"Baiklah, hati-hati. Kalau ada apa-apa jangan sungkan untuk minta tolong pada saya atau tetanga dan keamanan di rumah. Cantika biar saya yang jemput dan bawa main ke rumah dulu. Jangan sampai dia melihat pertengkaran orang tuanya!"
"Terima kasih Pak Ghani. Saya titip Cantika dulu!"
"Sama-sama, Aulia. Fokus saja pada urusanmu di rumah. Cantika aman bersamaku," jawab Ghani menenangkan, memberikan senyuman hangat yang menguatkan.
Aulia segera merapikan kembali tas kerjanya dan bergegas meninggalkan kantor hukum Pak Yuda. Rasa cemas yang sempat membayangi masa lalunya kini telah menjelma menjadi keberanian yang dingin. Di dalam taksi menuju rumah, dia menarik napas dalam-dalam, mempersiapkan mental untuk menghadapi badai yang sudah menunggu di depan pintu.
Begitu taksi berbelok masuk ke area perumahannya, Aulia langsung bisa melihat mobil Galang terparkir di depan pagar, sepertinya suaminya itu hari iini tidak pergi ke kantor. Di sana berdiri tiga orang yang sangat di kenal juga, Bu Ratna, dan adik Rika dan juga Pak Hendra. Wajah keempatnya tampak merah padam oleh emosi dan teriknya matahari. Dia juga melihat Galang beberapa kali mencoba memasukkan kunci pintu rumah mereka namun tak berhasil. Dan beberapa kali pula dia menendang pintu itu karena kesal.
Aulia turun dari taksi dengan langkah tenang namun anggun. Kehadirannya yang memang di tunggu langsung menyedot perhatian keempat orang itu.
"Nah, ini dia perempuan sombong dan tak tahu diri datang juga!" seru Bu Ratna begitu melihat Aulia berjalan mendekat.
"Berani-beraninya kamu membuat kami menunggu seperti pengemis di depan rumah anakku sendiri! Kenapa kamu bahkan mengganti kunci rumah ini, Aulia?"
Aulia tidak membalas makian itu. Dia menghentikan langkahnya beberapa meter di depan mereka, menatap ketiganya satu per satu dengan tatapan datar tanpa ekspresi.
"Di mana Belinda, Mas?" tanya Aulia langsung pada inti masalah, suaranya terdengar sangat tenang namun mematikan.
"Bukannya aku sudah bilang untuk membawanya jug…
Mari Bercerai, Aku Sudah Mati Rasa, Mas!
Aulia 30
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 93 Episodes
Comments
Mundri Astuti
ohoooo tenang Galang, pelan" otw tuh yg kamu takutin di otak kamu, ga ngotak si jadi org...klo dah dtg tu karma ga kaleng" ntar
2026-07-21
2
Jetva
🤣🤣🤣Galang...Galang....begitu ke gep jadi ayam sayur🤣🤣🤣...tunggu saza ..ada waktunya kamu merayap sperti binatang melata...kamu dan juga keluargamu...
2026-09-29
0
Ambu Rinddiany Thea
kmh lamn posisi s aulia aya d anak2 cewe manehna ratna .. mikir ath sagenah na we .. lila lila d sleding gera tah
2026-07-21
0