Tidak lama setelah Kang Ji Hoon kembali ke kamar, terdengar ketukan pelan dari pintu.
Tok... tok...
Kang Ji Hoon yang saat itu masih duduk di sisi ranjang segera menoleh.
"Masuk."
Pintu terbuka dan seorang pelayan perempuan masuk sambil membawa nampan. Di atas nampan itu terdapat semangkuk bubur abalon yang masih mengepulkan uap tipis dan segelas susu hangat.
"Maaf mengganggu, Tuan."
Kang Ji Hoon mengangguk.
"Tidak apa-apa, taruh saja di meja."
Pelayan tersebut berjalan mendekat kemudian meletakkan nampan itu di atas meja kecil yang berada tidak jauh dari ranjang.
"Buburnya sudah siap, Tuan. Susunya juga masih hangat."
"Baik." Pelayan itu hendak pergi, tetapi Kang Ji Hoon kembali memanggilnya.
"Terima kasih." ucap Kang Ji Hoon yang membuat pelayan tersebut tersenyum kecil.
"Sama-sama, Tuan."
Setelah itu ia membungkuk dan keluar dari kamar. Pintu kembali tertutup, Kang Ji Hoon mengalihkan pandangannya kepada Kanisha yang masih bersandar di kepala ranjang. Perempuan itu terlihat jauh lebih baik sekarang. Wajahnya memang masih menyisakan kelelahan setelah pingsan, tetapi senyum bahagia yang sejak tadi tidak benar-benar hilang dari wajahnya membuat Kang Ji Hoon merasa sedikit lega.
"Masih pusing?"
Kanisha menggeleng.
"Sudah tidak terlalu."
"Kau yakin?"
"Iya."
Kang Ji Hoon mengambil nampan tersebut kemudian membawanya ke sisi ranjang.
"Kalau begitu makanlah."
Kanisha menatap bubur di hadapannya.
"Mas, aku bisa makan sendiri."
"Aku tahu." Kang Ji Hoon mengambil sendok.
"Tapi aku yang akan menyuapimu."
Kanisha terkekeh kecil.
"Kenapa?"
"Karena aku ingin."
Jawaban sederhana itu membuat Kanisha hanya bisa menggeleng sambil tersenyum.
Kang Ji Hoon kemudian mengambil satu sendok bubur dan meniupnya perlahan sebelum mengarahkannya ke mulut Kanisha.
"Pelan-pelan." Kanisha membuka mulutnya dan menerima suapan itu. "Bagaimana rasanya?"
Kanisha mengangguk.
"Enak."
"Kalau begitu kau harus menghabiskannya."
Kanisha menatap suaminya dengan sedikit geli.
"Mas ini seperti ibu-ibu saja."…
Dibuang Suami, Dicintai Presdir Tampan.
Bab 181
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 194 Episodes
Comments