Sebelum Safira sempat memprotes, tangan kokoh Gavin sudah melingkar di pinggang rampingnya, menarik tubuh wanita itu rapat ke dalam dekapannya.
"Gavin! Ini di dalam ruangan kerja!" pekik Safira pelan, memukul dada bidang suaminya dengan lemas.
"Pintu sudah terkunci secara otomatis dari dalam, Sayang." bisik Gavin tepat di depan bibir Safira.
Ia menunduk, melumat bibir manis istrinya dalam sebuah ciuman yang dalam, menuntut, dan penuh dengan rasa kebebasan setelah satu minggu tertahan oleh jarak.
Safira terengah-engah di dalam kungkungan lengan Gavin, membiarkan suaminya menyesap kembali aroma tubuhnya yang sempat tertahan selama seminggu terakhir di kantor cabang.
Tangan Safira merayap naik, meremas bahu tegap Gavin, menyerahkan dirinya sepenuhnya pada dominasi sang suami.
Setelah beberapa menit yang intens dan mendebarkan, Gavin mengurai tautan bibir mereka dengan perlahan, menempelkan keningnya pada kening Safira yang merona merah. Helaan napas hangat mereka saling bertautan di antara keheningan ruangan mewah tersebut.
"Sekarang... aku bisa bernapas dengan benar," bisik Gavin dengan suara baritonnya yang serak khas gairah yang tertahan. Tangannya merapikan sedikit kerah blus sutra Safira yang agak berantakan akibat ulahnya.
"Melihatmu berdiri di luar pintuku pagi ini adalah pemandangan terbaik yang pernah ada di dalam gedung ini." ujar pria itu.
Safira menatap mata elang suaminya yang penuh dengan kepasrahan dan cinta yang dalam. Ia tertawa kecil, membelai rahang tegas Gavin dengan jemarinya yang lembut.
"Kamu benar-benar CEO paling egois dan posesif di dunia ini, Gavin. Bagaimana bisa kamu memindahkan posisiku hanya demi bisa menatapku setiap jam?"
"Aku bukan hanya CEO-mu, Safira. Aku suamimu, pemilik mutlak atas dirimu." jawab Gavin dengan nada penegasan yang tidak menerima sanggahan. Ia mencium ujung hidung Safira dengan penuh kasih.
"Dan mulai hari ini, tugas utamamu sebagai Asisten Sekretaris Utama bukan sekadar mengurusi jadwal rapatku... tapi juga memastika…
Di Bawah Kuasa Mantan Suami
Benih-benih Kecurigaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 123 Episodes
Comments
Rahma Inayah
nulai deh ..gibah ..kalian GK tau aja yg kalian gibah Hin itu istri cek lbh tepatnya nyonya Abraham 🤭🤭
2026-07-25
1