Air mata Arini akhirnya tak lagi mampu dibendung. Butiran bening itu jatuh satu per satu membasahi pipinya. Ia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan, berusaha meredam isak yang semakin pecah.
Selama ini ia selalu berpikir bahwa kedua orang tuanya pergi begitu saja, meninggalkannya tanpa apa pun selain kenangan. Namun hari ini ia mengetahui kenyataan yang sama sekali berbeda.
Papa dan mamanya ternyata telah memikirkan masa depannya hingga sejauh itu.
Mereka telah menyiapkan warisan, menitipkan restoran kepada orang yang dipercaya, bahkan berpesan agar semuanya baru diserahkan ketika ia dewasa dan mampu mengelolanya sendiri.
"Papa... Mama..." lirihnya di sela tangis.
Bayangan delapan belas tahun lalu kembali memenuhi benaknya. Ia seolah melihat dirinya yang masih kecil berlari-lari di restoran sambil tertawa. Papanya menggendongnya tinggi-tinggi ketika ia merengek ingin duduk di meja kasir, sementara mamanya hanya tertawa melihat tingkah mereka berdua. Kehangatan itu terasa begitu nyata, seakan baru terjadi kemarin.
Tanpa sadar Arini memeluk dirinya sendiri. Selama ini ia mengira dirinya adalah anak yang ditinggalkan tanpa bekal. Ternyata yang dirampas darinya bukan hanya kasih sayang kedua orang tuanya, tetapi juga hak yang telah mereka persiapkan untuk masa depannya.
Ruangan itu hening. Tak seorang pun mengganggu tangis Arini. Bu Khadijah mengusap pelan bahu gadis itu, sementara Om Rahman dan Satria membiarkannya meluapkan semua emosi yang selama ini terpendam.
Beberapa menit kemudian, Arini menghapus air matanya. Tatapannya yang semula dipenuhi kesedihan kini berubah menjadi penuh tekad.
Om Rahman menatapnya lembut. "Rin, bagaimana? Apa kamu masih mau berangkat ke Jakarta sekarang?"
Arini menarik napas panjang. "Iya, Om."
Semua mata langsung tertuju kepadanya.
"Tapi aku ke sana bukan untuk memenuhi keinginan Om Indra."
"Lalu?" tanya Satria penasaran.
"Aku akan menjebaknya."
Satria mengernyitkan dahi. "Maksudnya?"
Arini menoleh ke arah pintu ruangan, memastik…
ISTRI YANG DISINGKIRKAN DI HARI ULANG TAHUN PERNIKAHAN
95. Masa Lalu Kembali Menyapa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments
Banu Tyroni
... pasti ini, kecelakaan yg menimpa orang tua Arini ulah om Indra, sabotase 🤭
2026-09-26
0
Mamah Dini11
kenapa harus satu mobil dgn si rio ,kan arini juga bawA mobil kepanti
2026-08-29
0
🌹🪴eiv🪴🌹
ih pingin ngamok aku 🤸🤸🤸🤸🤸
2026-09-12
1