Transmigrasi Jadi Ayah

Transmigrasi Jadi Ayah

Chapter 1

...Happy Reading...

.......

.......

.......

.......

.......

.......

Elang Buana anak yatim piatu sedari kecil ia hidup di panti asuhan dan sekarang ia hidup sendiri di kost an yang ia bayar setiap bulannya.

El tipikal orang yang cerdas dan ia bekerja paruh waktu di cafe milik orang tua temannya

"anjir capek banget sumpah kak" keluh nya Dengan duduk di meja pantry, tangannya mengaduk kopi yang ia buat sendiri untuk nya dan untuk orang yang di sebut 'kak' oleh elang.

"ya elah baru juga segini udah capek aja, gw donk di contoh tiap hari kerjaannya nyuci piring gelas terus buatin makanan minuman" ucap orang itu yang bernama Agias biasa di panggil kak Agi oleh elang

"ye kan elu kak, lah gw udah mah jadi kasir pelanggannya kagak ada yang sabaran" ujar El dengan kesal sambil meminum kopinya

"dunia kerja itu keras El"

BURRTTSSS

Kopi yang diminum oleh elang di sembur ke muka Agi yang tengah berbicara dengannya, Agi yang di sembur begitu saja lantas kesal

"bangsat bau jigong lu El, ngapain disembur sih monyet" ucapnya kesal dengan mengelap mukanya menggunakan tissue yang tersedia di meja pantry.

"astaga sorry kak ngga sengaja gw, kopinya panas Ama pait banget nih" tawanya lalu ikut mengelap kopi di baju Agi.

"makanya di perhatiin tuh kopi jangan cuman lu aduk-aduk doank nyet" kesalnya dengan menoyor kepala elang.

"aduh kak sakit elah" ujar elang dengan mulut yang tetap tertawa.

"lebih sakit mana. Yang disembur kopi panas banget ditambah bekas mulut lu" ucap Agi.

"hahaha maafin gw kak sumpah kagak sengaja tadi" tawanya terus terdengar di penjuru cafe itu, untung saja ini sedang jam istirahat dan pelanggan tidak ada yang masuk ke cafe itu.

"dah lah gw mau ganti baju dulu, oh iya udah jam 9 malem tuh katanya mau pulang.gw mah sampe jam 12 abis tu gantian si Rian" ujar Agi, elang langsung melihat jam tangannya dan benar saja jam sudah menunjukan pukul 9 malam.

" ya udah kak gw pulang duluan ya" ujar elang yang di angguki oleh Agi.

El pulang melalui jalanan sepi yang biasa ia lewati untuk sampai ke kostan nya dengan cepat.

" buset dah sepi amat sih" gumam elang namun karena ia laki-laki ia harus tidak takut walaupun di dalam hatinya ia sudah berdoa sebanyak mungkin agar dijauhkan dari setan malam.

...Mbeeee...

Mbeeeee

Mbeeeeeee

"ah mungkin perasaan gw aja mana ada kambing lepas malem-malem gini" ujarnya menenangkan dirinya yang sudah overthinking.

Mbeeeee

Suara kambing itu semakin mendekat hingga akhirnya elang berani menatap ke arah belakang.

"anjing kambing cokkk" Dengan cepat ia berlari, kambing itu terus mengejar nya.

"hah hah hah kambing gila ya" setelah dirasa ia berlari cukup jauh ia menghentikan larinya untuk mengambil nafas dalam-dalam namun saat ia menatap ke arah belakang lagi kambing itu sudah berada tepat di depannya dan langsung menyeruduknya.

DUGHHHH

"k-kambing G-gila, nggak e-etis banget gw mati gara-gara k-kambing sialan" ucapnya dengan tergagap lalu darah mengucur deras dari hidungnya.

Dan kisah ini dimulai...

Gelap

Semuanya gelap, elang ia merasakan semuanya namun pandangannya gelap

Matanya terbuka......

Terpopuler

Comments

YunaD

YunaD

mangkanya kambing itu disembelih biar engak kita yang dibunuh

2026-04-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!