Ali begitu fokus saat meeting di mulai. Paman Rudi mengajarkan nya banyak hal, begitu juga ayah nya yang selalu membimbing Ali dalam berbisnis. Tapi dewa juga tau apa yang terjadi dengan putra nya itu, dia berharap Ali berubah menjadi Ali yang ceria, dan Ali yang selalu membawa kebahagiaan untuk orang lain.
"Nak, kau sangat hebat dan tak pernah membuat ayah kecewa. Presentasi mu sangat bagus,dan investor asing tadi benar benar kagum dengan penyampaian mu."
"Ini semua berkat ayah, dan juga paman Rudi. Tanpa kalian aku bukan Ali yang seperti sekarang."
"Ali, jangan terlalu kaku dengan ayah mu. Kau sudah cukup baik menjalankan tugas mu. Lagi pula tak perlu merasa kaku seperti itu." ucap paman Rudi yang memberikan segelas kopi untuk Ali.
"Terima kasih paman."
"Kau juga tak perlu bekerja keras seperti ini Ali, bersenang senang lah bersama teman teman mu. Kau masih terlalu muda untuk terlalu serius dengan dunia bisnis."
"Benar kata paman mu nak, ada ayah, ada paman Rudi yang masih bisa menghandle nya. Kau sudah bekerja keras selama ini."
"Ayah, aku tak ingin mengalami kerugian lagi, dalam berbisnis. Aku sudah belajar banyak hal tentang bisnis. dan aku tak akan pernah percaya dengan orang lain lagi."
"Nak, apa masa lalu itu masih membuat mu trauma?" tanya dengan yang merasa sedih melihat sikap Ali seperti ini.
"Aku baik baik saja ayah, tapi jangan memaksa ku untuk berinteraksi dengan orang asing. Itu hanya membuang Buang waktu saja. Aku harus kembali memantau perkembangan caffe shop ku ayah, paman, aku pamit dulu." setelah Ali pergi dari kantor ayah nya itu, dewa menghela nafas berat menatap anak laki laki nya yang semakin tumbuh dewasa.
"Aku merasa Ali sudah berubah begitu banyak dewa. Dia sudah berbeda dari Ali yang selama ini kita kenal." ucap paman Rudi yang merasa sedih karena perubahan Ali itu.
"Aku juga sama paman, anak ku itu terlalu banyak mengalami kesulitan sejak masih kecil. Dan lebih parah nya saat masa SMA nya itu. Aku sudah mengajak Ali ke psikiater untuk…
PERJUANGAN ALI
Bab.84
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 104 Episodes
Comments