembeli.
Penjual es krim itu memaksa ingin mengantar Gymora ke kamar mandi.
Tapi kedua pembeli itu nampak tidak sabar, Gymora memilih mengalah. "Terima kasih atas kebaikan mu, aku akan pergi ke kamar mandi sendiri."
Penjual es krim itu menjawab, "nama ku Melani. Kalau ada yang menanggung. Jangan ragu hubungi aku." Setelah itu ia kembali ke tempatnya untuk melayani pembeli.
Gymora melangkah cepat meninggalkan kedai es krim yang gemerlap itu, wajahnya masih menyisakan kepedihan yang dalam.
Saat ia hendak memasuki toilet umum di ujung gang, tiba-tiba tubuhnya tersandung sesuatu.
Dua wanita yang duduk santai di café samping kedai itu dengan sengaja menjegal kakinya.
Tubuh Gymora terhuyung dan terjatuh dengan keras, perutnya langsung menghantam lantai kasar.
Seketika wajahnya meringis, rasa sakit menyebar ke seluruh tubuhnya.
Tangis yang tertahan akhirnya pecah, suaranya bergetar, "Ketiga bayi kembarku…!" ucapnya dengan putus asa, air mata mengalir deras membasahi pipinya.
Dua wanita itu malah tertawa sinis, salah satunya meledek, "Pelakor sepertimu memang pantas mendapatkannya!" ejek mereka, suara tawa mereka menyayat hati.
Gymora menatap tajam, matanya memerah penuh amarah dan kecewa, namun tubuhnya semakin lemas.
Perlahan-lahan, pandangannya mulai kabur, dan tanpa daya ia jatuh pingsan di tengah dinginnya jalanan itu.
Melani yang sudah selesai melayani pelanggan merasakan firasat buruk, ia kepikiran Gymora.
Lalu ia memilih menyusul.
Ia terkejut mendapa…
Terpaksa Menjadi Pemuas Badboy Kampus
Bab 97.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 104 Episodes
Comments