Bruuuuk!
Bagas terjatuh di tanah. Lututnya menghantam sebuah batu hingga berdarah. Tangisannya pun pecah saat itu juga, merasakan sakit di kakinya karena terjatuh.
Bima dan Satrio yang ada di bawah segera menolong dan berusaha menenangkan. Sementara itu, Aka langsung turun dari atas pohon dan turut menenangkan saudara sepupunya yang menangis karena lututnya yang berdarah.
Tak tinggal diam, Aka segera mencari tanaman yang biasa untuk di jadikan obat luka. Tentu saja ia belajar hal itu dari Romonya yang cukup sering mengajaknya keluar dan masuk hutan.
"Sini, aku obatin dulu." Kata Aka yang kemudian menempelkan dedaunan yang sudah ia remas-remas hingga hancur dan mengeluarkan cairan.
"Sakit gak?" Tanya Aka setelah menempelkan obat di lutut Bagas.
"Enggak, Mas." Jawab Bagas dengan lirih. Isakannya masih terdengar meski ia sudah berhenti menangis.
"Ada yang luka lagi? Atau ada yang sakit?" Tanya Satrio sambil memeriksa tubuh Bagas yang lain.
"Gak ada, Kak. Cuma kakiku aja yang sakit." Jawab Bagas sambil mengusap air mata dan ingus yang keluar karena ia menangis dengan lengan bajunya.
"Mas Bagas jangan nangis lagi, ya. Ini Adek kasih rambutan lagi." Kata Bima sambil memberikan beberapa buah rambutan pada Bagas.
"Bagas bisa jalan, gak?" Tanya Satrio. Ia kemudian membantu Bagas berdiri dan mencoba untuk berjalan.
"Bisa. Tapi, pelan-pelan." Jawab Bagas yang mencoba berjalan pelan dengan terpincang-pincang.
"Kakiku yang ini sakit banget. Gak bisa jalan cepet-cepet." Kata Bagas sambil menunjuk pergelangan kakinya yang terasa nyeri untuk berjalan.
"Yaudah, ayo kita pulang aja. Kita jalan pelan-pelan." Ajak Aka.
"Tapi, nanti kalau kita di marah, gimana?" Tanya Satrio yang khawatir karena membawa Bagas pulang dalam keadaan pincang.
"Iya. Mama kalau marah, serem banget." Timpal Bagas.
"Sama, Bubu juga." Sahut Satrio.
"Mbun, apalagi. Kalo marah, kayak langsung berubah jadi Harimau." Kata Bima yang membuat tiga saudaranya terkekeh.
"Kita bawain buah yang banyak aja, biar Mbun, Te Al…
Bima & Bopo Muda
30. Pertunjukkan Hewan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 91 Episodes
Comments
amilia amel
untung mbun, mama sama bubu pas nggak dirumah
coba kalo pas dirumah semua, bisa berubah semua jadi singa betina 🤣🤣🤣
2026-07-25
8
ms. yati74
selamet selamet para MaCan lagi ga ada di kandang🤣🤣🤣aman para bocil ga kena tauziah 😀
2026-07-25
4
Mulyani Asti
iya om.ita bikin aja pabrik obat biar gak usah beli² obat KLO anak² buat ulah lagi,,,tapi nanti tunggu mbun,mama,sama ibu pulang dulu🤣🤣🤣
2026-07-26
2